Genosida Israel: Kisah Ahed Bseiso Diamputasi, Menahan Sakit dengan Membaca Al-Quran

Jum'at, 02 Februari 2024 - 13:56 WIB
loading...
Genosida Israel: Kisah...
Ahed Bseiso setelah diamputasi. Foto: al Jazzera
A A A
Ahed Bseiso mengalami disorientasi, terkejut, dan mati rasa terhadap rasa sakit luar biasa setelah dia terluka akibat penembakan Israel di rumah keluarganya di Gaza utara.

“Yang saya lihat hanyalah kabut putih… Sesaat, saya pikir saya sudah mati,” kata Ahed kepada Al Jazeera, mengenang peristiwa 19 Desember.

Hari itu, mengikuti rutinitasnya sejak 7 Oktober, ketika Israel melancarkan serangan paling brutal di Gaza hingga saat ini, mahasiswi berusia 17 tahun dan kakak perempuannya, Mona, naik ke lantai enam gedung mereka pada pukul 10.30.

Mereka pergi ke sana untuk menelepon ayah mereka, yang tinggal di luar negeri. Mereka mencoba berbicara dengannya setiap hari untuk memberitahunya bahwa mereka masih hidup di tengah pengepungan, pemboman hebat, dan kekurangan pasokan penting.

Pemadaman telekomunikasi dan kemacetan yang berulang di Gaza membuat banyak orang harus naik ke atap untuk mendapatkan sinyal, mencari penguat sinyal, atau menggunakan kartu eSIM yang terhubung ke operator telekomunikasi regional mana pun.

Baca juga: Genosida Israel: Era Dominasi AS Telah Berakhir

Ahed mengatakan dia melihat sebuah tank Israel berukuran luar biasa besar di luar gedung, tapi dia tidak terlalu memikirkannya karena rumah mereka telah dikelilingi oleh kendaraan tentara setelah gencatan senjata antara Israel dan Hamas berakhir pada bulan November.

Dia duduk dan bersiap untuk menghubungi nomor ayahnya.

"Saya berhasil mengatakan 'Saya hidup'. “Saya menyilangkan kaki dan tiba-tiba, saya terbalik,” katanya.

Ahed kehilangan salah satu anggota tubuhnya – hampir seluruh betis kanannya – dan mengeluarkan banyak darah.

Keterkejutannya sangat parah sehingga dia terdiam, begitu pula saudara perempuannya – dia kemudian menyadari “Mona takut memanggilku kalau-kalau aku tidak menjawab”.

“Akhirnya, ketika saya memahami apa yang baru saja terjadi, saya berhasil mengatakan: ‘Saya hidup’.”

Sepupu laki-laki Ahed bergegas menggendongnya ke bawah. Dia ingat melihat ke bawah dan berteriak, bertanya kepada sepupunya apakah kakinya masih di sana karena dia tidak dapat melihatnya.

“Yang dilakukan sepupu saya hanyalah menutup mata,” kenangnya.

Baca juga: Hamas: AS Mensponsori Perang Genosida Israel di Gaza

Satu-satunya tempat mereka bisa mendudukkan Ahed adalah di meja makan, tempat ibunya tadi sedang menguleni adonan roti, pemandangan umum di rumah-rumah di Gaza ketika pengepungan total Israel membuat makanan dan bahan pokok menjadi langka.

Seseorang berlari mencari pamannya, Hani, seorang ahli ortopedi dan satu-satunya dokter di antara 30 kerabat yang tinggal di gedung keluarga.

Hani telah mengirim istri dan empat anaknya keluar dari daerah kantong pada awal serangan, sementara dia tetap tinggal.

Maka, dia mendapati dirinya memandangi kaki keponakannya yang terputus dan mengetahui bahwa dia harus menyelamatkannya, tanpa persediaan medis, anestesi, atau bahkan kain kasa bersih.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Apakah Israel akan Hancur?...
Apakah Israel akan Hancur? Ini Nubuat Surat Al-Isra Ayat 7
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Dompet Dhuafa Salurkan...
Dompet Dhuafa Salurkan 3.840 Paket Pangan untuk Warga Palestina
Bagaimana Bentuk Jihad...
Bagaimana Bentuk Jihad Wanita Masa Kini? Simak Penjelasannya di Sini!
Tadabur Surat Al Maidah...
Tadabur Surat Al Maidah Ayat 21 : Perintah untuk Membela Palestina
Rekomendasi
7 Hewan yang Memanfaatkan...
7 Hewan yang Memanfaatkan Magnet Bumi untuk Navigasi
Dianggap Mistis, Fenomena...
Dianggap Mistis, Fenomena Halo Terjadi di Langit Inggris
Rencana Jahat Firaun...
Rencana Jahat Firaun terhadap Nabi Musa Tertinggal di Danau Nasser?
Artikel Terkini
Keutamaan Menutup Aib...
Keutamaan Menutup Aib Orang Lain dalam Islam, Allah Janjikan 3 Balasan Luar Biasa
Kisah Nabi Musa dan...
Kisah Nabi Musa dan Pendosa 40 Tahun, Bukti Allah Menutupi Aib Hamba yang Bertobat
Doa Agar Allah Menutupi...
Doa Agar Allah Menutupi Aib Kita, Lengkap Arab, Latin, Artinya, dan Hadis Nabi
4 Cara Mengetahui Aib...
4 Cara Mengetahui Aib Diri Sendiri Menurut Islam, Jangan Sibuk Mencari Aib Orang
Tanda Allah Menutup...
Tanda Allah Menutup Aib Seseorang, Ini Pesan Mendalam Habib Umar bin Hafizh
Bahaya Mengumbar Aib...
Bahaya Mengumbar Aib di Media Sosial, Ini Penjelasan Islam Berdasarkan Al-Qur'an
Infografis
10 Kota Israel Dihuni...
10 Kota Israel Dihuni Banyak Umat Islam, Ada yang 99% Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved