Kisah Karier Politik dan Tumbangnya Sheikh Hasina Setelah 15 Tahun Memerintah Bangladesh

Kamis, 08 Agustus 2024 - 05:59 WIB
loading...
Kisah Karier Politik...
Sheikh Hasina, PM Bangladesh yang tumbang. Foto: Ist
A A A
Semuanya dimulai dengan satu kata: Razakar. Di Bangladesh , Razakar adalah istilah yang sangat ofensif. Kata tersebut berarti sukarelawan , namun mengacu pada mereka yang mendukung operasi militer Pakistan untuk memadamkan perang pembebasan Bangladesh tahun 1971. Tindakan ini dituduh melakukan kejahatan keji.

Perdana Menteri Bangladesh, Sheikh Hasina paling gemar menggunakan istilah ini untuk menyebut siapa pun yang dianggapnya sebagai ancaman atau pembangkang selama lebih dari 15 tahun kekuasaannya. Pada Senin kemarin, perempuan berusia 76 tahun ini mengundurkan diri dan meninggalkan negaranya dengan helikopter militer di tengah kerusuhan yang meluas.

Putri dari pendiri negara dan mantan Presiden Sheikh Mujibur Rahman ini adalah pemimpin pemberontakan pro-demokrasi yang menggulingkan penguasa militer dan Presiden Hossain Mohammad Irsyad dari kekuasaan pada tahun 1990.

Baca juga: 5 Alasan Rakyat Bangladesh Menuntut PM Sheikh Hasina Mundur

Menurut sensus tahun 2022, Bangladesh memiliki populasi sekitar 150 juta Muslim , atau 91,04% dari total populasinya yang berjumlah 165 juta. Bangladesh secara de facto adalah negara Islam .

Hasina pertama kali menjadi perdana menteri setelah partai Liga Awami yang dipimpinnya memenangkan pemilu pada tahun 1996.

Ia kembali berkuasa pada tahun 2009, membantu mencapai pertumbuhan ekonomi yang mengesankan. Di sisi lain, ia semakin otokratis, menindak kebebasan berpendapat, perbedaan pendapat dan oposisi di negara dengan populasi terbesar kedelapan di dunia itu.

Masa jabatan Hasina sebagai kepala pemerintahan perempuan terlama di Bangladesh ditandai dengan penggunaan pasukan keamanan, termasuk paramiliter Batalyon Aksi Cepat yang terkenal kejam. Batalyon ini digunakan untuk menculik dan bahkan membunuh anggota oposisi dan pembangkang, serta diduga melakukan kecurangan pemilu.

Bahkan lembaga peradilan, yang sebagian besar merupakan lembaga bipartisan, mengalami kompromi selama masa jabatannya, menurut para kritikus, sehingga memaksa hakim agung untuk meninggalkan negara tersebut setelah ia menentang keputusannya.

Baca juga: Militer Bangladesh Tolak Redam Demonstrasi, Pilih Usir Sheikh Hasina

Lalu ada media arus utama, yang menurut para kritikus, dikendalikan oleh Hasina untuk menyusun dan mempertahankan narasi melawan lawan-lawannya. Sebagian besar media arus utama Bangladesh dimiliki oleh perusahaan-perusahaan yang memiliki hubungan dengan Liga Awami.

Kontrol atas media memungkinkan Hasina untuk menggambarkan para pendukungnya sebagai pewaris sah warisan kemerdekaan negara dan pencapaiannya, sementara menggambarkan para pembangkang dan anggota oposisi dari Partai Nasionalis Bangladesh dan Jamaat-e-Islami (Majelis Islam Bangladesh) sebagai sisa-sisa faksi-faksi pengkhianat dan “ekstremis”.

Mantan Perdana Menteri dan pemimpin oposisi utama Begum Khaleda Zia dipenjara pada tahun 2018 atas tuduhan korupsi, sementara seorang tokoh terkemuka di Jamaat-e-Islami dieksekusi pada tahun 2016.

Namun, Hasina melakukan kesalahan besar dengan melabeli mahasiswa yang memprotes reformasi kuota kerja sebagai “Razakar”, sehingga melanggar rubikon tersebut.

Memicu Api

Saat konferensi pers pada 14 Juli, Hasina ditanyai oleh seorang wartawan tentang protes mahasiswa terhadap kuota pekerjaan yang telah berlangsung selama lebih dari sepekan. Hasina dengan nada meremehkan mengatakan, “Jika cucu pejuang kemerdekaan tidak menerima manfaat [kuota], siapa lagi? Cucu Razakars?”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kiai Said: Muslim China...
Kiai Said: Muslim China Bisa Menjadi Jembatan Penghubung Peradaban Global
MABIMS Sepakati 8 Resolusi...
MABIMS Sepakati 8 Resolusi Falak, Indonesia Tuan Rumah Bimtek Hisab Rukyat 2026
Islam Menentang Keras...
Islam Menentang Keras Dualisme Kepemimpinan dalam Negara
Buldantour Tawarkan...
Buldantour Tawarkan Pendidikan Bersertifikat Resmi di Masjid Nabawi Setahun Penuh
Setelah Assad Digulingkan:...
Setelah Assad Digulingkan: Siapa yang Akan Memerintah Suriah?
Mirza Ghulam Ahmad dan...
Mirza Ghulam Ahmad dan Paham Imam Mahdi Pengikutnya
Rekomendasi
Arkeolog Temukan Campur...
Arkeolog Temukan Campur Tangan Tuhan di Balik Hancurnya Kota Sodom
Terpantau Keluar dari...
Terpantau Keluar dari Rotasinya, Astronom Sebut Matahari Mulai Tidak Stabil
5 Ayat Yasin tentang...
5 Ayat Yasin tentang Fenomena Alam Berikut Penjelasannya
Artikel Terkini
Kisah Hikmah : Perempuan...
Kisah Hikmah : Perempuan yang Sering Menangis karena Allah
Islam Menganjurkan Pernikahan...
Islam Menganjurkan Pernikahan Diumumkan ke Publik, Begini Alasannya!
Adakah Hak atas Harta...
Adakah Hak atas Harta bagi Anak dan Istri Siri Bila Terjadi Perceraian?
Sah Tapi Beresiko, Ini...
Sah Tapi Beresiko, Ini Dampak Nikah Siri bagi Istri dan Anak
4 Jenis Nikah Siri Beserta...
4 Jenis Nikah Siri Beserta Hukumnya dalam Islam, Mana yang Sah dan Mana yang Tidak?
Bolehkah Pernikahan...
Bolehkah Pernikahan Siri Digugat Cerai? Ini Penjelasan Hukum Islam dan Aturan di Indonesia
Infografis
Kuat Maruf dan Ricky...
Kuat Maruf dan Ricky Rizal Divonis 15 dan 13 Tahun Penjara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved