10 Paus yang Menyerukan Perang Salib: Shalahuddin Al Ayyubi Bebaskan Baitul Maqdis
Jum'at, 26 Juli 2024 - 10:54 WIB
loading...
A
A
A
Ia menjadi Paus ketika Perang Salib VII yang dipimpin oleh Louis IX pada tahun 1248-1254. Paus Inosentius menyerukan Perang Salib VII dan memutuskan Louis IX sebagai pemimpinnya pada tahun 1245 di Konsili Lyon.
Seruan Paus Inosentius IV tidak ditanggapi dengan baik oleh kerajaan-kerajaan lain di Eropa karena bertentangan dengan perjanjian penyerahan Yerusalem pada tahun 1244. Oleh sebab itu Perang Salib VII hanya diikuti Pasukan Salib dari Perancis.
Baca juga: Sejarah Perang Salib Pertama, Jatuhnya Yerusalem ke Tangan Pasukan Kristen
8. Perang Salib VIII gagal karena kematian Louis IX di Tunis.
Pada tahun 1268-1271, jabatan Paus di Roma kosong karena konflik antar kardinal dalam pemilihan Paus. Jadi Perang Salib VIII murni gagasan dari Louis IX ketika Kepausan di Roma sedang mempunyai masalah internal.
9. Perang Salib IX merupakan lanjutan dari Perang Salib VIII.
Pasukan Salib yang telah berada di Tunis bergerak menuju Yerusalem setelah kematian Louis IX. Pada tahun yang sama yaitu 1271, Paus bari telah terpilih yaitu Paus Gregory X.
Melanjutkan perjuangan Louis IX merupakan tujuan Perang Salib IX. Jadi Paus Gregory IX juga tidak pernah menyerukan Perang Salib.
10. Perang Salib X lebih diwarnai kepentingan perdagangan daripada kepentingan Kekristenan apalagi gagasan dalam merebut Yerusalem. Republik Genoa dan Kerajaan Siprus menyerbu Alexandria, kota pelabuhan Dinasti Mamlukiah. Pertempuran Alexandria tersebut terjadi pada tahun 1365 dan Paus Ubanus V tidak mempunyai hubungan politik dengan hal tersebut karena tidak pernah menyerukan menyerang Dinasti Mamlukiah.
Baca juga: 3 Kisah Persahabatan Raja Baldwin dan Salahuddin saat Memanasnya Perang Salib
Jati Pamungkas mengatakan dari data-data tersebut dapat diketahui bahwa Perang Salib yang melibatkan peran Paus di Roma adalah Perang Salib I hingga Perang Salib VII.
Perang Salib VIII dan IX tidak ada perintah Paus karena Kepausan di Roma mengalami konflik internal. Perang Salib X merupakan gagasan Republik Venesia dan Kerajaan Siprus tanpa melibatkan Paus Urbanus V.
Oleh sebab itu Peang Salib X tidak akui sebagai Perang Salib karena tidak ada restu paus dalam pertempuran tersebut.
Seruan Paus Inosentius IV tidak ditanggapi dengan baik oleh kerajaan-kerajaan lain di Eropa karena bertentangan dengan perjanjian penyerahan Yerusalem pada tahun 1244. Oleh sebab itu Perang Salib VII hanya diikuti Pasukan Salib dari Perancis.
Baca juga: Sejarah Perang Salib Pertama, Jatuhnya Yerusalem ke Tangan Pasukan Kristen
8. Perang Salib VIII gagal karena kematian Louis IX di Tunis.
Pada tahun 1268-1271, jabatan Paus di Roma kosong karena konflik antar kardinal dalam pemilihan Paus. Jadi Perang Salib VIII murni gagasan dari Louis IX ketika Kepausan di Roma sedang mempunyai masalah internal.
9. Perang Salib IX merupakan lanjutan dari Perang Salib VIII.
Pasukan Salib yang telah berada di Tunis bergerak menuju Yerusalem setelah kematian Louis IX. Pada tahun yang sama yaitu 1271, Paus bari telah terpilih yaitu Paus Gregory X.
Melanjutkan perjuangan Louis IX merupakan tujuan Perang Salib IX. Jadi Paus Gregory IX juga tidak pernah menyerukan Perang Salib.
10. Perang Salib X lebih diwarnai kepentingan perdagangan daripada kepentingan Kekristenan apalagi gagasan dalam merebut Yerusalem. Republik Genoa dan Kerajaan Siprus menyerbu Alexandria, kota pelabuhan Dinasti Mamlukiah. Pertempuran Alexandria tersebut terjadi pada tahun 1365 dan Paus Ubanus V tidak mempunyai hubungan politik dengan hal tersebut karena tidak pernah menyerukan menyerang Dinasti Mamlukiah.
Baca juga: 3 Kisah Persahabatan Raja Baldwin dan Salahuddin saat Memanasnya Perang Salib
Jati Pamungkas mengatakan dari data-data tersebut dapat diketahui bahwa Perang Salib yang melibatkan peran Paus di Roma adalah Perang Salib I hingga Perang Salib VII.
Perang Salib VIII dan IX tidak ada perintah Paus karena Kepausan di Roma mengalami konflik internal. Perang Salib X merupakan gagasan Republik Venesia dan Kerajaan Siprus tanpa melibatkan Paus Urbanus V.
Oleh sebab itu Peang Salib X tidak akui sebagai Perang Salib karena tidak ada restu paus dalam pertempuran tersebut.
(mhy)
Lihat Juga :