6 Capres Iran, Siapa Paling Kuat? Semua Loyalis Ayatollah Ali Khamenei
Selasa, 11 Juni 2024 - 16:12 WIB
loading...
Saeed Jalili, mantan kepala perunding nuklir, adalah salah satu kandidat utama presiden Iran pada pemilu 28 Juni mendatang. Foto: Al Jazeera
A
A
A
Repubik Islam Iran akan mengadakan pemilihan presiden pada 28 Juni 2024. Pilpres ini dimajukan,yang sedianyatahun 2025, menyusul kematian Presiden Ebrahim Raisi dalam kecelakaan helikopter bulan lalu.
Meskipun kepala utama negara Iran adalah Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei yang tidak dipilih, presiden adalah posisi paling berkuasa kedua.
Al Jazeera melansir, enam kandidat telah disetujui untuk mencalonkan diri sebagai presiden, dan mereka semua pada dasarnya mendukung dan setia kepada pemimpin tertinggi dan sistem politik Iran.
Mari kita lihat lebih dekat para kandidat dan apa yang mungkin terjadi selanjutnya di Iran.
Baca juga: Pertarungan Kekuasaan, Eks Presiden Iran Rouhani Dilarang Ikut Pemilihan Penting
Keenam capres itu adalah:
1. Mohammad Bagher Ghalibaf – ketua parlemen, mantan walikota Teheran dan mantan komandan angkatan udara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC)
2. Saeed Jalili – Anggota Dewan Kearifan Kemanfaatan, mantan kepala perunding nuklir
3. Alireza Zakani – walikota Teheran
4. Masoud Pezeshkian – anggota parlemen
5. Mostafa Pourmohammadi – mantan menteri dalam negeri dan kehakiman
6. Amir-Hossein Ghazizadeh Hashemi – kepala Yayasan Urusan Martir dan Veteran Iran
Bagaimana cara mereka dipilih?
Setelah individu menyerahkan surat pencalonannya dalam jangka waktu yang ditentukan oleh petugas pemilu, mereka semua diperiksa oleh Dewan Wali, yang akan mengambil keputusan akhir mengenai siapa yang dapat mencalonkan diri.
Dewan Penjaga adalah sebuah komite yang terdiri dari 12 anggota yang ditunjuk dan mempunyai kekuasaan besar di Iran.
Baca juga: Perbedaan Kekuasaan Presiden dan Pemimpin Tertinggi Iran
Meskipun kepala utama negara Iran adalah Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei yang tidak dipilih, presiden adalah posisi paling berkuasa kedua.
Al Jazeera melansir, enam kandidat telah disetujui untuk mencalonkan diri sebagai presiden, dan mereka semua pada dasarnya mendukung dan setia kepada pemimpin tertinggi dan sistem politik Iran.
Mari kita lihat lebih dekat para kandidat dan apa yang mungkin terjadi selanjutnya di Iran.
Baca juga: Pertarungan Kekuasaan, Eks Presiden Iran Rouhani Dilarang Ikut Pemilihan Penting
Keenam capres itu adalah:
1. Mohammad Bagher Ghalibaf – ketua parlemen, mantan walikota Teheran dan mantan komandan angkatan udara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC)
2. Saeed Jalili – Anggota Dewan Kearifan Kemanfaatan, mantan kepala perunding nuklir
3. Alireza Zakani – walikota Teheran
4. Masoud Pezeshkian – anggota parlemen
5. Mostafa Pourmohammadi – mantan menteri dalam negeri dan kehakiman
6. Amir-Hossein Ghazizadeh Hashemi – kepala Yayasan Urusan Martir dan Veteran Iran
Bagaimana cara mereka dipilih?
Setelah individu menyerahkan surat pencalonannya dalam jangka waktu yang ditentukan oleh petugas pemilu, mereka semua diperiksa oleh Dewan Wali, yang akan mengambil keputusan akhir mengenai siapa yang dapat mencalonkan diri.
Dewan Penjaga adalah sebuah komite yang terdiri dari 12 anggota yang ditunjuk dan mempunyai kekuasaan besar di Iran.
Baca juga: Perbedaan Kekuasaan Presiden dan Pemimpin Tertinggi Iran
Lihat Juga :