Kebiadaban Israel: Kisah Moemen Al-Khaldi, Berpura-pura Mati selama 3 Hari

Sabtu, 06 Januari 2024 - 05:15 WIB
loading...
Kebiadaban Israel: Kisah...
Korban kebiadaban Israel. Foto/Ilustrasi: MEE
A A A
Kisah Moemen Raed al-Khaldi selama tiga hari berpura-pura mati adalah kisah yang disampaikan Mohammed Qreiqe dari Gaza yang dilansir Middle East Eye atau MEE dalam laporannya berjudul "War on Gaza: Survivors recount harrowing Israeli field executions". Dalam laporan itu tergambar bagaimana kekejaman Israel membantai anak-anak, perempuan, dan semua orang Palestina , tanpa pandang bulu.

Dikisahkan, selama tiga hari, Moemen Raed al-Khaldi terbaring terluka dan tidak bergerak di antara mayat anggota keluarganya yang terbunuh, berpura-pura mati untuk melindungi dirinya dari tembakan tentara Israel .

Kala itu, pada tanggal 21 Desember, tentara Israel masuk ke rumah tempat keluarga Khaldi berlindung di Gaza utara dan, hanya dalam beberapa menit, tentara Israel itu menembak semua orang yang ada.

Mereka lalu meninggalkan rumah itu dan mengira telah membunuh semua orang. Moemen yang masih hidup, ia terluka, sehingga tidak bisa beranjak dari tempatnya. Para tetangga menemukannya dan membawanya ke rumah sakit.

Dari ranjang rumah sakit di Kompleks Medis al-Shifa di Kota Gaza, ia menceritakan kepada Middle East Eye apa yang terjadi pada tanggal 21 Desember itu.

Khaldi dan keluarganya pergi ke rumah kerabat mereka di lingkungan Sheikh Radwan di utara Kota Gaza setelah terpaksa mengungsi dari rumah mereka sendiri.

Baca juga: Genosida Israel: Era Dominasi AS Telah Berakhir

Pura-pura mati

Pada hari yang menentukan itu, setelah matahari terbenam, keluarga tersebut selesai salat dan berbaring bersama di lantai, ditutupi selimut, ketika tentara Israel tiba-tiba meledakkan pintu depan dan menyerbu rumah.

“Semua orang di sekitar langsung terluka, termasuk dua wanita; nenek saya dan seorang wanita hamil lainnya,” kata Khaldi.

Menyapa keluarga tersebut dalam bahasa Ibrani, tentara Israel memerintahkan semua orang untuk mengungsi dari rumah. Namun, karena tidak ada seorang pun yang bisa berbahasa Ibrani, anggota keluarga tersebut tidak memahami perintah tersebut.

"Para prajurit tidak bisa berbahasa Arab. Tidak ada yang bisa berbahasa Ibrani dan kami tidak mengerti apa yang mereka katakan. Jadi, kakek saya mencoba menerjemahkan. Dia hanya mengucapkan beberapa patah kata: 'Dengarkan apa yang tentara katakan padamu dan keluarlah," kata Khaldi.

“Para prajurit berbalik dan mengira ayah saya yang berbicara. Mereka menembaknya dengan peluru, dan dia langsung terbunuh.”

Para prajurit kemudian menembak semua orang di ruangan itu, termasuk Khaldi.

“Kakek saya kemudian syahid, disusul paman saya, lalu dua orang lagi yang juga mengungsi bersama kami, lalu salah satu pemilik rumah. Setelah itu, nenek saya dan wanita hamil itu syahid.”

Baca juga: Hamas: AS Mensponsori Perang Genosida Israel di Gaza

Setelah dia tertembak dan menderita luka di kakinya, Khaldi terbaring tak bergerak di lantai, berpura-pura mati untuk mencegah tembakan lebih lanjut dari tentara.

“Saya melindungi diri saya dengan tetap berada di antara punggung paman saya dan dinding. Saya melindungi kepala saya dalam posisi ini. Saya tetap seperti ini selama tiga hari berpura-pura tidak hidup. Selama waktu itu, tentara masuk dan keluar rumah, menghancurkan tempat itu, tapi saya pura-pura [mati],” kenangnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Apakah Israel akan Hancur?...
Apakah Israel akan Hancur? Ini Nubuat Surat Al-Isra Ayat 7
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Dompet Dhuafa Salurkan...
Dompet Dhuafa Salurkan 3.840 Paket Pangan untuk Warga Palestina
Tadabur Surat Al Maidah...
Tadabur Surat Al Maidah Ayat 21 : Perintah untuk Membela Palestina
Al-Quran Menegaskan...
Al-Quran Menegaskan Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil
Rekomendasi
Ini Link untuk Nobar...
Ini Link untuk Nobar Gerhana Bulan Total Malam Nanti
AMOC Akan Runtuh, Kiamat...
AMOC Akan Runtuh, Kiamat Diprediksi Terjadi setelah Tahun 2050
Ribuan Meteorit di Antartika...
Ribuan Meteorit di Antartika Ditakdirkan Hilang Selamanya
Artikel Terkini
Puasa Tasua dan Asyura,...
Puasa Tasua dan Asyura, Mana yang Lebih Utama?
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Infografis
3 Negara Muslim Ikut...
3 Negara Muslim Ikut Halau Serangan Rudal Iran ke Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved