Ini Perintah Pertama Abu Bakar Ash-Shiddiq Begitu Menjadi Khalifah
Kamis, 14 Desember 2023 - 14:07 WIB
loading...
Begitu selesai pelantikan sebagai Khalifah, Abu Bakar memerintah Teruskan pengiriman pasukan Usamah. Ilustrasi: Ist/mhy
A
A
A
Perintah pertama yang dikeluarkan Abu Bakar Ash-Shiddiq begitu selesai pelantikan sebagai Khalifah ialah: "Teruskan pengiriman pasukan Usamah ."
Muhammad Husain Haekal dalam bukunya yang diterjemahkan Ali Audah berjudul "Abu Bakr As-Siddiq - Yang Lembut Hati" (Pustaka Litera AntarNusa, 1987) menjelaskan Usamah adalah pemimpin pasukan yang diperintahkan oleh Nabi untuk menghadapi Romawi .
Hal ini terjadi setelah bentrokan antara Romawi dan Muslim di Mu'tah dan Tabuk. Usamah dikirim karena Nabi Muhammad SAW khawatir khawatir pihak Romawi akan menyerbu Muslimin sebagai akibat pertentangan antara agama yang baru ini dengan mereka yang beragama Nasrani.
Baca juga: Usamah bin Zaid, Panglima Perang Termuda Umat Islam, Porak-porandakan Bizantium
Lebih-lebih lagi karena mereka telah menghasut orang-orang Yahudi yang pindah ke Palestina setelah dikeluarkan oleh Nabi dari Madinah , Taima', Fadak dan daerah-daerah lain yang dulu mereka tempati.
Haekal menduga barangkali dengan kejadian di Mu'tah dan Tabuk itu perhatiannya hendak melindungi perbatasan Arab-Romawi lebih ditingkatkan.
"Ketika pasukan Muslimin berada di Mu'tah itu, banyak pimpinan militer yang gugur, seperti Zaid bin Harisah, Ja'far bin Abi Talib dan Abdullah bin Rawahah. Kemudian Khalid bin al-Walid menarik mundur pasukannya hingga selamat kembali ke Madinah meskipun tidak membawa kemenangan," katanya.
Baca juga: 5 Fakta Usamah Bin Zaid, Jadi Pemimpin Perang di Usia 20 Tahun
Dalam perang Tabuk Rasulullah sendiri yang memimpin pasukan Muslimin. Perjalanannya ini sudah merupakan peringatan, sehingga membuat musuh menarik mundur pasukannya ke luar perbatasan, tanpa terjadi pertempuran. Tidak heran jika kedua peperangan yang terjadi antara Muslimin dengan Romawi itu membuat Nabi segera menyiapkan pasukan Usamah bin Zaid bin Harisah, dan persiapan itu merupakan salah satu politik Nabi dalam mengamankan perbatasan Semenanjung Arab itu dari serangan pasukan Romawi, yang ketika itu merupakan adikuasa.
Pesan Rasulullah kepada Usamah
Muhammad Husain Haekal dalam bukunya yang diterjemahkan Ali Audah berjudul "Abu Bakr As-Siddiq - Yang Lembut Hati" (Pustaka Litera AntarNusa, 1987) menjelaskan Usamah adalah pemimpin pasukan yang diperintahkan oleh Nabi untuk menghadapi Romawi .
Hal ini terjadi setelah bentrokan antara Romawi dan Muslim di Mu'tah dan Tabuk. Usamah dikirim karena Nabi Muhammad SAW khawatir khawatir pihak Romawi akan menyerbu Muslimin sebagai akibat pertentangan antara agama yang baru ini dengan mereka yang beragama Nasrani.
Baca juga: Usamah bin Zaid, Panglima Perang Termuda Umat Islam, Porak-porandakan Bizantium
Lebih-lebih lagi karena mereka telah menghasut orang-orang Yahudi yang pindah ke Palestina setelah dikeluarkan oleh Nabi dari Madinah , Taima', Fadak dan daerah-daerah lain yang dulu mereka tempati.
Haekal menduga barangkali dengan kejadian di Mu'tah dan Tabuk itu perhatiannya hendak melindungi perbatasan Arab-Romawi lebih ditingkatkan.
"Ketika pasukan Muslimin berada di Mu'tah itu, banyak pimpinan militer yang gugur, seperti Zaid bin Harisah, Ja'far bin Abi Talib dan Abdullah bin Rawahah. Kemudian Khalid bin al-Walid menarik mundur pasukannya hingga selamat kembali ke Madinah meskipun tidak membawa kemenangan," katanya.
Baca juga: 5 Fakta Usamah Bin Zaid, Jadi Pemimpin Perang di Usia 20 Tahun
Dalam perang Tabuk Rasulullah sendiri yang memimpin pasukan Muslimin. Perjalanannya ini sudah merupakan peringatan, sehingga membuat musuh menarik mundur pasukannya ke luar perbatasan, tanpa terjadi pertempuran. Tidak heran jika kedua peperangan yang terjadi antara Muslimin dengan Romawi itu membuat Nabi segera menyiapkan pasukan Usamah bin Zaid bin Harisah, dan persiapan itu merupakan salah satu politik Nabi dalam mengamankan perbatasan Semenanjung Arab itu dari serangan pasukan Romawi, yang ketika itu merupakan adikuasa.
Pesan Rasulullah kepada Usamah
Lihat Juga :