7 Fakta Khalid bin Walid, Sahabat Nabi yang Berjuluk Pedang Allah Taala
Senin, 30 Oktober 2023 - 14:20 WIB
loading...
A
A
A
Khalid berkata kepada Abdul Masih, "Berikan minuman itu!" Ketika ia istirahat, Khalid mengambil minuman beracun itu lalu berdoa, "Dengan menyebut nama Allah, Tuhan langit dan bumi. Dengan menyebut nama Allah yang tidak akan mencelakakan hamba-Nya, karena nama-Nya mengandung obat".
Baca juga: Biara Khalid bin Walid dan Kisah Pengepungan Panjang Damsyik
Kemudian Khalid meneguk minuman beracun itu. Abdul Masih kembali ke kaumnya seraya berkata, "Hai kaumku, ia telah minum racun ganas itu, tetapi ia tidak apa-apa". Akhirnya kaum itu berdamai dengan orang-orang muslim. (Dikisahkan oleh Al-Kalbi).
5. Mengubah arak menjadi madu dan cuka. Diceritakan bahwa ada seorang laki-laki mendatangi Khalid dengan membawa geriba (tempat air dari kulit unta) berisi arak. Khalid lalu berdoa, "Ya Allah jadikanlah arak ini madu". Lalu arak itu berubah menjadi madu.
Dalam versi lain diceritakan bahwa ada seorang laki-laki melewati Khalid dengan membawa geriba berisi arak. Khalid bertanya kepadanya, "Apa ini?" Ia menjawab, "Cuka". Kemudian Khalid berdoa, "Ya Allah, jadikan isi geribah ini cuka". Lalu orang-orang melihat geribah itu berisi cuka, padahal sebelumnya arak. (Riwayat Ibnu Abi Dunya dari Khaitsamah)
Riwayat lainnya menceritakan, Khalid bin Walid mendapat laporan bahwa ada angggota pasukannya yang minum arak. Maka Khalid menginspeksi pasukannya, dan ia menemukan seseorang membawa geriba berisi arak. Khalid bertanya, "Apa ini?" Laki-laki itu menjawab, "Cuka". Khalid berdoa, "Ya Allah, jadikanlah geriba itu berisi cuka". Laki-laki itu membuka geriba, dan ternyata isinya telah berubah menjadi cuka, ia lalu berujar, "Ini berkat doa Khalid". (Diriwayatkan oleh Ibnu Sa'ad dari Maharib bin Datstsar)
Khalid bin Walid sebagai panglima perang menginginkan mati syahid di medan pertempuran. Allah berkehendak lain. Belian diwafatkan di tempat tidur.
Baca juga: Spekulasi Mengapa Umar bin Khattab Habisi Karir Militer Khalid bin Walid
6. Dalam beberapa riwayat dikisahkan bahwa Khalid bin Walid bertabaruk dengan rambut Nabi. Dari Ja'far bin Abdillah bin Hakam, ia berkata:
"Sesungguhnya Khalid bin Walid pernah kehilangan songkok sorban (kopiah) miliknya saat perang Yarmuk. Ia berkata: "Carilah ia!". Sahabat yang mencarinya pun tidak menemukannya. Kembali ia berkata: "Carilah ia!". Dan sahabat akhirnya menemukannya. Ternyata ia hanya sebuah sorban lawas.
Khalid bercerita: "Rasulullah SAW pernah melaksanakan umrah dan mencukur rambutnya. Para sahabat pun bergegas menuju ke arah tempat rambut baginda. Maka aku pun mendahului mereka sehingga memperoleh rambut kepala bahagian depan Rasulullah SAW. Kemudian rambut itu aku letakkan ke dalam sorban ini. Maka tidaklah aku ikut dalam peperangan, sementara rambut itu bersamaku, kecuali aku diberi kemenangan."
Baca juga: Biara Khalid bin Walid dan Kisah Pengepungan Panjang Damsyik
Kemudian Khalid meneguk minuman beracun itu. Abdul Masih kembali ke kaumnya seraya berkata, "Hai kaumku, ia telah minum racun ganas itu, tetapi ia tidak apa-apa". Akhirnya kaum itu berdamai dengan orang-orang muslim. (Dikisahkan oleh Al-Kalbi).
5. Mengubah arak menjadi madu dan cuka. Diceritakan bahwa ada seorang laki-laki mendatangi Khalid dengan membawa geriba (tempat air dari kulit unta) berisi arak. Khalid lalu berdoa, "Ya Allah jadikanlah arak ini madu". Lalu arak itu berubah menjadi madu.
Dalam versi lain diceritakan bahwa ada seorang laki-laki melewati Khalid dengan membawa geriba berisi arak. Khalid bertanya kepadanya, "Apa ini?" Ia menjawab, "Cuka". Kemudian Khalid berdoa, "Ya Allah, jadikan isi geribah ini cuka". Lalu orang-orang melihat geribah itu berisi cuka, padahal sebelumnya arak. (Riwayat Ibnu Abi Dunya dari Khaitsamah)
Riwayat lainnya menceritakan, Khalid bin Walid mendapat laporan bahwa ada angggota pasukannya yang minum arak. Maka Khalid menginspeksi pasukannya, dan ia menemukan seseorang membawa geriba berisi arak. Khalid bertanya, "Apa ini?" Laki-laki itu menjawab, "Cuka". Khalid berdoa, "Ya Allah, jadikanlah geriba itu berisi cuka". Laki-laki itu membuka geriba, dan ternyata isinya telah berubah menjadi cuka, ia lalu berujar, "Ini berkat doa Khalid". (Diriwayatkan oleh Ibnu Sa'ad dari Maharib bin Datstsar)
Khalid bin Walid sebagai panglima perang menginginkan mati syahid di medan pertempuran. Allah berkehendak lain. Belian diwafatkan di tempat tidur.
Baca juga: Spekulasi Mengapa Umar bin Khattab Habisi Karir Militer Khalid bin Walid
6. Dalam beberapa riwayat dikisahkan bahwa Khalid bin Walid bertabaruk dengan rambut Nabi. Dari Ja'far bin Abdillah bin Hakam, ia berkata:
اِنَّ خَالِد بنَ الوَلِيْدِ فَقِدَ قَلَنْسُوَةً لَهُ يَومَ اليَرْمُوْكِ فَقَالَ : اُطْلُبُوهَا فَلَمْ يَجِدُوْهَا فَقَالَ : اُطْلُبُوْهَا فَوَجَدُوْهَا فَإِذَا هِيَ قَلَنْسُوَةٌ خَلِقَةٌ فَقَالَ خَالِدٌ : اعْتَمَرَ رَسُولُ الله صَلّى الله عَلَيه و سَلَّم فَحَلَقَ رَأْسَهُ فَابْتَدَرَ النَّاسُ جَوَانِبَ شَعْرِهِ فَسَبَقْتُهُم إِلىَ نَاصِيَتِهِ فَجَعَلْتُهَا فِيْ هَذِه القَلَنْسُوَةِ فَلَمْ أَشْهَدْ قِتَالاً وَهِيَ مَعِي إِلاَّ رُزِقْتُ النَّصْرَ
"Sesungguhnya Khalid bin Walid pernah kehilangan songkok sorban (kopiah) miliknya saat perang Yarmuk. Ia berkata: "Carilah ia!". Sahabat yang mencarinya pun tidak menemukannya. Kembali ia berkata: "Carilah ia!". Dan sahabat akhirnya menemukannya. Ternyata ia hanya sebuah sorban lawas.
Khalid bercerita: "Rasulullah SAW pernah melaksanakan umrah dan mencukur rambutnya. Para sahabat pun bergegas menuju ke arah tempat rambut baginda. Maka aku pun mendahului mereka sehingga memperoleh rambut kepala bahagian depan Rasulullah SAW. Kemudian rambut itu aku letakkan ke dalam sorban ini. Maka tidaklah aku ikut dalam peperangan, sementara rambut itu bersamaku, kecuali aku diberi kemenangan."
Lihat Juga :