Amanat Haedar Nashir Sambut Tahun Ajaran Baru: Aktor Pendidikan Jadi Amal Jariyah

Kamis, 18 Juli 2024 - 14:38 WIB
loading...
Amanat Haedar Nashir...
Prof Dr Haedar Nashir, Ketua Umum PP Muhammadiyah. Foto: PP Muhammadiyah
A A A
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah , Haedar Nashir menyampaikan amanat dalam Menyambut Tahun Ajaran Baru 2024/2025 yang diadakan Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah pada Kamis (18/7) secara daring.

Dari Kantor PP Muhammadiyah di Yogyakarta, Haedar Nashir menyatakan apa yang dilakukan oleh para guru dan aktor pendidikan Muhammadiyah akan menjadi amal jariyah , sekaligus juga menjadi jejak penting bagi mendidik dan mencerdaskan anak bangsa demi masa depan yang lebih baik.

“Kita menyadari bahwa mengurus pendidikan bukan perkara mudah, karena menyangkut dengan mendidik anak manusia. Berbeda dengan menyelenggarakan kegiatan yang tidak terkait dengan hajat hidup kemanusiaan, terutama hal yang fisik,” tutur Haedar.

Hal itu karena tantangan yang dihadapi dalam mendidik anak manusia, yang terdiri dari fisik, roh, akal budi, dan pikiran serta tindakan. Kompleksitas manusia itu menjadi tantangan tersendiri yang dihadapi oleh guru sebagai pendidik.

Baca juga: Haedar Nashir: Waspadai Virus yang Ganggu Ukhuwah

Mendidik manusia tak boleh disamakan dengan cara kita dalam memperlakukan sebuah benda. Melalui pendidikan Muhammadiyah ingin menjadikan manusia sebagai insan yang utuh – sempurna dalam makna kemanusiaannya.

“Maka pendidikan yang kita selenggarakan, bahkan pendidikan secara universal tidak hanya berisi kognisi semata. Tapi juga menyangkut berbagai aspek yang meliputi keutuhan manusia tadi, dan praktiknya itu tidak mudah,” ungkap Haedar.

Muhammadiyah sebagai organisasi Islam modern yang concern terhadap pendidikan sejak sebelum kemerdekaan mampu bertahan sampai sekarang. Tidak hanya bertahan, pendidikan Muhammadiyah juga memiliki dampak manfaat yang begitu luas.

Haedar mengamati, bahwa pendidikan Islam modern yang diselenggarakan oleh Muhammadiyah sejak 1912 untuk mencerdaskan dan memajukan bangsa dari dulu sampai dengan sekarang tetap berlanjut dan tidak pernah terputus.

“Saya yakin keberhasilan pendidikan Muhammadiyah itu juga menjadi jejak sejarah yang penting bagi Indonesia,” tuturnya.

Baca juga: Haedar Nashir Petakan Tantangan Mendasar Pasca-Reformasi

Dari rahim pendidikan Muhammadiyah banyak lahir tokoh-tokoh yang berhasil menggoreskan tinta emas untuk kemajuan bangsa dan negara Republik Indonesia. Di antara tokoh penting itu adalah Jenderal Sudirman, Presiden Soeharto, termasuk Wapres Boediono.

Tokoh-tokoh tersebut dengan berbagai dinamikanya memberikan andil penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kenyataan itu menunjukan bahwa kehadiran lembaga pendidikan memiliki peran strategis dalam pembangunan sebuah bangsa.
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Gelar Salat Idulfitri...
Gelar Salat Idulfitri 1447 H, Gedung PP Muhammadiyah Menteng Dipadati Jemaah
Muhammadiyah Tetapkan...
Muhammadiyah Tetapkan Lebaran 2026 pada Jumat 20 Maret
Dukung Pendidikan Diri...
Dukung Pendidikan Diri di Bulan Ramadan, Sinar Mas Wakafkan 1.000 Mushaf Al-Qur'an
Muhammadiyah Tetapkan...
Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Besok, Simak Penjelasannya
Kapan Puasa Ramadan...
Kapan Puasa Ramadan 2026 Dimulai? Ini Jadwal Sidang Isbat Kemenag dan Versi Muhammadiyah
Ketum Muhammadiyah Prof...
Ketum Muhammadiyah Prof Haedar Nashir Terpilih Menjadi Tokoh Perbukuan Islam 2025
Rekomendasi
Sejarah dan Asal Usul...
Sejarah dan Asal Usul Pemalang, Kabupaten yang Terkait Kejayaan Kesultanan Mataram Islam
Pemahaman Sains dan...
Pemahaman Sains dan Keyakinan Secara Utuh
Rencana Jahat Firaun...
Rencana Jahat Firaun terhadap Nabi Musa Tertinggal di Danau Nasser?
Artikel Terkini
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
Cerita Unik Khalifah...
Cerita Unik Khalifah Al-Mahdi: Bangun Insfrastruktur Makkah dan Tradisi Parfum di Masjidil Haram
Data Kemenhaj, 6.333...
Data Kemenhaj, 6.333 Jemaah Haji Kembali ke Tanah Air
6 Keistimewaan Masjidil...
6 Keistimewaan Masjidil Haram yang Jarang Diketahui Jemaah Haji
Menjaga Kemabruran Haji:...
Menjaga Kemabruran Haji: Inilah Amalan setelah Pulang dari Tanah Suci
Infografis
Tahun Baru Islam Tanggalkan...
Tahun Baru Islam Tanggalkan Pesimisme, Melangkah Penuh Optimisme
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved