Memetik Berkah Lailatul Qadar di Pengujung Ramadan

Sabtu, 06 April 2024 - 11:39 WIB
loading...
Memetik Berkah Lailatul...
Dosen Pasca Sarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Suhadi Cholil. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Suasana Ramadan di Indonesia selalu diwarnai dengan toleransi umat lintas agama. Hal ini bukanlah sesuatu yang baru muncul, melainkan sudah ada sejak dulu, bahkan sebelum ramainya segregasi sosial akibat politisasi agama.

Menjelang akhir bulan Ramadan 1445 Hijriah, keberkahan lailatul qadar semakin terasa memberikan makna mendalam bagi kehidupan masyarakat Indonesia yang toleran. Dosen Pasca Sarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Suhadi Cholil menjelaskan, terdapat banyak kejadian yang menggambarkan kuatnya rasa toleransi ketika bulan Ramadan.

"Salah satu contohnya adalah adanya kelompok masyarakat di Kota Solo dan beberapa kota lainnya yang saling rukun antara umat Kristiani dan muslimnya. Ketika yang beragama Islam menjalankan puasa Ramadan, umat Kristiani di sana ikut menyiapkan kolak sebagai menu berbuka puasa, dan diantarkan ke banyak rumah umat Islam," kata Suhadi dalam keterangannya dikutip, Sabtu (6/4/2024).



Sebagai seorang akademisi yang juga sering meneliti interaksi umat lintas agama, Suhadi juga menemukan adanya umat Kristiani yang ikut membangunkan tetangganya yang muslim ketika datang waktu sahur. Fenomena ini banyak dia temukan terjadi di Kota Solo.

Ia bercerita, kalau misalnya hidup bertetangga dengan jarak rumah yang cukup dekat, bahkan berdampingan, sudah tidak asing lagi jika dijumpai umat Kristiani yang ikut membangunkan sahur. Bahkan terkadang jika ada rumah yang dianggap belum bangun untuk sahur, maka tetangganya yang Kristiani ini akan ikut mendatangi dan memanggil penghuni rumah sampai mereka bangun dari tidurnya.

"Seharusnya ini bisa juga dicontoh oleh teman-teman muslim dalam bentuk partisipasi aktif ketika umat Kristiani sedang menyiapkan hari besar keagamaannya seperti Paskah atau Natal. Jika ini bisa diterapkan dengan baik, tentu kita semua bisa yakin bahwa Indonesia adalah negara yang kondusif bagi semua umat beragama," ujarnya.

Ramadan juga seringkali dirayakan dengan cita rasa budaya yang berbeda, sesuai dengan wilayah umat Islam bertempat. Menurut Suhadi Cholil, perbedaan budaya dalam merayakan Ramadan adalah hal yang wajar dan menjadi daya tarik tersendiri ketika mengunjungi negara-negara lain.

Di Indonesia, sudah menjadi kebiasaan, baik instansi pemerintah maupun swasta, mengurangi jam kerja ketika bulan Ramadan dengan maksud menghormati mereka yang berpuasa. Selain itu, pengurangan jam kerja juga memungkinkan orang untuk lebih dekat dengan keluarga dan teman-temannya dengan bisa pulang lebih awal, bahkan sampai mengadakan buka puasa bersama.

"Karena Indonesia merupakan negara multikultural dan banyak agama, buka puasa di bulan Ramadan tidak hanya dilakukan oleh mereka yang beragama Islam, namun juga umat lainnya. Rasa toleransi yang tinggi bisa kita lihat di lingkungan publik, orang-orang yang tidak berpuasa biasanya mencari tempat tersendiri jika ingin menyantap makanan. Jam kerja pun biasanya dikurangi ketika bulan Ramadan," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Tanda-tanda Kita Mendapatkan...
Tanda-tanda Kita Mendapatkan Lailatul Qadar, Simak Jangan Sampai Keliru!
10 Tanda Terjadinya...
10 Tanda Terjadinya Malam Lailatul Qadar, Penting Diketahui agar Memaksimalkan Ibadah!
Ramadan, Waktu yang...
Ramadan, Waktu yang Tepat Mendulang Berbagai Pahala
Syafana Ramadhan Boarding...
Syafana Ramadhan Boarding Camp Bentuk Karakter Pemimpin Islam
Kisah Sahabat Nabi :...
Kisah Sahabat Nabi : Iktikaf Abu Sa’id Al-Khudri Bersama Rasulullah SAW
Siap-siap Iktikaf, Begini...
Siap-siap Iktikaf, Begini Tata Cara dan Syaratnya
Rekomendasi
Dua Gempa Bumi Terbesar...
Dua Gempa Bumi Terbesar di Dunia Diprediksi Akan Terjadi Bersamaan
UEA dan India Jadi yang...
UEA dan India Jadi yang Pertama Mulai Menikmati Gerhana Matahari Cincin
Lautan Pertama di Bumi...
Lautan Pertama di Bumi yang Tidak Berwarna Biru Ditemukan
Artikel Terkini
9 Hadis tentang Pernikahan,...
9 Hadis tentang Pernikahan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Ingin Menikah? Bulan...
Ingin Menikah? Bulan Zulhijjah dan Muharram Jadi Waktu yang Penuh Keberkahan
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
Cerita Unik Khalifah...
Cerita Unik Khalifah Al-Mahdi: Bangun Insfrastruktur Makkah dan Tradisi Parfum di Masjidil Haram
Data Kemenhaj, 6.333...
Data Kemenhaj, 6.333 Jemaah Haji Kembali ke Tanah Air
Infografis
Deretan Bangunan Arsitektur...
Deretan Bangunan Arsitektur Islam Termegah di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved