Tobat Adalah Reparasi dan Penyembuhan Keimanan yang Rusak

Senin, 17 Agustus 2020 - 05:00 WIB
loading...
A A A
Taubatan Nasuha
Bagi pelaku dosa besar, tobat yang dijalaninya dikenal dengan taubat nasuha. Terdapat empat hal yang harus dilaksanakannya.

Pertama, meninggalkan perbuatan maksiat. Kedua, menyesali dosa yang telah dilakukan. Ketiga, berniat tidak akan kembali melakukan maksiat pada masa yang akan datang untuk selama-lamanya. Keempat, jika dosa besar yang dilakukan seseorang terkait dengan hak-hak manusia (huquq al-adam), ia harus mengembalikan hak orang lain tersebut.

Misalnya, jika seseorang berutang kepada orang lain, maka untuk mendapatkan ampunan Allah SWT, ia harus membayar utangnya itu kepada yang mempiutanginya. Demikian pula, jika dalam perbuatan dosanya terdapat hak-hak Allah SWT (huquq Allah), ia harus menunaikan hak-hak tersebut sesuai dengan ketentuan Islam.

Baca juga: Bahayanya Mabuk Cinta dan Perintah Bertaubat

Misalnya, seseorang yang melakukan dosa zina, ia harus menjalani hukuman, didera sebanyak seratus kali, dan jika pelaku zina itu orang yang telah pernah kawin secara sah, maka ia harus menerima hukuman rajam sampai mati. Dengan terlaksananya hukuman tersebut barulah dosanya akan diampuni Allah SWT.

Di dalam hadis yang diriwayatkan dari Imran bin Husain disebutkan, “Seorang perempuan dari suku Juhainah yang sedang hamil karena berzina telah datang kepada Rasulullah SAW sembari berkata, ’Hai Nabi Allah, saya harus menjalani hukuman (karena zina), maka lakukanlah hukuman itu atasku.’

Rasulullah SAW mengimbau walinya sambil berkata, ’Berlaku baiklah kepadanya. Apabila dia telah melahirkan, bawalah dia kepadaku.’ Kemudian Rasulullah SAW memerintahkan agar pakaiannya diperketat, lalu beliau memerintahkan merajamnya, dan beliau melakukan salat jenazah atas jenazahnya.” (Baca juga: Kematian Itu Mendadak, Perbaiki Amal Mulai Sekarang )

Terkait perbuatan Rasulullah ini, Umar bin al-Khattab bertanya, “Mengapa engkau melakukan salat jenazah atasnya hai Rasulullah, bukankah ia telah berzina?”

Rasulullah SAW menjawab, “Dia telah bertobat dengan suatu tobat, yang seandainya dibagikan kepada tujuh puluh orang penduduk Madinah, niscaya mereka akan diliputinya. Dan apakah engkau mendapatkan yang lebih baik daripada orang yang menyerahkan dirinya untuk Allah?” (HR. Muslim).

Muhammad bin Isma'il al-Kahlani as-San‘ani mengatakan, hadis ini menjadi dalil bahwa tobat tidak menghilangkan kewajiban menerima hukuman. Inilah pendapat yang paling kuat di antara dua pendapat dalam Mazhab Syafi‘i dan ini pula pendapat jumhur ulama. (Baca juga: Janganlah Menunda-Nunda Taubat)
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Bacaan Zikir Bulan Rajab,...
Bacaan Zikir Bulan Rajab, Rabbighfirli Warhamni Watub Alayya Beserta Artinya
Kesalahan yang Banyak...
Kesalahan yang Banyak Terjadi dalam Berpoligami, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Inilah Syarat Bolehnya...
Inilah Syarat Bolehnya Berpoligami Menurut Syaikh Yusuf Al Qardhawi
Surat Hud Ayat 3 dan...
Surat Hud Ayat 3 dan 52, Dalil Istighfar dan Tobat Pintu Rezeki
Amalan Istighfar, Keutamaan...
Amalan Istighfar, Keutamaan dan Faedahnya dalam Kehidupan
Rekomendasi
Terletak di Indonesia,...
Terletak di Indonesia, Patahan Banda Bisa Picu Bencana Melebihi Gempa Turki
Gunung Everest Tumbuh...
Gunung Everest Tumbuh Tinggi Lebih Cepat, Ilmuwan Beberkan Hal Ini
Penemuan DNA Kuno Mengubah...
Penemuan DNA Kuno Mengubah Arah Sejarah Manusia
Artikel Terkini
Doa agar Bisa Mewujudkan...
Doa agar Bisa Mewujudkan Keluarga Samawa
Adab Suami Istri agar...
Adab Suami Istri agar Rumah Tangga Samawa, Imam Ghazali: Bukan Sekadar Tidak Menyakiti
Cara Mengenali Rumah...
Cara Mengenali Rumah Tangga Samawa, Ini 7 Ciri-Cirinya Menurut Ajaran Islam
Doa agar Dijauhkan dari...
Doa agar Dijauhkan dari Perceraian dan Konflik Rumah Tangga
Cara Islam Mengelola...
Cara Islam Mengelola Konflik Rumah Tangga: Teladan Rasulullah, Fatimah, dan Ali bin Abi Thalib
Soal Waktu : Benarkah...
Soal Waktu : Benarkah Sehari di Akhirat Sama dengan 1.000 Tahun di Dunia?
Infografis
10 Ilmuwan Muslim yang...
10 Ilmuwan Muslim yang Mengubah Wajah Ilmu Pengetahuan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved