Pembebasan Iskandariah: Kisah Heroik Putra Amr bin Ash dalam Pertempuran Kiryaun

Sabtu, 13 Juli 2024 - 13:37 WIB
loading...
A A A
Di samping itu semua, kalau kita sebutkan bahwa Khalifah Umar bin Khattab tidak pernah menahan bala bantuan untuk para komandannya di negeri-negeri itu, kepada Amr pun ia sudah menjanjikan bala bantuan demikian jika ia sudah memasuki Mesir.

Beralasan juga kalau kita katakan bahwa dia sudah mengirimkan pasukan demi pasukan setelah melihat keberhasilannya di Mesir, dan bahwa Amr berangkat ke Iskandariah memimpin lebih dari 15.000 atau lebih dari 20.000 anggota pasukan.

Boleh jadi juga, menurut Haekal, ia sudah meminta bantuan orang-orang Mesir atau orang-orang badui untuk meratakan jalan dan menjaganya serta membawa bahan makanan untuk pasukannya. Bahkan barangkali ia meminta bantuan orang-orang yang sudah mendapat kepercayaannya, dan menempatkan mereka di markas-markas untuk menjaga keamanan dan ketertiban.

Sedangkan anggota pasukan yang sanggup bertempur menghadapi pasukan Romawi di medan pertempuran semua terdiri dari orang-orang Arab Muslimin.

Kala itu, pasukan muslim dan pasukan Romawi sudah berhadap-hadapan di Kiryaun, dan terjadi pertempuran yang begitu dahsyat yang tak pernah dialami dalam pertempuran-pertempuran sebelumnya.

Baca juga: Penaklukan Mesir: Kisah Keberanian Zubair bin Awwam Menerobos Benteng Babilon

Pertempuran itu berlanjut sampai tiba gelap malam dan kedua-pihak tak ada yang menang. Malah barangkali hari itu Romawi lebih unggul mengingat jumlah pasukannya yang besar, dan bertempur mati-matian mempertahankan tempatnya itu, di samping karena benteng-benteng Kiryaun melindungi dan menopang mereka dari belakang.

Hari berikutnya pertempuran berkecamuk dari pagi, kemudian keduanya masing-masing berpisah seperti yang terjadi hari sebelumnya.Yang demikian ini berlangsung selama sekitar sepuluh hari, kadang pihak Muslimin yang lebih unggul, kadang pihak Romawi.

Pihak Romawi telah memperlihatkan segala macam kemahiran dan kekuatannya serta gigihnya bertempur. Hal ini dapat menimbulkan rasa gentar juga dalam hati pasukan Muslimin, sehingga pada suatu hari Amr dengan tiap kelompok pasukannya melakukan salat khauf satu rakaat dengan dua kali sujud.

Akan tetapi kekuatan Romawi tidak membuat hati pasukan Muslimin gentar atau semangat mereka akan menjadi kendor. Bahkan mereka lebih berapi-api dan dengan semangat menyambut maut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Sejarah Kiswah Kakbah:...
Sejarah Kiswah Kakbah: Dari Beragam Warna hingga Hitam yang Mendunia
Dibangun Lebih dari...
Dibangun Lebih dari Rp1.500 Triliun! 20 Fakta Menakjubkan Masjidil Haram
Doa Umar bin Khattab...
Doa Umar bin Khattab agar Bisa Meninggal di Tanah Suci
Jejak Para Singa Allah:...
Jejak Para Singa Allah: Deretan Panglima Perang Terhebat dalam Sejarah Islam
Inilah Penyebab Utama...
Inilah Penyebab Utama Iran Menjadi Negara Syiah
Kisah Runtuhnya Kekaisaran...
Kisah Runtuhnya Kekaisaran Sassaniyah: Transformasi Jati Diri Bangsa Persia di Bawah Islam
Rekomendasi
Ilmuwan Jepang Kembangkan...
Ilmuwan Jepang Kembangkan Kapal Pesiar untuk Hasilkan Energi Bersih dari Topan
Racun di Danau Laguna...
Racun di Danau Laguna Verde Diklaim seperti Air di Mars
Kapsul Waktu Berusia...
Kapsul Waktu Berusia 116 Tahun Ditemukan
Artikel Terkini
9 Hadis tentang Pernikahan,...
9 Hadis tentang Pernikahan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Ingin Menikah? Bulan...
Ingin Menikah? Bulan Zulhijjah dan Muharram Jadi Waktu yang Penuh Keberkahan
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
Cerita Unik Khalifah...
Cerita Unik Khalifah Al-Mahdi: Bangun Insfrastruktur Makkah dan Tradisi Parfum di Masjidil Haram
Data Kemenhaj, 6.333...
Data Kemenhaj, 6.333 Jemaah Haji Kembali ke Tanah Air
Infografis
Disegani Dunia, Ini...
Disegani Dunia, Ini 4 Peran Erdogan dalam Kebangkitan Islam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved