Kisah 35.000 Pasukan Salib Kalahkan 10.000 Pasukan Turki Seljuk Rum
Sabtu, 27 Juli 2024 - 13:04 WIB
loading...
A
A
A
Pasukan ketiga adalah pasukan dari Raymond IV, penguasa Toulouse, Prancis. Raymond melewati jalur darat untuk sampai ke Konstantinopel.
Baca juga: Reconquista dan Kisah Runtuhnya Kekhalifahan Islam di Eropa
Pasukan keempat adalah pasukan Bohemond dari Taranto, Sisilia. Bohemond juga memakai jalur darat, jalur yang sama yang dilewati Raymond.
Jonathan Riley-Smith dalam bukunya berjudul "The First Crusade and Idea of Crusading" (New York: Continuum, 2003) menyebut Bohemond dan pasukannya yang mayoritas terdiri dari orang-orang Italia pada waktu itu lebih memilih jalur darat walaupun mereka lebih mudah mencapai Konstantinopel melalui jalur laut.
Keempat pemimpin tersebut merupakan perpaduan pasukan Salib yang solid karena mempunyai keimanan Kristen yang kuat dan pasukan yang terlatih.
Pasukan dari keempat pemimpin tersebut didukung lagi oleh pasukan dari Alexios I Komnenos yang sangat berjasa mengantarkan pasukan Salib melewati Selat Bosporus menuju Asia Minor atau Anatolia yang dikuasai oleh Turki Seljuk.
Pasukan Salib dari keempat kesatria tersebut diperkirakan berjumlah 35.000 orang yang terdiri dari 30.000 prajurit infantri dan 5000 prajurit berkuda.
Seperti rencana sebelumnya, Yerusalem adalah tujuan akhir dari pasukan Salib. Pembebasan Yerusalem adalah misi utama dari pasukan Salib, namun permintaan Alexios I Komnenos harus terpenuhi yaitu mengalahkan Turki Seljuk di Anatolia.
Jadi pasukan Salib harus melewati jalur darat hingga sampai ke Yerusalem dari Konstantinopel.
Baca juga: Begini Kondisi Kekhalifahan Islam Menjelang Perang Salib I
Baca juga: Reconquista dan Kisah Runtuhnya Kekhalifahan Islam di Eropa
Pasukan keempat adalah pasukan Bohemond dari Taranto, Sisilia. Bohemond juga memakai jalur darat, jalur yang sama yang dilewati Raymond.
Jonathan Riley-Smith dalam bukunya berjudul "The First Crusade and Idea of Crusading" (New York: Continuum, 2003) menyebut Bohemond dan pasukannya yang mayoritas terdiri dari orang-orang Italia pada waktu itu lebih memilih jalur darat walaupun mereka lebih mudah mencapai Konstantinopel melalui jalur laut.
Keempat pemimpin tersebut merupakan perpaduan pasukan Salib yang solid karena mempunyai keimanan Kristen yang kuat dan pasukan yang terlatih.
Pasukan dari keempat pemimpin tersebut didukung lagi oleh pasukan dari Alexios I Komnenos yang sangat berjasa mengantarkan pasukan Salib melewati Selat Bosporus menuju Asia Minor atau Anatolia yang dikuasai oleh Turki Seljuk.
Pasukan Salib dari keempat kesatria tersebut diperkirakan berjumlah 35.000 orang yang terdiri dari 30.000 prajurit infantri dan 5000 prajurit berkuda.
Seperti rencana sebelumnya, Yerusalem adalah tujuan akhir dari pasukan Salib. Pembebasan Yerusalem adalah misi utama dari pasukan Salib, namun permintaan Alexios I Komnenos harus terpenuhi yaitu mengalahkan Turki Seljuk di Anatolia.
Jadi pasukan Salib harus melewati jalur darat hingga sampai ke Yerusalem dari Konstantinopel.
Baca juga: Begini Kondisi Kekhalifahan Islam Menjelang Perang Salib I
Lihat Juga :