Kongres Islam Dunia: Kegagalan Memulihkan Kekhalifahan Ottoman

Minggu, 04 Februari 2024 - 17:13 WIB
loading...
Kongres Islam Dunia:...
Shaukat Ali bersama delegasi lain di Transyordania sebelum Kongres Islam Dunia 1931 di Yerusalem (Perpustakaan Kongres)
A A A
Kongres Islam Dunia tahun 1931 di Yerusalem merupakan momen penting dalam politik Islam. Kongres ini menarik para pemikir dan politisi Muslim dari seluruh dunia.

Kongres yang dijadwalkan pada bulan Desember itu, memicu rumor adanya rencana besar untuk memulihkan kekhalifahan Ottoman . "Hal ini tentu saja merupakan tujuan Shaukat Ali," tulis Imran Mulla dalam artikelnya yang dilansir Middle East Eye atau MEE berjudul "How the 1931 World Islamic Congress in Jerusalem made Palestine an international cause".

Shaukat Ali adalah tokoh politik penting asal India . Dia berangkat ke French Riviera untuk bertemu Abdulmecid II, mantan khalifah Ottoman, sebuah gelar yang diklaim sebagai penerus Nabi Muhammad dan kepemimpinan dunia Islam.

Setelah kekhalifahan dihapuskan pada tahun 1924, nizam Hyderabad yang sangat kaya, penguasa negara pangeran terbesar di India, mendukung mantan khalifah tersebut secara finansial, membiarkannya tinggal bersama keluarganya di sebuah vila di French Riviera.

Baca juga: Kongres Islam Dunia dan Kisah Muhammad Ali Dimakamkan di Yerusalem

Pada tahun 1931, Abdulmecid bertujuan untuk menghidupkan kembali kekhalifahan dengan dukungan tokoh-tokoh Muslim dari seluruh dunia. Ambisi mantan khalifah ini adalah mendirikan rumah baru bagi warisan Ottoman di anak benua India.

Shaukat Ali menjadi perantara pernikahan antara putri Abdulmecid dan Nizam putra Hyderabad sebulan sebelum Kongres Islam Dunia. Putra sulung dari pernikahan tersebut akan menjadi khalifah dan penguasa Hyderabad.

Abdulmecid, Shaukat Ali dan Mufti Haj Amin al-Hussaini (mufti Yerusalem) bermaksud menggunakan Kongres Islam Dunia untuk menggalang dukungan bagi kebangkitan kembali kekhalifahan. Namun bagi Hussaini, tujuannya juga menjadikan Palestina sebagai pemain kunci dalam pembentukan persatuan politik Islam yang baru.

Menjelang kongres, pemerintah republik Turki memperingatkan bahwa rencana untuk mengembalikan kekhalifahan sedang terjadi.

Ankara mendesak pemerintah Prancis untuk menghentikan kepergian mantan khalifah ke Yerusalem, namun sia-sia.

Kontroversi meningkat, dengan raja-raja Mesir dan Arab Saudi menolak hadir.

Menjelang acara tersebut dan di bawah tekanan dari Inggris, mufti tersebut menyatakan di Yerusalem bahwa “tidak ada khalifah yang akan dipilih oleh kongres”, namun kemudian dengan samar menambahkan bahwa “kami akan menangani pertanyaan ini secara abstrak”.

Baca juga: Kongres Umat Islam Perlu Rekomendasikan Pembentukan Pasar Muslim

Sementara itu di Prancis , sekretaris mantan khalifah Hussein Nakib Bey memberi tahu wartawan Amerika bahwa Abdulmecid “terus-menerus berhubungan dengan Mufti Agung Palestina” – sebelum menolak untuk mengatakan apa pun lagi.

Pada titik ini, Kementerian Luar Negeri Inggris sangat ingin melarang kongres tersebut, namun harus mundur setelah para pejabat di Palestina memperingatkan bahwa tindakan tersebut akan memicu “pemberontakan Arab”. Sebagai kompromi, Inggris memutuskan untuk menolak masuknya Abdulmecid ke Palestina.
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kiai Said: Muslim China...
Kiai Said: Muslim China Bisa Menjadi Jembatan Penghubung Peradaban Global
MABIMS Sepakati 8 Resolusi...
MABIMS Sepakati 8 Resolusi Falak, Indonesia Tuan Rumah Bimtek Hisab Rukyat 2026
Buldantour Tawarkan...
Buldantour Tawarkan Pendidikan Bersertifikat Resmi di Masjid Nabawi Setahun Penuh
Setelah Assad Digulingkan:...
Setelah Assad Digulingkan: Siapa yang Akan Memerintah Suriah?
Jelang Runtuhnya Turki...
Jelang Runtuhnya Turki Utsmani: 27 Sultan Tidak Dapat Diandalkan
Mirza Ghulam Ahmad dan...
Mirza Ghulam Ahmad dan Paham Imam Mahdi Pengikutnya
Rekomendasi
Fenomena Alam Ini yang...
Fenomena Alam Ini yang Menyebabkan Gunung-gunung Beterbangan saat Kiamat
Temuan 123 Simbol Maya...
Temuan 123 Simbol Maya Ungkap Keberadaan Kota Misterius yang Hilang
Ilmuwan Temukan Patrick...
Ilmuwan Temukan Patrick Bintang Laut Pantat Besar di Argentina
Artikel Terkini
Doa Agar Allah Menutupi...
Doa Agar Allah Menutupi Aib Kita, Lengkap Arab, Latin, Artinya, dan Hadis Nabi
4 Cara Mengetahui Aib...
4 Cara Mengetahui Aib Diri Sendiri Menurut Islam, Jangan Sibuk Mencari Aib Orang
Tanda Allah Menutup...
Tanda Allah Menutup Aib Seseorang, Ini Pesan Mendalam Habib Umar bin Hafizh
Bahaya Mengumbar Aib...
Bahaya Mengumbar Aib di Media Sosial, Ini Penjelasan Islam Berdasarkan Al-Qur'an
Komisi VIII DPR Beri...
Komisi VIII DPR Beri Sinyal Ongkos Haji 2027 Naik
Tata Cara Menguburkan...
Tata Cara Menguburkan Jenazah Sesuai Syariat Islam, Lengkap dari Awal hingga Akhir
Infografis
Terkait Dunia Penerbangan,...
Terkait Dunia Penerbangan, 4 Penemuan BJ Habibie yang Diakui Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved