Tips Sehat Ala Rasulullah SAW

loading...
Tips Sehat Ala Rasulullah SAW
Tips Sehat Ala Rasulullah SAW
Kesehatan merupakan karunia terbesar Allah SWT setelah nikmat iman dan nikmat Islam. Nikmat sehat harus disyukuri karena dengan tubuh yang sehat, kita dapat beribadah dengan baik.

Sejak 14 abad lalu, Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam (SAW) telah memberi tips bagaimana pola hidup yang sehat. Tak hanya mengajarkan doa, Rasulullah juga mengajarkan bagaimana mengonsumsi makanan yang sehat.

Dalam Kajian Dhuha di Masjid Nurul Izzah, Ciater, Tangerang Selatan, Ustaz dr Zaidul Akbar (Founder Jurus Sehat Ala Rasulullah) menyampaikan tausiyah menarik bertema "Healthy Food for Our Kids".

Ustaz dr Zaidul Akbar memaparkan tips makanan sehat untuk anak-anak generasi penerus. Makanan terbaik untuk anak-anak adalah makanan untuk hatinya. Makanan terbaik untuk fisik adalah makanan yang bersifat ruhiyah.

"Sebaik apapun makanan yang kita siapkan untuk anak kita, tapi kita tidak melakukan kontak fisik dengan anak kita, maka semua itu tidak bermanfaat. Berikan nutrisi Qalbu yang terbaik untuk anak kita," kata Ustaz dr Zaidul membuka tausiyahnya.

Dia mengimbau agar para orangtua berkomunikasi dengan kata-kata yang baik dengan anaknya. Jangan biarkan kesibukan menggerus rasa sayang dan cinta kepada anak. Niatkan semua sebagai ibadah.



Doa orang yang berpuasa sangat mustajab, karena dalam keadaan lapar kita akan berdoa dengan khusyu' hingga meneteskan air mata. Sebaliknya orang yang kekenyangan, sulit berdo'a hingga meneteskan air mata.

Anak yang sejak lahir bermasalah dengan behaviournya, ada kemungkinan makanan yang dikonsumsi orang tuanya tidak sehat atau bermasalah dengan hatinya.

Allah Ta'ala menciptakan segala sesuatu berpasang-pasangan. Masalah yang muncul pada tubuh kita karena apa yang kita konsumsi tidak berpasangan lagi. Elektronnya sudah terpisah, yang disebut sebagai radikal bebas.
halaman ke-1
cover top ayah
رَبَّنَاۤ اَخۡرِجۡنَا مِنۡهَا فَاِنۡ عُدۡنَا فَاِنَّا ظٰلِمُوۡنَ
Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami darinya (kembalikanlah kami ke dunia), jika kami masih juga kembali (kepada kekafiran), sungguh, kami adalah orang-orang yang zhalim.”

(QS. Al-Mu’minun:107)
cover bottom ayah
preload video