alexametrics

8 Sunnah Nabi yang Bermanfaat Bagi Kesehatan

loading...
8 Sunnah Nabi yang Bermanfaat Bagi Kesehatan
Nabi Muhammad SAW tak hanya panutan dalam urusan ibadah, tetapi juga teladan terbaik dalam hal kesehatan. Foto/dok SINDOnews
Tidak ada manusia yang dalam dirinya terkumpul kesempurnaan kecuali ada pada diri Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam (SAW). Beliau tak hanya panutan dalam urusan ibadah, tetapi juga teladan terbaik dalam hal kesehatan.

Semasa hidup Rasulullah SAW tidak pernah ditimpa penyakit parah. Beliau pernah sekali menderita demam saat menjelang wafat. Mengapa Rasulullah SAW jarang sakit? Ternyata ada rahasia amalan yang perlu diketahui kaum muslimin. Selain menjaga pola hidup sehat, Rasulullah SAW melakukan hal-hal berikut yang menjadi sunnah beliau. (Baca Juga: Tips Sehat Ala Rasulullah SAW)

Sayangnya banyak di antara kaum muslimin mengabaikan sunnah-sunnah tersebut. Padahal, siapa yang mengamalkan sunnah-sunnah ini niscaya akan dijauhkan dari segala macam penyakit berbahaya. Apa saja amalan sunnah tersebut? Berikut ulasannya dikutip dari berbagai sumber.

1. BAB dengan Posisi Jongkok.
Buang air besar (BAB) dengan posisi jongkok ini merupakan sunnah Nabi yang sangat menyehatkan. Dalam dunia kesehatan, BAB jongkok mengurangi risiko infeksi saluran kencing dan kelamin terutama pada perempuan karena perpindahan jamur, kuman dan bakteri dapat diminimalisir. Kemudian membantu kontraksi otot perut secara maksimal sehingga tidak perlu mengeluarkan tenaga untuk 'mengeden'. BAB jongkok juga lebih bersih karena pembuangan kotoran lebih maksimal. Adapun BAB dengan posisi duduk beresiko tinggi terkena wasir/ambeien.



2. Menghirup AirMelaluiHidung Saat Berwudhu.
Salah satu sunnah yang sering dilupakan ketika berwudu adalah menghirup air lewat hidung (istinsyaq). Dalam dunia kesehatan, Istinsyaq dapat mencegah penyakit stroke dan penyakit ISPA. Ketika air dihirup melalui rongga hidung maka segala macam kotoran seperti debu, bakteri dan virus akan hilang. Hiruplah air melalui hidung sampai terasa di ubun-ubun.

3. Buang Air Kecil dengan Posisi Jongkok.
Nabi SAW mengajarkan cara buang air kecil dengan posisi jongkok. Sunnah yang satu ini sering diabaikan banyak orang. Padahal jongkok merupakan posisi alami untuk buang air kecil. Kencing dengan posisi jongkok dapat mencegah penyakit prostat dan batu ginjal. Selain menyehatkan, buang air kecil jongkok lebih membersihkan air kencing secara maksimal. Jika kencing berdiri, tanpa disadari sisa air kencing sering terbawa ketika salat. Itulah mengapa Nabi SAW mengajarkan umatnya untuk buang air kecil dengan posisi jongkok disertai berdehem agar sisa airnya keluar dengan maksimal.



4. Makan dengan Tangan.
Sunnah Nabi yang satu ini memiliki rahasia kesehatan yang mendatangkan manfaat untuk tubuh. Makan dengan tangan lebih bersih, fitrah dan menyehatkan. Ada enzim di tangan yang membantu makanan lebih mudah dicerna. Nabi SAW juga mengajarkan agar menjilati sisa makanan yang menempel di jari. Dalam ilmu medis, ruas-ruas jari tangan ketika digunakan untuk makan itu mengeluarkan sejenis cairan yang membantu proses pencernaan makan dalam lambung. Makan dengan kanan lebih berkah dibanding dengan sendok besi, kayu, atau plastik.

5. Makan dan Minum dengan Posisi Duduk.
Nabi SAW memerintahkan kita agar makan dan minum dengan posisi duduk. Selain menyehatkan, posisi duduk juga lebih santun dan berkah. Dalam ilmu kesehatan, makan minum dengan posisi duduk akan membuat lambung bekerja dengan baik dan tidak terganggu. Dengan duduk di lantai, tubuh akan membagi perut menjadi 3 ruang yaitu udara, makanan dan air. Jika ingin memiliki lambung dan pencernaah yang sehat, amalkan sunnah ini. (Baca Juga: Jurus Sehat Ala Rasulullah, Yuk Amalkan!)

6. Mengonsumsi Buah Sebelum Makan.
Makan buah sebelum makan merupakan sunnah Nabi yang sering diabaikan banyak orang. Pernah seseorang datang ke Nabi SAW dengan membawa wadah berisi kurma basah dan kurma kering, kemudian beliau berkata, makanlah ini (buah kurma), kemudian mengambil hidangan dan kemudian pergi. Dalam ilmu kedokteran, mengonsumsi buah sebelum makan membantu melicinkan saluran pencernaan dan membuatnya lebih siap. Buah memiliki peranan penting untuk mendetoksifikasi sistem tubuh. Apabila makan buah setelah makan dapat menyebabkan gangguan lambung, karena ada reaksi asam.
halaman ke-1 dari 2
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
cover top ayah
يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوا اجۡتَنِبُوۡا كَثِيۡرًا مِّنَ الظَّنِّ اِنَّ بَعۡضَ الظَّنِّ اِثۡمٌ‌ۖ وَّلَا تَجَسَّسُوۡا وَلَا يَغۡتَبْ بَّعۡضُكُمۡ بَعۡضًا‌ ؕ اَ يُحِبُّ اَحَدُكُمۡ اَنۡ يَّاۡكُلَ لَحۡمَ اَخِيۡهِ مَيۡتًا فَكَرِهۡتُمُوۡهُ‌ ؕ وَاتَّقُوا اللّٰهَ‌ ؕ اِنَّ اللّٰهَ تَوَّابٌ رَّحِيۡمٌ
Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat, Maha Penyayang.

(QS. Al-Hujurat:12)
cover bottom ayah
preload video
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak