Semarak Puasa Ramadan untuk Membendung Islamofobia

Rabu, 20 Maret 2024 - 19:35 WIB
loading...
Semarak Puasa Ramadan...
Ketua Umum ADDAI, Moch. Syarif Hidayatullah menjelaskan bahwa dalam bulan Ramadan umat Islam dilatih untuk bersabar, merukunkan, dan mengasihi sesama manusia. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Bulan Ramadan yang juga disebut sebagai syahru rahmat (bulan yang penuh rahmat), tidak hanya sekadar diisi dengan ritual berpuasa semata. Terkadang umat Islam lupa tentang bagaimana esensi puasa yang seharusnya, yaitu membentuk individu muslim menjadi pribadi yang menyebar rahmat dan perdamaian.

Ketua Umum Asosiasi Dai-Daiyah Indonesia (ADDAI), Moch. Syarif Hidayatullah menjelaskan bahwa dalam bulan Ramadan umat Islam dilatih untuk bersabar, merukunkan, dan mengasihi sesama manusia.

Baca juga: Begini Aturan Berbuka Puasa di KRL selama Ramadan 2024

“Ini adalah momen di mana kesabaran, perdamaian, dan kasih sayang menjadi fokus latihan. Jadi, jika seseorang berpuasa tetapi tidak mempraktikkan sifat-sifat tersebut, maka dia sebenarnya gagal memahami esensi sejati dari puasa,” jelasnya di Jakarta, Rabu (20/3/2024).

Dalam konteks ini, Syarif mengutip sebuah hadis yang menekankan bahwa orang yang berpuasa seharusnya menghindari provokasi dan konflik. Bahkan, mereka diperintahkan untuk menjawab provokasi dengan menyatakan bahwa mereka sedang berpuasa.

“Maka dari itu, jika ada seseorang yang berpuasa lalu ia justru menebar konflik dan hal-hal yang negatif, maka dipastikan ia telah gagal dalam memahami esensi puasa itu sendiri. Kalau orang yang memahami esensi puasa pasti dia akan jadi pribadi yang ramah dan menebar rahmat kepada seluruh manusia,” terangnya.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama Fakultas Dirasat Islamiyah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini juga memberikan penekanan tentang signifikasi ibadah puasa dalam mereduksi fenomena Islamofobia yang masih saja ada.

Baca juga: Inilah Tempat yang Menjalani Puasa Ramadan 2024 Terpendek dan Terpanjang

Menurutnya, Islamofobia adalah fenomena yang timbul akibat tindakan kekerasan yang mengatasnamakan Islam dan isu itu membutuhkan perhatian semua pihak. Karena itu, Islamofobia harus dilihat tidak hanya dari satu perspektif saja.

“Kebencian terhadap Islam tidak hanya berasal dari tindakan kekerasan yang dilakukan oleh sebagian kecil umat Islam, tetapi juga dari propaganda media yang merusak. Oleh karena itu, penanganan Islamofobia memerlukan pendekatan yang komprehensif, termasuk pengawasan media yang lebih fair dan edukasi yang lebih baik terhadap umat Islam tentang prinsip-prinsip agama mereka,” ungkap Syarif.

Dia juga menekankan pentingnya umat Islam untuk tidak memonopoli kebenaran dan memahami bahwa ajaran Islam tidak mendukung tindakan kekerasan. Bahkan, konsep jihad sendiri sering disalahpahami hingga digunakan untuk kepentingan politik atau ekonomi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ramadan, Waktu yang...
Ramadan, Waktu yang Tepat Mendulang Berbagai Pahala
Syafana Ramadhan Boarding...
Syafana Ramadhan Boarding Camp Bentuk Karakter Pemimpin Islam
Lintasarta Salurkan...
Lintasarta Salurkan Program Sosial Ramadan bagi Lebih dari 1.500 Penerima Manfaat di Berbagai Kota
Memasuki 10 Hari Terakhir...
Memasuki 10 Hari Terakhir Ramadan dan 10 Amalan Terbaiknya, Umat Muslim Wajib Tahu!
Muhammadiyah Tetapkan...
Muhammadiyah Tetapkan Lebaran 2026 pada Jumat 20 Maret
Bolehkah Menjalankan...
Bolehkah Menjalankan Puasa Ramadan dengan Niat Diet? Simak Jangan Sampai Keliru
Rekomendasi
Picu Reaksi Katalitik,...
Picu Reaksi Katalitik, Lubang Ozon di Antartika Semakin Besar
Ilmuwan Ungkap Fenomena...
Ilmuwan Ungkap Fenomena Alam Mematikan yang Dikaitkan dengan Nyi Roro Kidul
Rotasi Inti Bumi Melambat,...
Rotasi Inti Bumi Melambat, Ahli Beberkan Dampaknya
Artikel Terkini
Jemaah asal Tuban Bagikan...
Jemaah asal Tuban Bagikan Pentingnya JKN untuk Perjalanan Ibadah Haji yang Tenang
Syarat Istithaah Sukses...
Syarat Istithaah Sukses Tekan Angka Jemaah Haji Indonesia Sakit Pascaarmuzna
Kunjungi Misi Haji di...
Kunjungi Misi Haji di Makkah, Wamenhaj Arab Saudi Puji Perubahan Radikal Sistem Haji Indonesia
Baca Selawat Nabi 1000...
Baca Selawat Nabi 1000 Kali di Hari Jumat, Kelak Diperlihatkan Kedudukannya di Surga
Cemas karena Ekonomi...
Cemas karena Ekonomi Terpuruk? Baca Doa Ini Bakda Ashar Hari Jumat, InsyaAllah Mustajab!
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved