Masa Depan Ma'ahad Al-Zaytun, Anwar Abbas: Jangan Dibubarkan!
Jum'at, 14 Juli 2023 - 15:26 WIB
loading...
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Dr H Anwar Abbas. (SINDOnews)
A
A
A
JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) setuju Pondok Pesantren Al-Zaytun tetap dipertahankan alias tidak dibubarkan. Sebelumnya, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menegaskan Pondok Pesantren Al-Zaytun tidak akan dibubarkan oleh pemerintah.
"Saya setuju dengan Menko Polhukam yang mengatakan bahwa lembaga pendidikan al-Zaytun tidak akan dibubarkan karena yang namanya lembaga pendidikan tersebut telah bertugas membantu pemerintah dalam mencerdaskan rakyat dan bangsa," ujar Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, Dr H Anwar Abbas yang akrab dipanggil Buya Anwar, kepada SINDOnews, Jumat 14 Juli 2023.
Buya mengingatkan yang harus dipersoalkan dan perlu diselesaikan secepatnya oleh pemerintah adalah persoalan melanggar hukum yang dilakukan oleh tokoh yang bernama Panji Gumilang yang selama ini telah memimpin pondok pesantren tersebut. "Bukan lembaga pendidikan Al-Zaytun," tambahnya.
Baca juga: Misteri Panji Gumilang: Kesaksian Bekas Anggota NII Imam Shalahuddin
Buya menilai apa yang disampaikan Menko Polhukam untuk tidak membubarkan Ponpes Al-Zaytun tersebut sudah sesuai dengan rekomendasi hasil kerja tim MUI tentang Al-Zaytun tahun 2002.
Kala itu, Tim MUI telah merekomendasikan kepada Pimpinan MUI untuk:
1. Memanggil Pimpinan Pesantren Al-Zaytun untuk dimintai klarifikasi atas temuan-temuan yang didapat dari investigasi Timm Peneliti Ma’had Al-Zaytun MUI.
2. Dikarenakan persoalan mendasar Ma’had Al-Zaytun terletak pada
kepemimpinannya, diharapkan Pimpinan Harian MUI dapat mengambil inisiatif dan langkah-langkah konkrit untuk membenahi kepemimpinan di
Ma’had Al-Zaytun.
3. Pimpinan Harian MUI agar mengambil keputusan yang sangat bijak dan arif menyelamatkan lembaga Al-Zaytun dengan berdasarkan pada prinsip
kemashlahatan umat.
Baca juga: Misteri Panji Gumilang: Kesaksian Eks Anggota NII-KW 9 Basyaruddin
"Saya setuju dengan Menko Polhukam yang mengatakan bahwa lembaga pendidikan al-Zaytun tidak akan dibubarkan karena yang namanya lembaga pendidikan tersebut telah bertugas membantu pemerintah dalam mencerdaskan rakyat dan bangsa," ujar Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, Dr H Anwar Abbas yang akrab dipanggil Buya Anwar, kepada SINDOnews, Jumat 14 Juli 2023.
Buya mengingatkan yang harus dipersoalkan dan perlu diselesaikan secepatnya oleh pemerintah adalah persoalan melanggar hukum yang dilakukan oleh tokoh yang bernama Panji Gumilang yang selama ini telah memimpin pondok pesantren tersebut. "Bukan lembaga pendidikan Al-Zaytun," tambahnya.
Baca juga: Misteri Panji Gumilang: Kesaksian Bekas Anggota NII Imam Shalahuddin
Buya menilai apa yang disampaikan Menko Polhukam untuk tidak membubarkan Ponpes Al-Zaytun tersebut sudah sesuai dengan rekomendasi hasil kerja tim MUI tentang Al-Zaytun tahun 2002.
Kala itu, Tim MUI telah merekomendasikan kepada Pimpinan MUI untuk:
1. Memanggil Pimpinan Pesantren Al-Zaytun untuk dimintai klarifikasi atas temuan-temuan yang didapat dari investigasi Timm Peneliti Ma’had Al-Zaytun MUI.
2. Dikarenakan persoalan mendasar Ma’had Al-Zaytun terletak pada
kepemimpinannya, diharapkan Pimpinan Harian MUI dapat mengambil inisiatif dan langkah-langkah konkrit untuk membenahi kepemimpinan di
Ma’had Al-Zaytun.
3. Pimpinan Harian MUI agar mengambil keputusan yang sangat bijak dan arif menyelamatkan lembaga Al-Zaytun dengan berdasarkan pada prinsip
kemashlahatan umat.
Baca juga: Misteri Panji Gumilang: Kesaksian Eks Anggota NII-KW 9 Basyaruddin
Lihat Juga :