Asbabun Nuzul Maryam Ayat 64: Bukti Kekuasaan Allah SWT Pemilik Alam Semesta

Minggu, 10 Desember 2023 - 13:06 WIB
loading...
Asbabun Nuzul Maryam...
Asbabun Nuzul surat Maryam berguna untuk meningkatkan keimanan seorang muslim, salah satunya tentang kekuasaan dan kebesaran Allah SWT sebagai pemilik alam semesta. Foto ilustrasi/ist
A A A
Asbabun Nuzul surat Maryam berguna untuk meningkatkan keimanan seorang muslim. Surat Maryam surat tergolong surat Makkiyah yang disebut sebagai surat ke-19 dalam Al-Quran dan terdiri dari 98 ayat.

Ja'far bin Abi Thalib membacakan awal Surah Maryam kepada raja Najasyi dan pengikut-pengikutnya saat hijrah ke negeri Habsyi.

Surah ini dinamai Maryam karena mengisahkan kelahiran ajaib Isa AS dari Maryam, yang menjadi bukti keajaiban kekuasaan Allah karena ia melahirkan tanpa hubungan dengan seorang laki-laki sebelumnya.

Dalam surat Maryam, terdapat beberapa ayat yang memiliki Asbabun Nuzul , di antaranya ayat 64.

Asbabun Nuzul Surat Maryam Ayat 64

وَمَا نَتَنَزَّلُ اِلَّا بِاَمۡرِ رَبِّكَ‌ ۚ لَهٗ مَا بَيۡنَ اَيۡدِيۡنَا وَمَا خَلۡفَنَا وَمَا بَيۡنَ ذٰ لِكَ‌ ۚ وَمَا كَانَ رَبُّكَ نَسِيًّا‌


Latin: Wa maa natanazzalu illaa bi amri Rabbika lahuu maa baina aidiinaa wa maa khalfanaa wa maa baina zaalik; wa maa kaana Rabbuka nasiyyaa.

Artinya: Dan tidaklah kami (Jibril) turun, kecuali atas perintah Tuhanmu. Milik-Nya segala yang ada di hadapan kita, yang ada di belakang kita, dan segala yang ada di antara keduanya, dan Tuhanmu tidak lupa.

Asbabun Nuzul atau sebab turunnya surat Maryam ayat 64, Al - Bukhari meriwayatkan dari Ibnu Abbas, ia berkata “Rasulullah SAW berkata kepada Jibril, “ Apa yang membuatmu tidak mengunjungiku lebih dari apa yang selama ini engkau mengunjungiku?” Maka turunlah ayat, “Dan tidaklah kami (Jibril) turun, kecuali dengan perintah Tuhanmu.”

Ibu Abu Hatim meriwayatkan dari Ikrimah, ia mengatakan: Jibril selama empat puluh hari tidak turun. Kemudian Ikhrimah menuturkan hadits yang serupa, Shahih: At-Tirmidzi.

Ibnu Mardawih meriwayatkan dari Anas, ia berkata, “Nabi Muhammad SAW bertanya kepada Jibril, “Kedudukan manakah yang paling dicintai Allah dan tanah manakah yang paling dibenci Allah?” Jibril menjawab, “Aku tidak tahu, hingga coba aku tanyakan.” Jibril turun tetapi melambat. Beliau kemudian berkata, “Engkau terlambat datang kepadaku sehingga aku menyangka engkau marah kepadaku.” Kemudian Jibril menjawab, “Dan tidaklah kami (Jibril) turun, kecuali dengan perintah Tuhanmu.”

Ibnu Ishaq meriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwasannya orang - orang Quraisy ketika bertanya tentang Ashab A-Kahfi, beliau diam selama lima belas malam tanpa mendapat wajtu dari Allah. Ketika Jibril turun, beliau berkata, “Engkau terlambat.” kemudian Ibnu Abbas menuturkan hadist tersebut.

Demikian ulasan mengenai asbabun nuzul surat Maryam ayat 64, semoga informasi ini dapat meningkatkan keimanan umat Muslim.

Baca juga: Asbabun Nuzul Surat Maryam Ayat 33, Ucapan Nabi Isa As Ketika Masih Dibuaian

Wallahu A’lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Surat Al Ankabut Ayat...
Surat Al Ankabut Ayat 2-3, Mengingatkan Bahayanya Fitnah Akhir Zaman
Keistimewaan Hari Jumat,...
Keistimewaan Hari Jumat, Yaumul Maiz Saat Allah Menampakan Diri di Surga
Inilah Dalil Naqli Ibadah...
Inilah Dalil Naqli Ibadah Haji dalam Beberapa Surat Al Quran dan Hadis Nabi SAW
Ayat-ayat Al Quran Tentang...
Ayat-ayat Al Quran Tentang Aniaya dan Zalim Terhadap Diri Sendiri
Ayat-Ayat Al-Quran Tentang...
Ayat-Ayat Al-Quran Tentang Azab Terhadap Suatu Kaum
Kisah Bani Israil dalam...
Kisah Bani Israil dalam Al Quran, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Rekomendasi
Pulau Terbesar di Dunia...
Pulau Terbesar di Dunia Menyusut dan Terus Bergeser
Mereka yang Menolak...
Mereka yang Menolak Hadiah Nobel, Ada Terpaksa maupun Sukarela
Makhluk Misterius Ini...
Makhluk Misterius Ini Ditemukan di Jurang Bawah Laut
Artikel Terkini
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Jangan Tasyabbuh dengan...
Jangan Tasyabbuh dengan Tahun Baru Masehi, Ini Adab Menyambut 1 Muharram Menurut Ulama
Bolehkah Puasa pada...
Bolehkah Puasa pada 1 Muharram? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam, Baca sebelum Maghrib Nanti!
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
Infografis
7 Ilmuwan Islam Paling...
7 Ilmuwan Islam Paling Berpengaruh Sepanjang Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved