Kurikulum Eksklusif: Kisah Hasan Al-Banna Pendiri Ikhwanul Muslimin Menolak Sistem Sekuler

Selasa, 21 November 2023 - 18:57 WIB
loading...
Kurikulum Eksklusif:...
Hasan Al-Banna pendiri Ikhwanul Muslimin. Foto: Ist
A A A
Hasan al-Banna adalah tokoh dan pendiri Ikhwanul Muslimin yang terlibat dalam perjuangan rakyat Palestina pada tahun 1948. Akibatnya, pihak Barat, melalui pemerintah Mesir , membubarkan organisasinya itu. Hasan al-Banna terbunuh pada 12 Februari 1949 di Kairo.

Syaikh Yusuf Qardhawi dalam buku berjudul "Syaikh Muhammad Al-Gazali yang Saya Kenal Setengah Abad Perjalanan Pemikiran dan Gerakan Islam" (Robbani Press, 1998) menyebut sosok al-Gazali begitu dihormati oleh dunia Islam. "Namun demikian beliau belum bisa menyamai Hasan al-Banna, guru yang telah mengajarkan kepadanya hakikat Islam yang hidup dan dinamis," tulisnya.

Baca juga: Begini Imam Hasan Al-Banna Menghadapi Masalah Khilafiah

Al-Gazali sangat percaya kepada bakat intelektual, kejiwaan dan rohani al-Banna. Semua bakat ini menempatkan al-Banna sebagai sosok yang pantas memimpin dakwah dan aktivitas Islam pada masa di mana Islam kena musibah akibat kelemahan ulama-ulamanya, kebodohan para pengikut-pengikutnya, kebejatan para penguasa, dan kebangkitan orang-orang kaya.

Adalah sebuah langkah bijaksana, jika mau bercermin pada sejarah pergerakan Islam pada tahun-tahun belakangan. Gerakan-gerakan Islam yang cukup berhasil menggulirkan panji-panji keislaman. Dan salah satunya adalah gerakan Islam Ikhwanul Muslim.

Aunul Shah M. Abied dalam "Islam Garda Depan; Mosaik Pemikiran Islam Timur Tengah" mengatakan gerakan inilah yang pada gilirannya banyak mewarnai gerakan-gerakan Islam lainnya di dunia Islam. Dengan semangat juang keislaman yang tinggi, di bawah komando pendirinya, Hasan al-Banna, dasar-dasar gerakan dapat dikonsep dengan rapi dan dapat menghasilkan para pejuang militan.

Berikut ini adalah bagaimana Hasan Al-Banna membangun sistem pendidikan yang merupakan instrumen terpenting bagi terwujudnya suatu perubahan dan pembinaan umat.

Baca juga: Kisah Hasan al-Banna: Tokoh Ikhwanul Muslimin Pembela Palestina

Muktafi Sahal dalam buku berjudul "Teologi Islam Modern" (Gitamedia Press, 1991) mengatakan pada tahun 1940an itu, di Mesir terjadi dikotomi pendidikan secara operasional, yaitu: pendidikan umum yang dikelola oleh swasta.

Dikotomi ini dikhawatirkan akan membawa kepada pemisahan antara pengetahuan agama dan pengetahuan umum (sekuler). Padahal menurut Hasan al-Banna, Islam cukup mencakup segala aspek di mana satu dengan yang lainnya saling terkait dan terintegral.

Dalam rangka mengantisipasi persoalan tersebut, Hasan al-Banna melontarkan gagasan berupa pendirian sekolah khusus al-Ikhwan al-Muslimin dengan kurikulum yang eksklusif.

Sebagai follow up dari gagasan tersebut, didirikan Madrasah al-Tahdzib di Ikhwan al-Muslimin, dengan kurikulum yang mencakup: materi Al-Qur’an, hadis, aqidah, akhlak, sejarah Islam dan tokoh-tokoh salaf, latihan pidato.

Adapun tujuan pendidikan yang dicanangkan al-Banna dengan kurikulum tersebut di atas adalah pembentukan pribudi muslim yang mempunyai dedikasi tinggi, dan punya semangat untuk melakukan perubahan di mana ia berada, dan tidak menyerah dengan kondisi yang ada.

Baca juga: Mengenal Akidah dan Konsep Gerakan Dakwah Hasan Al-Banna, Pendiri Ikhwanul Muslimin

Di samping itu, para lulusannya diharapkan juga mempunyai daya pikir yang tinggi, moral yang mulia dan fisik yang kuat.

Untuk itu pendidikan tidak hanya dilaksanakan dalam kelas, tetapi terdapat juga pelatihan yang dilakukan di luar kelas yang informal sifatnya.
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Pendidikan Muhammadiyah:...
Pendidikan Muhammadiyah: Kisah KH Ahmad Dahlan Dianggap Muktazilah sampai Murtad
Pesantren di Era Kolonial:...
Pesantren di Era Kolonial: Kitab-Kitabnya Masih Dipelajari sampai Sekarang
Kisah Kiai Ahmad Dahlan...
Kisah Kiai Ahmad Dahlan Merombak Ruang Tamu Rumahnya Menjadi Ruang Kelas
3 Alasan Mengapa Pembinaan...
3 Alasan Mengapa Pembinaan Lebih Diberi Prioritas daripada Peperangan
Tingkatan Jihad Menurut...
Tingkatan Jihad Menurut Ibnu Qayyim
Jihad terhadap Hawa...
Jihad terhadap Hawa Nafsu Harus Didahulukan daripada Jihad terhadap Musuh Islam
Rekomendasi
Awan Berbentuk Gelombang...
Awan Berbentuk Gelombang Tsunami Muncul di Langit AS
Masya Allah! Inilah...
Masya Allah! Inilah Gunung Pelangi China, Fenomena Alam yang Disebutkan dalam Al-Quran
Fenomena Alam Juli 2025:...
Fenomena Alam Juli 2025: Matahari Lambat Terbenam hingga Jarak Bumi Semakin Menjauh
Artikel Terkini
Puasa Tasua dan Asyura,...
Puasa Tasua dan Asyura, Mana yang Lebih Utama?
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Infografis
10 Kota Israel Dihuni...
10 Kota Israel Dihuni Banyak Umat Islam, Ada yang 99% Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved