Konspirasi Yahudi: Kisah Rothschild Mendukung Theodore Roosevelt Jadi Presiden Amerika
Rabu, 06 Desember 2023 - 08:35 WIB
loading...
A
A
A
Semua itu jatuh berpindah ke tangan Morgan-Dicksile. Ini artinya, sendi-sendi perekonomian Amerika telah berada di tangan mereka. Dengan kata lain, mereka telah bisa ikut mencampuri urusan pemilihan umum. Maka dengan mudah calon presiden yang didukung oleh mereka ketika itu, yaitu Theodore Roosevelt menaiki kursi kepresidenan Amerika Serikat.
Tujuan monopoli bukan hanya mempromosikan Roosevelt ke jenjang kepresidenan Amerika Serikat. Ada tujuan lain, yaitu untuk membentengi pimpinan Monopoli dari mahkamah Amerika yang telah bergerak dan mulai mengadakan penyelidikan mengenai konglomerasi ilegal, sehubungan dengan kasus perusahaan Hains-Morris yang bangkrut, dan cara-cara yang kotor yang dipakai oleh Morgan-Dicksile untuk menjatuhkan saingannya di pasaran.
Baca juga: Konspirasi Yahudi: Kisah Perang Sipil, Rothschild Membagi Amerika untuk Keluarganya
Dalam kedudukan sebagai presiden, Roosevelt kemudian memilih senator Nelson Aldrick yang kelak diketahui sebagai agen rahasia Monopoli tembakau dan karet, yang merupakan anak cabang perusahaan raksasa Morgan-Dicksile.
Pada tahun 1902 seorang utusan dari perusahaan Warburg tiba di Amerika. Utusan itu adalah Boegsel Warburg, yang membawa hasil kajian mendalam mengenai situasi perekonomian Eropa dan Amerika. Tidak lama kemudian ia bergabung pada lembaga keuangan raksasa Cohen-Lobe.
Setelah beberapa saat, seorang pengusaha kondang bergabung pula dengan mereka, yaitu Yacob Steve. la adalah figur yang sangat dikenal di kalangan agen rahasia internasional. la adalah orang yang mengulurkan dana kepada gerakan teroris dan pengacau di Eropa Timur dan Rusia, sejak tahun 1883 hingga masa revolusi Rusia tahun 1917.
Dia seorang agen lagi dari Rothschild juga telah bergabung dengan mereka.
Baca juga: Konspirasi Yahudi Internasional: Kisah Nathan Rothschild Mengancam Presiden Amerika
Tujuan monopoli bukan hanya mempromosikan Roosevelt ke jenjang kepresidenan Amerika Serikat. Ada tujuan lain, yaitu untuk membentengi pimpinan Monopoli dari mahkamah Amerika yang telah bergerak dan mulai mengadakan penyelidikan mengenai konglomerasi ilegal, sehubungan dengan kasus perusahaan Hains-Morris yang bangkrut, dan cara-cara yang kotor yang dipakai oleh Morgan-Dicksile untuk menjatuhkan saingannya di pasaran.
Baca juga: Konspirasi Yahudi: Kisah Perang Sipil, Rothschild Membagi Amerika untuk Keluarganya
Dalam kedudukan sebagai presiden, Roosevelt kemudian memilih senator Nelson Aldrick yang kelak diketahui sebagai agen rahasia Monopoli tembakau dan karet, yang merupakan anak cabang perusahaan raksasa Morgan-Dicksile.
Pada tahun 1902 seorang utusan dari perusahaan Warburg tiba di Amerika. Utusan itu adalah Boegsel Warburg, yang membawa hasil kajian mendalam mengenai situasi perekonomian Eropa dan Amerika. Tidak lama kemudian ia bergabung pada lembaga keuangan raksasa Cohen-Lobe.
Setelah beberapa saat, seorang pengusaha kondang bergabung pula dengan mereka, yaitu Yacob Steve. la adalah figur yang sangat dikenal di kalangan agen rahasia internasional. la adalah orang yang mengulurkan dana kepada gerakan teroris dan pengacau di Eropa Timur dan Rusia, sejak tahun 1883 hingga masa revolusi Rusia tahun 1917.
Dia seorang agen lagi dari Rothschild juga telah bergabung dengan mereka.
Baca juga: Konspirasi Yahudi Internasional: Kisah Nathan Rothschild Mengancam Presiden Amerika
(mhy)
Lihat Juga :