Masjid yang Dibangun di Era Kekaisaran Mughal Ini Sempat Akan Diubah Jadi Gereja

Selasa, 18 Juli 2023 - 12:22 WIB
loading...
A A A
Masjid Jama memiliki tiga pintu masuk, utara, selatan dan timur. Yang terakhir adalah gerbang Shahi, disediakan khusus untuk kaisar, yang akan tiba dalam prosesi dengan pangeran, bangsawan dan pengiring mereka dari Benteng Merah setiap hari Jumat dan Idul Fitri.

Masjid ini dikenal dengan dua nama, yang pertama adalah nama kerajaan yang diberikan oleh kaisar: Masjid-i-Jahan Numa. "Jahan" berarti "dunia" dan "Numa" berarti "terlihat", menandakan, secara kiasan, sebuah struktur yang mengatur pandangan ke seluruh dunia.

Menjadi Barak

Nama kedua, Masjid Jama, yang berarti “masjid kolektif atau berjamaah,” muncul dari kesadaran sosial masyarakat dan lama kelamaan menjadi lebih populer daripada nama resminya.

Ketika kota Delhi diambil alih oleh Inggris pada tahun 1803, meninggalkan kaisar Mughal sebagai kepala ritual kekaisaran, otoritas kolonial membantu perbaikan dan renovasi masjid.

Namun, upaya otoritas kolonial untuk membuat diri mereka disayangi oleh penduduk setempat terhenti secara tiba-tiba selama pemberontakan tahun 1857, yang dikenal sebagai Pemberontakan India atau Perang Kemerdekaan Pertama.

Ketika otoritas kolonial dipulihkan pada pertengahan September 1857, populasi Muslim secara khusus menjadi sasaran, karena Inggris menganggap pemberontakan tersebut sebagai konspirasi Muslim melawan mereka. Akibatnya, banyak masjid di Delhi dihancurkan.

Baca juga: Pengadilan India Kabulkan Teliti Dewi Hindu Dalam Masjid

Berbagai opsi didiskusikan oleh Inggris mengenai nasib Masjid Jama. Rencananya berkisar dari pembongkaran hingga konversi ke gereja atau perguruan tinggi sekuler. Pada akhirnya, sebuah rencana dibuat untuk mengubahnya menjadi barak bagi tentara Sikh dari Punjab.

Hanya saja, setelah perencanaan awal ini, otoritas kolonial melunakkan pendekatan mereka dan malah mencoba menggunakan masjid sebagai alat tawar-menawar untuk memenangkan warga Muslim Delhi. Setelah banyak petisi, masjid dikembalikan ke penduduk Kota Tua pada 28 November 1862, dengan pemberlakuan beberapa peraturan dan ketentuan yang harus diikuti oleh jemaah.
Masjid yang Dibangun di Era Kekaisaran Mughal Ini Sempat Akan Diubah Jadi Gereja

Muslim World League
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Utsman bin Affan...
Kisah Utsman bin Affan Merobohkan Masjid Nabawi, Bangun Ulang Menjadi Megah
Inilah 4 Masjid yang...
Inilah 4 Masjid yang Harus Dikunjungi Jemaah Haji di Tanah Suci
Masjid Quba, Masjid...
Masjid Quba, Masjid Istimewa yang Dipuji Allah dalam Al-Qur'an
Mengenal Masjid Pertama...
Mengenal Masjid Pertama yang Dibangun di Muka Bumi
Masjid Nabawi: Perpaduan...
Masjid Nabawi: Perpaduan Jejak Sejarah Rasulullah dan Kemegahan Arsitektur Islam
Masjid Indonesia di...
Masjid Indonesia di Yokohama Jepang Diresmikan
Rekomendasi
5 Ayat Yasin tentang...
5 Ayat Yasin tentang Fenomena Alam Berikut Penjelasannya
Gelombang Panas Ekstrem...
Gelombang Panas Ekstrem Membakar 210 Kawasan Hutan di Kanada
Cacing Predator Berusia...
Cacing Predator Berusia 425 Juta Tahun Bergerak seperti Akordeon Ditemukan
Artikel Terkini
Doa-doa Bakda Ashar...
Doa-doa Bakda Ashar di Hari Jumat, Jangan Lupa Amalkan!
8 Olahraga yang Pernah...
8 Olahraga yang Pernah Dilakukan Rasulullah SAW, Lengkap dengan Dalilnya
Jangan Asal Olahraga!...
Jangan Asal Olahraga! Ini 9 Adab Berolahraga dalam Islam
Demam Piala Dunia, Bagaimana...
Demam Piala Dunia, Bagaimana Islam Memandang Olahraga?
Khotbah Jumat : Ada...
Khotbah Jumat : Ada Apa dengan Hari Asyura?
Kisah Jin Sakhr Merebut...
Kisah Jin Sakhr Merebut Takhta Nabi Sulaiman, hingga Kerajaannya Kembali pada 10 Muharram
Infografis
Lima Pesepak Bola Muslim...
Lima Pesepak Bola Muslim yang Bangun Masjid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved