Alhamdulillah, Jumlah Jemaah Haji Kesasar di Madinah Berkurang

Sabtu, 15 Juli 2023 - 13:52 WIB
loading...
Alhamdulillah, Jumlah...
Jumlah jemaah haji Indonesia yang tersesat atau kesasar di Kompleks Markaziyah atau Masjid Nabawi, Madinah berkurang. Foto/Istimewa
A A A
MAKKAH - Jumlah jemaah haji Indonesia yang tersesat atau kesasar di Kompleks Markaziyah atau Masjid Nabawi, Madinah berkurang. Salah satunya karena pengalaman saat puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

"Alhamdulillah jemaah tersesat atau terpisah rombongan itu sudah jauh lebih berkurang daripada gelombang pertama," ungkap Kepala Sektor Khusus (Kaseksus) Masjid Nabawi Jasaruddin, Sabtu (15/7/2023).

Jasaruddin menuturkan, ada tiga hal yang menyebabkan jumlah jemaah kesasar berkurang. Pertama, jemaah gelombang kedua ada yang sudah tereliminir dengan sendirinya karena sakit, meninggal dunia bahkan sudah pulang lebih awal ke Tanah Air.

Kedua, jemaah Indonesia ini sudah terlatih selama pelaksanaan Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Dengan adanya pengalaman ini, lanjut Jasaruddin, mereka sudah mempersiapkan diri saat berada di Madinah.

Ketiga dari segi psikologis, kata Jasaruddin, jemaah gelombang pertama dan kedua juga berbeda. Jemaah gelombang pertama dengan semangat tinggi tanpa mempedulikan bahwa ternyata masih ada kegiatan yang lebih daripada ibadah Arbain di Masjid Nabawi yakni puncak haji di Armuzna.

"Sementara gelombang kedua ini psikis sudah menyandang haji, maka psikologinya bagaimana agar supaya mereka cepat pulang dengan adanya gelar status sosial tadi," ujarnya.

Meski demikian, pihaknya tidak mengendorkan pengawasan terhadap jemaah haji di Masjid Nabawi. Apalagi, puncak jemaah haji Indonesia di Madinah diprediksi terjadi pada pekan depan.

Baca: Jemaah Haji Harus Bawa Paspor untuk Ambil 5 Liter Air Zamzam Tambahan

"Prediksi puncak jemaah haji kemungkinan minggu depan. Walaupun jemaah haji kita padat, di sisi lain juga jemaah dari negara lain juga berangsur-angsur akan kembali ke negaranya masing-masing sehingga kepadatan itu maka insyaallah akan tereliminisir karena negara lain juga akan pulang," katanya.

Jasaruddin mengakui, bila dibandingkan gelombang pertama, ada beberapa hal yang berbeda dalam menangani jemaah haji gelombang kedua. Di antaranya, penyediaan kursi roda, pos jaga dan sebagainya.

"Kita difasilitasi dengan kursi roda oleh pengurus Masjid Nabawi yang ada di sini. Kita ada lima pos, setiap pos kita difasilitasi kursi roda. Kemudian kita difasilitasi pos-pos kalau gelombang pertama masih sering diusir-usir," ujarnya.

Terkait dengan penempatan meja di pos-pos tersebut, Jasaruddin menambahkan, baru di pos 4 namun pos-pos lainnya itu masih melihat situasi memungkinkan apa tidak mengingat jemaah semakin padat.

"Jangan sampai nanti mengganggu jemaah dalam pelaksanaan ibadah haji," katanya. Disinggung soal penerbitan tasrih masuk Raudhah untuk jemaah haji, sambung Jasaruddin, semua masih berjalan lancar.

"Tasreh lancar. Hanya karena input awal sistem ini terkadang ada kendala. Di sisi lain jemaah juga tetap menuntut haknya untuk masuk ke Raudhah, kita akan tetapi fasilitasi dengan mengikutkan jamaah tersebut ke kloter lain yang masuk ke Raudhah dengan tidak mengurangi hak jemaah yang bersangkutan," ucapnya.

(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Jemaah Gelombang Kedua...
Jemaah Gelombang Kedua Tiba di Madinah, Wamenhaj Dahnil Minta KKHI Siaga Penuh
Rekomendasi
Lubang Lapisan Ozon...
Lubang Lapisan Ozon di Antartika Menciut
Fosil Laut Ungkap Kekuatan...
Fosil Laut Ungkap Kekuatan Arus Teluk yang Mengkhawatirkan
Tanda-tanda Alam Ini...
Tanda-tanda Alam Ini yang Mendorong Ilmuwan Memvonis Afrika Akan Terbelah 2
Artikel Terkini
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Jangan Tasyabbuh dengan...
Jangan Tasyabbuh dengan Tahun Baru Masehi, Ini Adab Menyambut 1 Muharram Menurut Ulama
Bolehkah Puasa pada...
Bolehkah Puasa pada 1 Muharram? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam, Baca sebelum Maghrib Nanti!
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
Infografis
Jumlah Kuota dan Kloter...
Jumlah Kuota dan Kloter Jamaah Haji Indonesia Tahun 2022
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved