Hal-hal Penting yang Harus Diperhatikan saat Berpuasa

Senin, 29 Januari 2024 - 11:15 WIB
loading...
A A A
Misalnya disebuah masjid dilakukan buka puasa secara rutin, maka kita berusaha membuat apa yang dapat kita berikan sesuai dengan kemampuan kita. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لاَ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا


“Siapa yang memberi makan kepada orang berpuasa yang sedang berbuka, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad)

4. Hindari perbuatan yang sia-sia

Ini adalah perbuatan yang tidak bernilai pahala dan tidak pula bernilai dosa. Ini ibarat orang yang sekolah lalu ketika penerimaan raportnya dia menemukan raportnya tidak diberi nilai. Tentu sebetulnya ini adalah kerugian.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan hakikat puasa adalah:

لَيْسَ الصِّيَامُ مِنَ الأَكْلِ وَالشَّرَبِ ، إِنَّمَا الصِّيَامُ مِنَ اللَّغْوِ وَالرَّفَثِ


“Puasa bukanlah hanya menahan makan dan minum saja. Akan tetapi, puasa adalah dengan menahan diri dari perkataan lagwu(sia-sia) dan rofats (ucapan yang tidak baik).”

Oleh karena itu hendaknya kita berusaha untuk menjauhi perdebatan. Sebab ini bisa tidak hanya bermanfaat, bahkan bisa mengurangi pahala puasa kita nantinya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

فَإِنْ سَابَّهُ أَحَدٌ أَوْ قَاتَلَهُ فَلْيَقُلْ: إِنِّي امْرُؤٌ صَائِمٌ


“Apabila ada orang yang mencaci makinya atau mengajak bertengkar, katakanlah, ‘Sesungguhnya aku sedang berpuasa.’” (Muttafaq ‘alaihi)

Ada juga orang yang ingin agar laparnya tidak terasa dan waktu berlalu dengan cepat. Lalu dia menghabiskan waktunya dengan bermain game. Dengan cara seperti itu dia tidak merasakan lapar. Tentu ini tidak akan memberikan manfaat sama sekali. Itu semua adalah hal yang sia-sia. Padahal jika kita perhatikan, ada sebuah kaidah yang mengatakan, “amal ibadah itu semakin terasa berat, maka semakin besar pahalanya”. Maka semakin terasa laparnya, semakin terasa susah payahnya kita menghadapi kesulitan dalam puasa kita, sebetulnya semakin membesarkan pahala kita disisi Allah subhanahu wa ta’ala.

Baca juga: Hukum bagi yang Belum Membayar Qadha Puasa Ramadan

Wallahu A'lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mengapa Zulhijjah Termasuk...
Mengapa Zulhijjah Termasuk Bulan Haram? Begini Penjelasannya
Benarkah Pahala Puasa...
Benarkah Pahala Puasa Syawal Seperti Pahala Puasa Setahun? Simak Penjelasannya!
5 Perbuatan Penghilang...
5 Perbuatan Penghilang Pahala Puasa Ramadan yang Penting Diketahui
Pahala Puasa Ramadan...
Pahala Puasa Ramadan Hari ke-1 Sampai Hari ke-30, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Inilah Orang-orang yang...
Inilah Orang-orang yang Mendapat Rukhsah Tidak Puasa di Bulan Ramadan
Puasa Itu, Rahasia antara...
Puasa Itu, Rahasia antara Kita dan Allah SWT Saja!
Rekomendasi
Benda Berbulu Jatuh...
Benda Berbulu Jatuh dari Langit, Apakah Itu?
Bentuk Kesetiaan, Sepasang...
Bentuk Kesetiaan, Sepasang Kecoa Saling Kanibalisme Usai Kawin
NASA Buka Suara Soal...
NASA Buka Suara Soal Dugaan Pesawat Alien 3I/ATLAS: Itu Cuma Komet Biasa!
Artikel Terkini
Pernikahan Membuka Pintu...
Pernikahan Membuka Pintu Rezeki, Benarkah?
Islam Menganjurkan Pernikahan...
Islam Menganjurkan Pernikahan Diumumkan ke Publik, Begini Alasannya!
9 Hadis tentang Pernikahan,...
9 Hadis tentang Pernikahan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Ingin Menikah? Bulan...
Ingin Menikah? Bulan Zulhijjah dan Muharram Jadi Waktu yang Penuh Keberkahan
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
Infografis
8 Hal yang Harus Disiapkan...
8 Hal yang Harus Disiapkan di Kendaraan Sebelum Berangkat Mudik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved