Pembebasan Syam: Kisah Khalid bin Walid dan Pasukannya Melakukan Perjalanan dari Irak

Sabtu, 09 Desember 2023 - 10:05 WIB
loading...
Pembebasan Syam: Kisah...
Panglima perang kaum muslimin, Khalid bin Walid menempuh perjalanan dari Irak menuju Syam sesuai perintah Khalifah Abu Bakar Ash-Shiddiq. Ilustrasi: Ist
A A A
Pada hari itu, panglima perang kaum muslimin, Khalid bin Walid menempuh perjalanan dari Irak menuju Syam sesuai perintah Khalifah Abu Bakar Ash-Shiddiq . Khalid dan pasukannya harus membebaskan Syam dari Romawi .

Muhammad Husain Haekal dalam bukunya yang diterjemahkan Ali Audah berjudul "Abu Bakr As-Siddiq" menyebut kala itu Khalid tidak melintasi Sahara dari arah Ain Tamr ke utara Syam, kendati jaraknya sangat pendek. Pertimbanggan karena masih khawatir adanya kabilah-kabilah yang berlindung kepada Romawi dan pasukan yang nongkrong di samping imperium Kaisar itu.

Khalid dan pasukannya lebih memilih menyusuri Dumat al-Jandal. Dari sini ia menempuh jalan Wadi Sirhan. Begitu sampai di Quraqir pertama kali yang diserangnya kabilah Banu Kalb.

Baca juga: Kisah Karomah Khalid bin Walid Tak Mempan Diracun

Kalau dia meneruskan perjalanan mengikuti Wadi Sirhan, ia akan sampai ke Basra dalam waktu beberapa hari saja, dan akan bergabung dengan pasukan Abu Ubaidah bin Jarrah dan pasukan Muslimin yang lain di Yarmuk.

Akan tetapi Khalid sudah memperkirakan akan bertemu dengan pasukan Romawi sebelum sampai ke Basra dan mereka akan menghadangnya sebelum mencapai tujuan atau akan memperlama tinggal di sana. Karena itu ia berkata kepada rekan-rekannya:

"Bagaimana aku dapat mencapai jalan dari belakang pasukan Romawi; kalau sampai terjadi kontak senjata dengan mereka kita akan terhalang untuk memberi pertolongan kepada pasukan Muslimin."

Jawaban mereka semua: "Yang kita ketahui hanya ada satu jalan yang tak dapat dilalui tentara, karena yang lalu di sana harus satu per satu. Hati-hatilah, jangan sampai membahayakan pasukan Muslimin."

Baca juga: Pertaruhan Besar Khalid bin Walid dalam Perang Yamamah

Akan tetapi Khalid sudah memutuskan akan menempuh jalan itu. Ia berdiri dan berkata kepada rekan-rekannya itu:

"Kalian jangan silang pendapat dan keyakinan kalian jangan sampai goyah. Ketahuilah bahwa bantuan itu datang sesuai dengan niat kita, dan pahalanya sesuai dengan amal perbuatan kita. Tidak pada tempatnya seorang Muslim akan memperhatikan yang lain di samping pertolongan Allah."

Mendengar kata-katanya itu timbul semangat dalam hati sahabat-sahabatnya itu. "Engkau laki-laki yang sudah dikaruniai segala yang baik oleh Allah, maka terserah kau," jawab mereka.

Khalid meminta seseorang yang akan menjadi penunjuk jalan. Kemudian didatangkan Rafi' bin Umairah at-Ta'i.

"Bawa mereka ini," kata Khalid kepadanya.

"Engkau tak akan mampu dengan membawa kuda dan barang-barang itu," kata Rafi'. "Penunggang kuda yang hanya seorang diri dikhawatirkan akan menghadapi bahaya besar. Selama lima hari lima malam perjalanan tak akan bertemu air."

Khalid menatap orang itu seraya katanya: "Ini harus dilaksanakan. Perintahkan menurut kemauanmu."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Asbabun Nuzul Surat...
Asbabun Nuzul Surat Ar Rum Ayat 1-2 : Perang Besar Bangsa Romawi vs Bangsa Persia
Karomah Khalid bin Walid,...
Karomah Khalid bin Walid, Si Pedang Allah yang Tak Mempan Diracun
Jejak Hormuz dan Khalid...
Jejak Hormuz dan Khalid bin Walid: Dari Duel Maut hingga Gerbang Penaklukan Persia
Siapakah Bangsa Rum?...
Siapakah Bangsa Rum? Kaum yang Menang Perang dan Mengkhianati Umat Islam di Akhir Zaman
Asbabun Nuzul Surat...
Asbabun Nuzul Surat Ar Rum 1-2, Berkaitan Perang Besar Bangsa Romawi vs Persia
Hari Valentine, Asal...
Hari Valentine, Asal Usul, dan Pandangan Islam
Rekomendasi
Iihhh... 13 Kaki Hewan...
Iihhh... 13 Kaki Hewan Ini Terlihat Sangat Aneh
Penelitian Terbaru Sebut...
Penelitian Terbaru Sebut Arus Sirkulasi Samudra Atlantik Menurun, Ini Dampaknya
Makhluk Mirip Lobster...
Makhluk Mirip Lobster Ditemukan di dalam Es Antartika, Begini Wujudnya
Artikel Terkini
Kemenhaj Ingatkan Jemaah...
Kemenhaj Ingatkan Jemaah Haji Tak Bawa Air Zamzam dalam Koper
21.948 Jemaah Haji Reguler...
21.948 Jemaah Haji Reguler dan 7.702 Haji Khusus Sudah Tiba di Indonesia
Fitnah Akhir Zaman:...
Fitnah Akhir Zaman: Mengapa Wanita Menjadi Sasaran Utama Fitnah Dajjal?
Jemaah asal Tuban Bagikan...
Jemaah asal Tuban Bagikan Pentingnya JKN untuk Perjalanan Ibadah Haji yang Tenang
Syarat Istithaah Sukses...
Syarat Istithaah Sukses Tekan Angka Jemaah Haji Indonesia Sakit Pascaarmuzna
Kunjungi Misi Haji di...
Kunjungi Misi Haji di Makkah, Wamenhaj Arab Saudi Puji Perubahan Radikal Sistem Haji Indonesia
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved