Ekonomi Halal Global Akan Mencapai USD7,7 Triliun Pada 2025

Sabtu, 30 Maret 2024 - 05:15 WIB
loading...
Ekonomi Halal Global...
Keuangan Islam sebagai sebuah sektor baru berusia 30 tahun, dengan perkembangan terbesar dalam 15 tahun terakhir. Ilustrasi: Ist
A A A
Ekonomi halal Islam global diperkirakan akan mencapai nilai pasar sebesar USD7,7 triliun pada tahun 2025, lebih dari dua kali lipat nilai pasar halal sebesar USD3,2 triliun pada tahun 2015. Secara signifikan juga jauh lebih tinggi dibandingkan dengan nilai pasar sebesar USD5,7 triliun yang dicapai tahun 2021.

Laporan General Council for Islamic Banks and Financial Institutions mengungkapkan tahun lalu pasar dana Islam global telah tumbuh lebih dari 300 persen selama dekade terakhir, dengan hampir USD200 miliar kini dikelola secara global.

Statistik tersebut menggambarkan peningkatan permintaan terhadap investasi halal – atau “sesuai syariah” – dan peluang.

Berinvestasi diperbolehkan dalam Islam, namun aspek-aspek tertentu dalam praktik investasi – seperti membebankan atau membayar bunga – tidak diperbolehkan. Hal ini secara tradisional berarti kurangnya peluang bagi penabung dan investor Muslim di masa lalu.

Baca juga: Genosida Israel Dorong Investasi Halal: Kaum Milineal Pilih Investasi yang Lebih Etis

Apa itu investasi halal?

Halal adalah istilah Arab yang berarti “diizinkan” dan menetapkan bahwa:

- Transaksi tidak boleh melibatkan “ riba ” (bunga).

- Investasi tidak boleh dilakukan pada aset atau komoditas yang “ haram ” (melanggar hukum) seperti produk daging babi, alkohol, peralatan militer, dan lain-lain.

- Investasi tidak dapat dilakukan berdasarkan “gharar”, yang digambarkan sebagai “transaksi yang sangat tidak pasti atau transaksi yang bertentangan dengan gagasan kepastian dan transparansi dalam bisnis”.

“Investasi halal pada dasarnya adalah mengelola uang dan keuangan Anda sesuai dengan keyakinan Anda,” ujar Omar Shaikh, direktur Dewan Keuangan Islam Inggris (UKIFC) kepada Al Jazeera.

“UmatIslam percaya bahwa menghasilkan uang dengan cara yang halal lebih baik daripada menghasilkan uang (walaupun lebih banyak) dengan cara yang merugikan masyarakat dan bertentangan dengan moral agama.”

Baca juga: 'Mabuk' Investasi Miras, Investor Halal Ogah ke RI?
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Inilah Makanan Halal...
Inilah Makanan Halal dalam Surat Al Maidah Ayat 4, Kaum Muslim Wajib Tahu!
10 Cara Memuliakan Orang...
10 Cara Memuliakan Orang Tua, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Jenis Perceraian yang...
Jenis Perceraian yang Diharamkan dalam Islam
11 Kaidah Islam yang...
11 Kaidah Islam yang Bisa Mempersempit Perceraian
Istiqlal Halal Walk...
Istiqlal Halal Walk 2025, Menag Harap Literasi Halal Meningkat
Bagaimana Hukum Transfusi...
Bagaimana Hukum Transfusi Darah dari Non Muslim? Begini Penjelasannya
Rekomendasi
7 Hewan yang Memanfaatkan...
7 Hewan yang Memanfaatkan Magnet Bumi untuk Navigasi
Mamalia Rawa Ini Hidup...
Mamalia Rawa Ini Hidup Berdampingan dengan Dinosaurus
Cari Tahu Pemicu Musnahnya...
Cari Tahu Pemicu Musnahnya Dinosaurus, Tanda-tanda Kiamat Ditemukan di Dasar Laut
Artikel Terkini
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Fakta Sejarah: Hijrah...
Fakta Sejarah: Hijrah Nabi SAW Terjadi di Bulan Rabiul Awal, Bukan Muharram
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Awal Tahun Baru Hijriah?
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved