Apa Keistimewaan Surat Al Baqarah Ayat 285 dan 286?
Jum'at, 24 November 2023 - 17:39 WIB
loading...
Pada 2 ayat terakhir Al Baqarah yakni ayat 285 dan 286 memiliki keistimewaan tersendiri, bagi umat muslim yang membacanya pada suatu malam akan diberikan kecukupan pahala menunaikan qiyamullail pada malam itu. Foto istimewa
A
A
A
Apa keistimewaan surat Al Baqarah ayat 285 dan 286 ? Di dalam ayat Al Quran ada banyak surat-surat yang memiliki keistimewaan, salah satunya surat Al Baqarah tersebut.Surat Al Baqarah merupakan surat kedua dan terpanjang dalam Al Quran.
Tentang keistimewaan membaca surat Al Baqarah diungkapkan dalam riwayat Abu Umamah. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam menyebutkan:
“Bacalah ‘dua tangkai bunga indah’, yakni surat Al Baqarah dan Ali ‘Imran. Sebab, keduanya akan datang pada hari Kiamat laksana penaung, atau seperti awan pelindung, atau seperti kelompok burung yang membeberkan sayap-sayapnya dan membela pembaca keduanya. Maka bacalah surat Al Baqarah, sebab di dalamnya terdapat keberkahan. Sedangkan meninggalkannya adalah kerugian. Bahkan, para pelaku kebatilan (para ahli sihir) pun tak mampu menembusnya,” (HR. Ahmad).
Namun, dalamsurat Al Baqarahpada 2 ayat terakhirnya yakni ayat 285 dan 286 memiliki keistimewaan tersendiri.
Seperti dikutip dari laman NU online dijelaskan bahwa bagi umat muslim yang membacanya pada suatu malam akan diberikan kecukupan pahala menunaikanqiyamullailpada malam itu.
Dalam riwayat Abdur Razzaq, Rasulullah SAW bersabda;
“Siapa saja yang membaca akhir surat Al Baqarah pada suatu malam maka balasan membaca akhir surat itu akan mencukupkan untuknya pahala salat malam pada malam tersebut.”
Selain itu, ada riwayat lain yang menjelaskan mengenai keistimewaan 2 ayat terakhir dalam Al Baqarah yangditurunkan dari sebuah gudang dari bawah ‘Arasy.
Tentang keistimewaan membaca surat Al Baqarah diungkapkan dalam riwayat Abu Umamah. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam menyebutkan:
اقْرَءُوا الزَّهْرَاوَيْنِ: الْبَقَرَةَ وَآلَ عِمْرَانَ؛ فَإِنَّهُمَا يَأْتِيَانِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ كَأَنَّهُمَا غَيَايَتَانِ، أَوْ كَأَنَّهُمَا غَمَامَتَانِ أَوْ كَأَنَّهُمَا فِرْقَانِ مِنْ طَيْرٍ صَوَافَّ يُحَاجَّانِ عَنْ أَصْحَابِهِمَا اقْرَءُوا سُورَةَ الْبَقَرَةِ؛ فَإِنَّ أَخْذَهَا بَرَكَةٌ وَتَرْكَهَاحَسْرَةٌ وَلَا تَسْتَطِيعُهَا الْبَطَلَةُ
“Bacalah ‘dua tangkai bunga indah’, yakni surat Al Baqarah dan Ali ‘Imran. Sebab, keduanya akan datang pada hari Kiamat laksana penaung, atau seperti awan pelindung, atau seperti kelompok burung yang membeberkan sayap-sayapnya dan membela pembaca keduanya. Maka bacalah surat Al Baqarah, sebab di dalamnya terdapat keberkahan. Sedangkan meninggalkannya adalah kerugian. Bahkan, para pelaku kebatilan (para ahli sihir) pun tak mampu menembusnya,” (HR. Ahmad).
Namun, dalamsurat Al Baqarahpada 2 ayat terakhirnya yakni ayat 285 dan 286 memiliki keistimewaan tersendiri.
Seperti dikutip dari laman NU online dijelaskan bahwa bagi umat muslim yang membacanya pada suatu malam akan diberikan kecukupan pahala menunaikanqiyamullailpada malam itu.
Dalam riwayat Abdur Razzaq, Rasulullah SAW bersabda;
“Siapa saja yang membaca akhir surat Al Baqarah pada suatu malam maka balasan membaca akhir surat itu akan mencukupkan untuknya pahala salat malam pada malam tersebut.”
Selain itu, ada riwayat lain yang menjelaskan mengenai keistimewaan 2 ayat terakhir dalam Al Baqarah yangditurunkan dari sebuah gudang dari bawah ‘Arasy.
إِنَّ اللهَ كَتَبَ كِتَابًا قَبْلَ أَنْ يَخْلُقَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ بِأَلْفَيْ عَامٍ، فَأَنْزَلَ مِنْهُ آيَتَيْنِ، فَخَتَمَ بِهِمَا سُورَةَ الْبَقَرَةِ، وَلَا يُقْرَآنِ فِي دَارٍ ثَلَاثَ لَيَالٍ فَيَقْرَبَهَا الشَّيْطَانُ
Lihat Juga :