Janganlah Menunda-Nunda Taubat

Senin, 06 Juli 2020 - 17:06 WIB
loading...
Janganlah Menunda-Nunda...
Menunda taubat merupakan salah satu dosa yang wajib dimohonkan ampunan kepada Allah Subhanahu wa Taala. Foto ilustrasi/ist
A A A
Sesungguhnya taubat adalah suatu kewajian. Taubat ialah titik penentu bagi kelangsungan hidup seorang hambah di akhirat. Taubat juga merupakan setinggi-tingginya derajat penghambaan seorang kepada Rabb-nya.

Setiap anak Adam tidak akan bisa lepas dari kesalahan dan dosa, sedangkan sebaik-baknya orang yang berdosa adalah mereka yang bertaubat. Maka dari itu tolok ukurnya adalah kesempurnaan di akhir, bukan kekurangan di awal.
Namun demikian, faktanya banyak sekali kesalahan dalam bertaubat yang terjadi pada sebagian orang akibat dari ketidaktahuan tentang arti taubat atau karena kelalaian dan kurang perhatian terhadap masalah taubat ini. (Baca juga : Belajar Patriotisme dan Hak Asasi Wanita dari Nusaibah binti Ka’ab Al-Ansariyah )

Salah satunya, seringkali orang menunda-nunda taubat itu sendiri. Di antara manusia terdapat segolongan orang yang mengetahui kesalahannya dan memahami keharaman perbuatan yang dilakukannya. Namun dia masih saja menunda-nunda taubat dan selalu mengatakan: 'Nanti dulu'.

Di antara mereka ada yang menundanya sampai menikah, lulus sekolah, bahkan sampai menginjak usia senja, dan karena berbagai alasan penundaan yang lainnya. Ini merupakan kesalahan besar sebab bertaubat wajib dilakukan secara langsung. Pasalnya, semua perintah Allah dan Rasul-Nya menyatakan bahwa bertaubat itu wajib dilkasanakan secara langsung, selama tidak ada dalil yang menunjukkan kebolehan menunda pelaksanaanya. Bahkan menunda taubat merupakan salah satu dosa yang wajib dimohonkan ampunan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Imam Al-Ghazali rahimahullah berkata, "Tidak ada keraguan mengenai kewajiban bertaubat secara langsung. Sebab mengenali berbagai kemaksiatan sebagai sesuatu yang membinasakan merupakan sebagian dari iman. Maka itu wajib dilakukan segera".

Pendapat lain, dari Ibnu Qayyim rahimahullah berkata: "Bertaubat dengan segera merupakan suatu kewajiban yang harus dilakukan dan tidak boleh ditunda. Setiap kali seorang hamba menunda taubat, berarti ia telah berbuat maksiat kepada Allah dan apabila sudah bertaubat dari dosa yang dilakukannya, maka tinggal kewajiban untuk bertaubat dari perbuatan menunda pelaksanaan taubat.

Jarang sekali hal ini terlintas dalam pikiran orang yang bertaubat, bahkan menurutnya, apabila sudah bertaubat dari dosa yang ia lakukan, berarti tidak ada lagi kewajiban lain yang harus ia lakukan. Padahal, masih ada satu lagi kewajiban yang harus ia laksanakan yaitu bertaubat dari perbuatan menunda-nundanya.

Dalam kitab Qisharul Amal, Ibnu Abid Dunya rahimahullah menyebutkan, dari ikrimah rahimahullah dalam firman Allah Ta'ala :

وَقَدْ كَفَرُوا۟ بِهِۦ مِن قَبْلُ ۖ وَيَقْذِفُونَ بِٱلْغَيْبِ مِن مَّكَانٍۭ بَعِيدٍ

"Dan sesungguhnya mereka telah mengingkari Allah sebelum itu; dan mereka menduga-duga tentang yang ghaib dari tempat yang jauh". (QS Saba : 53)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Tanda Akhir Zaman Kian...
Tanda Akhir Zaman Kian Nyata, Banyak Manusia Mudah Menyalahkan Orang Lain
Bacaan Zikir Bulan Rajab,...
Bacaan Zikir Bulan Rajab, Rabbighfirli Warhamni Watub Alayya Beserta Artinya
Pengin Amalan Menjadi...
Pengin Amalan Menjadi Ladang Pahala? Kenali Dulu Hukum-hukumnya!
3 Perkara Pendulang...
3 Perkara Pendulang Pahala Jariyah, Apa Saja?
5 Amal Kebajikan yang...
5 Amal Kebajikan yang Tidak Boleh Ditunda-tunda, Apa Saja?
Hukum Pamer Amal di...
Hukum Pamer Amal di Medsos, Bolehkah?
Rekomendasi
Belasan Patung Ini Menceritakan...
Belasan Patung Ini Menceritakan Budaya LGBT Pompeii
Sisa-sisa Kulit Manusia...
Sisa-sisa Kulit Manusia Ditemukan di Situs Sejarah Ukraina
Kebenaran Ilmiah Al-Quran,...
Kebenaran Ilmiah Al-Qur'an, Quraish Shihab: Letakkan pada Sisi Psikologi Sosial
Artikel Terkini
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah Muharram, Harian, Tasua dan Asyura
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Bahtera Nabi Nuh AS Berlabuh setelah 150 Tahun Terombang-ambing Banjir
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved