Inilah Sosok Bersahaja dan Ketaatan Istri Penguasa

Minggu, 26 Juli 2020 - 18:51 WIB
loading...
Inilah Sosok Bersahaja...
Fatimah binti Abdul Malik bin Marwan, sosok wanita yang nyaris sempurna. Cantik, cerdas, keturunan terpandang, kaya raya, serta taat beribadah. Foto ilustrasi/ist
A A A
Impian menjadi istri penguasa , pejabat atau istri pengusaha tentu sangat didambakan oleh sebagian kaum perempuan saat ini. Selain karena status sosial, kehidupan mewah dan serba kecukupan adalah gambaran fasilitas yang akan didapatkannya. Gaya hidup dan pergaulan pun dianggap lebih hebat dan bermartabat.

Jangan heran, jika kini banyak dijumpai 'model' istri-istri semacam ini, mengangkat citra dirinya dengan gelimangan perhiasan dunia, pelesir ke mancanegara, pergaulan sosialita , dan model-model kemewahan lainnya. Dan jangan heran pula, banyak suami terjerumus dalam 'hal terlarang' karena perbuatan dan gaya hidup istrinya tersebut.

Maka itu, beruntung Umar bin Abdul Aziz Al-Umawi. Cicit Khalifah Umar bin Khattab tersebut bisa menikahi Fatimah binti Abdul Malik bin Marwan, sosok wanita yang nyaris sempurna. Cantik, cerdas, keturunan terpandang, kaya raya, serta taat beribadah. Siapa Fatimah binti Abdul Malik ini? Banyak kisah inspiratif yang bisa diteladani dari sosok perempuan muslimah tersebut.

Nama lengkapnya adalah Fatimah binti Abdul Malik bin Marwan Al Umawiyyah Al Quraisyiah. Dua belas orang pria yang menjadi mahramnya adalah Sang Khalifah Umar bin Khattab, ayahnya, kakeknya, saudaranya, keponakannya, bahkan suaminya adalah khalifah, yakni Umar bin Abdul Aziz. Dari lahir hingga tumbuh dewasa, Fatimah dikelilingi oleh kemuliaan dan kenikmatan dunia . Perhiasan permata yang tiada duanya, baju mewah dari kain sutra, serta istana nan indah dan megah.

Ayah, ibu, saudara-saudara, dan orang-orang yang ada di sekitar menyayanginya dengan cinta kasih sepenuh hati. Pengasuhan dan pendidikan yang terbaik diperolehnya. Sungguh kehidupan yang tampak sempurna. Seorang putri yang sangat cantik nan bagus akhlak juga ilmunya. (Baca juga : Amalan-amalan yang Bisa Dilakukan Perempuan yang Haid )

Kebahagiaan hidup Fatimah semakin sempurna tatkala seorang lelaki saleh, kaya, berilmu, tampan, juga dari keluarga yang terhormat mempersunting dirinya. Lelaki itu bernama Umar bin Abdul Aziz. Pesta pernikahan pun digelar dengan mewah. Lampu-lampu gantung dengan minyak beraroma harum menghiasi, menambah semarak suasana.

Dalam kehidupan rumah tangga ini kebahagiaan Fatimah semakin bertambah dengan lahirnya dua putra mereka yakni Ishaq dan Ya’kub. Umar bin Abdul Aziz, seorang suami yang sangat baik, mendidik istri untuk senantiasa dalam ketaatan kepada Allah Ta'ala. Ia juga suka memanjakan istrinya, memenuhi semua keinginannya, dan menyayanginya dengan tulus. Sungguh kehidupan rumah tangga yang harmonis dan romantis.

Namun, kehidupannya berubah setelah sang suami menjadi Khalifah. Kehidupan dunia ini amatlah singkat. Segala kemewahan dan kenikmatan pun tidak abadi. Fatimah binti Abdul Malik yang terbiasa hidup mewah dan serba mudah, kini memilih meninggalkan semua kemewahan dunia. Ini terjadi saat suaminya, Umar bin Abdul Aziz diangkat sebagai khalifah menggantikan Sulaiman bin Abdul Malik, yang dilantik pada Jumat, bulan Shafar 99 H di kota Damaskus.

Fatimah sangat lapang dada hidup bersama suaminya sebagai pejabat, namun tidak mempunyai harta apa pun. Padahal, ketika itu Umar sebagai khalifah besar memimpin Bani Ummayah yang wilayah kekuasaannya sangat luas.

Suami Fatimah ini dibaiat sebagai khalifah sehabis salat Jumat tahun 717 M. Menurut riwayat, kebijakan-kebijakan Umar selalu berpihak kepada masyarakat, dan berhasil memulihkan keadaan negara menyerupai masa empat khalifah Khulafaur Rasyidin.

Selama menjadi khalifah, honor Umar sangat minim, hanya dua dirham per hari atau 60 dirham per bulan. Sebagai istri, Fatimah tidak pernah protes, apalagi menuntut lebih penghasilan suaminya. Dia lapang dada dan selalu mendukung suaminya. Kesederhanaan dan kebijakan Umar menciptakan banyak kalangan menyematkan ‘gelar’ sebagai Khulafaur Rasyidin kelima.

Umar bin Abdul Aziz memilih untuk menjadi sosok sederhana, zuhud, dan tampil sebagai salah satu pemimpin umat Islam yang terbaik. Ia menolak seluruh fasilitas istana yang diperuntukkan bagi seorang kepala negara . Istana yang dilengkapi dengan perabot yang serba lux, gelas-gelas kristal, ranjang bagus, kasur empuk, bantal-bantal sandaran yang tersusun rapi, juga permadani yang luas dan lembut. Ia memilih tinggal di rumah sempit yang dibangun dari tanah liat yang ada di sebelah masjid.

Fatimah merasa suaminya terlihat lebih tua tiga tahun dibandingkan tiga hari yang lalu tatkala ia berangkat ke kota Damaskus. Kini raut muka suaminya tampak letih, tubuhnya yang kokoh gemetaran karena menanggung beban yang teramat berat.

Ketika sampai di rumah, Umar bin Abdul Aziz memberi pilihan kepada istrinya, Fatimah, untuk memilih masa depannya sendiri, karena Umar merasa mendapat tanggung jawab besar yang membuatnya tidak bisa lagi menjaga dan memenuhi keinginan istrinya yang cantik jelita ini.

Dengan suara lembut Umar bin Abdul Aziz memberi pilihan kepada Fatimah, “Fatimah, istriku… Bukankah engkau telah tahu apa yang menimpaku? Beban yang teramat berat dipikulkan ke pundakku, menjadi nakhoda bahtera yang ditumpangi oleh umat Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Tugas ini sungguh menyita waktuku hingga hakku terhadapmu akan terabaikan.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mansa Musa dan Kisah...
Mansa Musa dan Kisah Haji Termegah dan Terkaya dalam Sejarah Dunia
Kisah Khalifah Umar...
Kisah Khalifah Umar bin Khattab yang Ingin Mati Syahid dan Doa-doanya
Belajar Cara Mengingat...
Belajar Cara Mengingat Kematian dari Sosok Hafshah binti Sirin
Kisah Hikmah : Menghormati...
Kisah Hikmah : Menghormati Bulan Ramadan, Pemuda Gemar Maksiat Malah Mendapat Ampunan dan Masuk Surga
12 Adab dan Akhlak Seorang...
12 Adab dan Akhlak Seorang Muslimah yang Penting Diketahui
Siti Sarah, Pemilik...
Siti Sarah, Pemilik Separuh Kecantikan dan Keindahan Dunia
Rekomendasi
Super Blue Blood Moon...
Super Blue Blood Moon 2018, Gerhana Bulan Terindah Sepanjang Sejarah yang Sangat Jarang Terjadi
Arkeolog Temukan Tiga...
Arkeolog Temukan Tiga Kerangka Mammoth di Gudang Anggur
Sains yang Nirmakna
Sains yang Nirmakna
Artikel Terkini
Bahaya Mengumbar Aib...
Bahaya Mengumbar Aib di Media Sosial, Ini Penjelasan Islam Berdasarkan Al-Qur'an
Komisi VIII DPR Beri...
Komisi VIII DPR Beri Sinyal Ongkos Haji 2027 Naik
Tata Cara Menguburkan...
Tata Cara Menguburkan Jenazah Sesuai Syariat Islam, Lengkap dari Awal hingga Akhir
Salat Jenazah, Pahala...
Salat Jenazah, Pahala dan Keutamaan 2 Qirath Beserta Bacaan Niat Lengkap
6 Adab Syariyah Mengurus...
6 Adab Syar'iyah Mengurus Orang yang Baru Meninggal Dunia
Mengawetkan Jenazah...
Mengawetkan Jenazah dalam Islam, Bolehkah Dilakukan? Ini Penjelasan Ulama
Infografis
Gempa Cianjur, Ilmuwan...
Gempa Cianjur, Ilmuwan Minta Lempeng dan Sesar Ini Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved