Kisah Ubaidillah Putra Umar bin Khattab Membalas Dendam
Jum'at, 22 Desember 2023 - 06:30 WIB
loading...
A
A
A
Dia bahkan menantang beberapa kalangan Muhajirin. Amr bin Ash datang dan mengajaknya bicara, kadang dengan nada keras dan kadang dengan lemah lembut, sampai akhirnya ia mau menyerahkan pedangnya.
Setelah itu datang Sa'ad bin Abi Waqqas, yang juga sudah mendengar tentang kematian Jufainah. Ia menjambak gombak Ubaidillah dan Ubaidillah juga menjambak gombak Sa'ad. Begitu sengit perkelahian mereka itu kalau tidak kemudian datang orang-orang melerainya.
Setelah itu datang pula Utsman bin Affan, yang ketika itu belum lagi dibaiat (sebagai khalifah). Ia merenggut leher Ubaidillah dan Ubaidillah juga merenggut leher Usman. Mereka saling menjambak. Buat mereka dunia sekitarnya sudah gelap.
Kemudian ramai-ramai datang orang turun tangan dan melerai mereka. Ketika itu Utsman berkata: "Terkutuk kau! Engkau membunuh orang yang menjalankan salat dan gadis kecil terakhir yang menjadi jaminan Rasulullah? Engkau tak boleh dibiarkan!"
Baca juga: Jelang Ajal, Umar bin Khattab Dihibur Ibnu Abbas tentang Berita Surga
Tetapi yang terlihat di depan mata Ubaidillah hanyalah darah yang mengalir, darah ayahnya yang mulia. Dia sudah seperti binatang buas, menghadang orang Persia dengan pedang sampai akhirnya ia dipenjarakan.
Saudara-saudara Ubaidillah juga tidak kurang kemarahannya karena pembunuhan atas ayah mereka itu. Hafsah Ummulmukminin yang paling keras marahnya. Disebutkan bahwa Abdullah bin Umar mengatakan: "Semoga Allah memberi rahmat kepada Hafsah! Dia termasuk orang yang mendorong Ubaidillah untuk membunuh mereka."
Setelah itu datang Sa'ad bin Abi Waqqas, yang juga sudah mendengar tentang kematian Jufainah. Ia menjambak gombak Ubaidillah dan Ubaidillah juga menjambak gombak Sa'ad. Begitu sengit perkelahian mereka itu kalau tidak kemudian datang orang-orang melerainya.
Setelah itu datang pula Utsman bin Affan, yang ketika itu belum lagi dibaiat (sebagai khalifah). Ia merenggut leher Ubaidillah dan Ubaidillah juga merenggut leher Usman. Mereka saling menjambak. Buat mereka dunia sekitarnya sudah gelap.
Kemudian ramai-ramai datang orang turun tangan dan melerai mereka. Ketika itu Utsman berkata: "Terkutuk kau! Engkau membunuh orang yang menjalankan salat dan gadis kecil terakhir yang menjadi jaminan Rasulullah? Engkau tak boleh dibiarkan!"
Baca juga: Jelang Ajal, Umar bin Khattab Dihibur Ibnu Abbas tentang Berita Surga
Tetapi yang terlihat di depan mata Ubaidillah hanyalah darah yang mengalir, darah ayahnya yang mulia. Dia sudah seperti binatang buas, menghadang orang Persia dengan pedang sampai akhirnya ia dipenjarakan.
Saudara-saudara Ubaidillah juga tidak kurang kemarahannya karena pembunuhan atas ayah mereka itu. Hafsah Ummulmukminin yang paling keras marahnya. Disebutkan bahwa Abdullah bin Umar mengatakan: "Semoga Allah memberi rahmat kepada Hafsah! Dia termasuk orang yang mendorong Ubaidillah untuk membunuh mereka."
(mhy)
Lihat Juga :