Cerita Ramadan Mahasiswa Indonesia di Rusia, Puasa 15 Jam hingga Kangen Suara Azan
Selasa, 26 Maret 2024 - 12:46 WIB
loading...
Mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh kuliah di Rusia buka bersama usai menjalankan puasa Ramadan selama 14-15 jam. Foto/Ist
A
A
A
MOSKOW - Mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh kuliah di Rusia harus menjalankan ibadah Ramadan dengan durasi lebih lama. Di negeri beruang merah itu, puasa Ramadan berlangsung 14-15 jam.
Seperti diceritakan Faiz Arsyad, yang sedang menempuh pendidikan master tahun terakhir di Higher School of Economics (HSE University), Moskow, Rusia. Dia berbagi cerita tentang suasana Bulan Ramadan di Rusia.
Baca juga: Ramadan di Seluruh Dunia, Daerah-daerah Ini Memiliki Jam Puasa Terlama dan Terpendek
Bagi Faiz ini, Indonesia tetap menjadi rumah yang nyaman dan menyenangkan untuk melaksanakan ibadah puasa Ramadhan,
“Walaupun Ramadan tahun ini adalah tahun ketiga saya berpuasa di Rusia, namun tetap ada perasaan kangen dengan keluarga, teman terdekat, makanan, suara azan, musik Ramadan dan rutinitas lainnya selama di Indonesia. Jadi rasanya tetap ingin pulang ke Indonesia,” ungkap Wasekjen DPP KNPI ini dalam keterangan tertulisnya, Selasa (26/3/2024).
Bagi mahasiswa kelahiran Bandung ini, ada beberapa tantangan yang ia hadapi selama menjalankan ibadah puasa Ramadan di Rusia,
“Walaupun sudah beradaptasi, namun tantangan dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan di Rusia tetap ada, seperti durasinya yang lebih lama (kurang lebih 14-15 jam). Namun jika dibandingkan dengan tahun lalu, puasa Ramadan tahun ini lebih cepat meskipun sama-sama di musim semi,” kata Faiz.
Baca juga: 3 Negara di Dunia ini Pernah Melarang Warga Negaranya Puasa Ramadan
Selain itu, banyak masyarakat non-islam juga yang tidak tahu atau tidak sadar kalau sekarang adalah Bulan Ramadan, sehingga tidak ada perayaan khusus.
"Bahkan terkadang saya juga masih memiliki kuliah ketika waktu berbuka puasa, dan ketika tiba di kampus, banyak mahasiswa yang makan dan minum di berbagai sudut terutama di Kantin (tanpa tirai), sangat berbeda jauh dengan suasana di Indonesia,” tambah Faiz.
Seperti diceritakan Faiz Arsyad, yang sedang menempuh pendidikan master tahun terakhir di Higher School of Economics (HSE University), Moskow, Rusia. Dia berbagi cerita tentang suasana Bulan Ramadan di Rusia.
Baca juga: Ramadan di Seluruh Dunia, Daerah-daerah Ini Memiliki Jam Puasa Terlama dan Terpendek
Bagi Faiz ini, Indonesia tetap menjadi rumah yang nyaman dan menyenangkan untuk melaksanakan ibadah puasa Ramadhan,
“Walaupun Ramadan tahun ini adalah tahun ketiga saya berpuasa di Rusia, namun tetap ada perasaan kangen dengan keluarga, teman terdekat, makanan, suara azan, musik Ramadan dan rutinitas lainnya selama di Indonesia. Jadi rasanya tetap ingin pulang ke Indonesia,” ungkap Wasekjen DPP KNPI ini dalam keterangan tertulisnya, Selasa (26/3/2024).
Bagi mahasiswa kelahiran Bandung ini, ada beberapa tantangan yang ia hadapi selama menjalankan ibadah puasa Ramadan di Rusia,
“Walaupun sudah beradaptasi, namun tantangan dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan di Rusia tetap ada, seperti durasinya yang lebih lama (kurang lebih 14-15 jam). Namun jika dibandingkan dengan tahun lalu, puasa Ramadan tahun ini lebih cepat meskipun sama-sama di musim semi,” kata Faiz.
Baca juga: 3 Negara di Dunia ini Pernah Melarang Warga Negaranya Puasa Ramadan
Selain itu, banyak masyarakat non-islam juga yang tidak tahu atau tidak sadar kalau sekarang adalah Bulan Ramadan, sehingga tidak ada perayaan khusus.
"Bahkan terkadang saya juga masih memiliki kuliah ketika waktu berbuka puasa, dan ketika tiba di kampus, banyak mahasiswa yang makan dan minum di berbagai sudut terutama di Kantin (tanpa tirai), sangat berbeda jauh dengan suasana di Indonesia,” tambah Faiz.
Lihat Juga :