Niat dan Keutamaan Salat Qabliyah Subuh
Kamis, 14 September 2023 - 16:53 WIB
loading...
Nama lain dari qobliyah subuh adalah salat sunah barad, sebab dilakukan ketika cuaca masih dalam keadaan dingin. Ilustrasi: Ist
A
A
A
Setiap orang yang mengerjakan salat harus dengan niat yang ikhlas di dalam hati bahwa ia hendak mengerjakan salat. Bahkan bukan hanya salat, tetapi semua ibadah , harus dilakukan dengan niat ( QS Al-Bayyinah : 5). Para ulama telah sepakat bahwa tidak sah ibadah tanpa niat, meskipun ada perbedaan pendapat tentang apakah niat itu rukun atau syarat sah salat.
Begitu juga dengan salat sunah salat qobliyah subuh. Niat berikut ini qobliyah subuh :
Ushalli sunnatas shubhi rak’ataini qobliyatan mustaqbilal qiblati lillahi ta’ala
Artinya: Aku sengaja melaksanakan sembahyang sunah qobliyah subuh dua rakaat karena Allah Ta’ala.
Baca juga: Doa Sebelum Salat Qobliyah Subuh
Keutamaan
Salat qabliyah subuh adalah salat fajar yang dikerjakan sebelum salat subuh. Imam Abu Hasan al-Mubarakfuri dalam bukunya berjudul "Mir’ah al-Mafatih Syarah Misykat al-Mashabih" menyebut salat fajar sebagai salat qabliyah subuh.
Hal ini terkait dengan hadis Rasulullah SAW yang menyebut keutamaan melaksanakan salat fajar. Hadis yang cukup masyhur adalah hadis yang diriwayatkan oleh Sayyidah ‘Aisyah berikut:
“Dua rakaat salat fajar lebih utama dari dunia dan seisinya” (HR Muslim).
“Maksud dari perkataan ‘dua rakaat salat fajar’ (dalam hadis) adalah salat sunnah (qabliyah) fajar. Penyebutannya memang masyhur dengan nama ini,” ujar Imam Abu Hasan al-Mubarakfuri.
Begitu juga dengan salat sunah salat qobliyah subuh. Niat berikut ini qobliyah subuh :
اُصَلِّى سُنَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatas shubhi rak’ataini qobliyatan mustaqbilal qiblati lillahi ta’ala
Artinya: Aku sengaja melaksanakan sembahyang sunah qobliyah subuh dua rakaat karena Allah Ta’ala.
Baca juga: Doa Sebelum Salat Qobliyah Subuh
Keutamaan
Salat qabliyah subuh adalah salat fajar yang dikerjakan sebelum salat subuh. Imam Abu Hasan al-Mubarakfuri dalam bukunya berjudul "Mir’ah al-Mafatih Syarah Misykat al-Mashabih" menyebut salat fajar sebagai salat qabliyah subuh.
Hal ini terkait dengan hadis Rasulullah SAW yang menyebut keutamaan melaksanakan salat fajar. Hadis yang cukup masyhur adalah hadis yang diriwayatkan oleh Sayyidah ‘Aisyah berikut:
رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا
“Dua rakaat salat fajar lebih utama dari dunia dan seisinya” (HR Muslim).
“Maksud dari perkataan ‘dua rakaat salat fajar’ (dalam hadis) adalah salat sunnah (qabliyah) fajar. Penyebutannya memang masyhur dengan nama ini,” ujar Imam Abu Hasan al-Mubarakfuri.
Lihat Juga :