Muhammad Yunus: Bankir Orang Miskin yang Jadi Pemimpin Sementara Bangladesh

Sabtu, 10 Agustus 2024 - 14:11 WIB
loading...
Muhammad Yunus: Bankir...
Pemimpin Sementara Bangladesh Muhammad Yunus. Foto: Al Jazeera
A A A
Peraih Nobel asal Bangladesh Muhammad Yunus diminta memimpin pemerintahan sementara Bangladesh setelah krisis politik yang menyebabkan Perdana Menteri Sheikh Hasina meninggalkan negara itu.

Tokoh berusia 84 tahun ini adalah pendukung protes mahasiswa yang menjatuhkan pemerintahan Hasina. Ia salah satu tokoh yang rajin mengkritisi pemerintahan Hasina selama 15 tahun.

Protes dimulai terhadap kuota pekerjaan, yang menyediakan lebih dari setengah jabatan untuk kelompok tertentu termasuk sepertiga untuk keturunan veteran perang tahun 1971. Kuota tersebut dikurangi oleh Mahkamah Agung pada tanggal 21 Juli, tetapi tidak meredakan para pengunjuk rasa.

“Ini adalah negara kita yang indah dengan banyak kemungkinan yang menarik. Kita harus melindungi dan menjadikannya negara yang indah bagi kita dan generasi mendatang,” kata Muhammad Yunus.

Baca juga: Profil Muhammad Yunus, Peraih Nobel yang Kini Jadi PM Sementara Bangladesh

Ekonom dan pengusaha tersebut mengambil alih kendali negara itu setelah protes mahasiswa mengakibatkan kerusuhan. Paling tidak 300 orang tewas dan ribuan orang ditangkap.

Kini, Muhammad Yunus dihadapkan pada tantangan besar. Ia harus menegakkan hukum dan ketertiban, memulihkan ekonomi, dan membuka jalan bagi pemilihan umum yang bebas dan adil.

Ahmed Ahsan, mantan ekonom Bank Dunia dan direktur Policy Research Institute di Bangladesh, mengatakan Yunus “adalah orang yang tepat, dipilih oleh para mahasiswa yang mempelopori seluruh gerakan. Ia sangat dihormati baik di negara ini maupun di dunia,” kata Ahsan sebagaimana dilansir Al Jazeera.

Bankir Orang Miskin

Muhammad Yunus adalah anak ketiga dari 9 bersaudara. Ia lahir pada tahun 1940 di sebuah desa dekat kota pelabuhan selatan Chittagong yang saat itu merupakan wilayah Pakistan Timur .

Lulus dari Universitas Dhaka pada tahun 1961, ia bergabung dengan Universitas Vanderbilt di Amerika Serikat pada tahun 1965 dengan beasiswa Fulbright. Ia meraih gelar doktor di bidang ekonomi pada tahun 1969.

Yunus kemudian menjadi asisten profesor di Universitas Negeri Tennessee Tengah di Murfreesboro, Tennessee di AS.

Baca juga: Siapakah Muhammad Yunus? Pemimpin Pemerintahan Sementara Bangladesh yang Pernah Mendapatkan Nobel
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Islam Menentang Keras...
Islam Menentang Keras Dualisme Kepemimpinan dalam Negara
Bacaan Selawat Asyghil:...
Bacaan Selawat Asyghil: Arab, Latin, Terjemahan dan Keutamaannya
Kisah Utsman bin Affan...
Kisah Utsman bin Affan Melanjutkan Politik Pembebasan Umar bin Khattab
Nabi Muhammad Dikenal...
Nabi Muhammad Dikenal dalam Sosiologi Agama sebagai Nabi Bersenjata
Kisah Mualaf Sensei...
Kisah Mualaf Sensei Sugimoto, Sosok Penerjemah Al-Qur'an ke Bahasa Jepang
Al-Walid Khalifah Bani...
Al-Walid Khalifah Bani Umayyah yang Sukses Memperluas Wilayah dari Pakistan sampai Spanyol
Rekomendasi
Malam Ini, Ada Fenomena...
Malam Ini, Ada Fenomena Langit yang Terakhir Terjadi Hampir 400 Tahun Lalu!
Benda Berbulu Jatuh...
Benda Berbulu Jatuh dari Langit, Apakah Itu?
5 Mitos Aurora Borealis,...
5 Mitos Aurora Borealis, Roh-Roh di Cahaya Utara!
Artikel Terkini
Kisah Jin Sakhr Merebut...
Kisah Jin Sakhr Merebut Takhta Nabi Sulaiman, hingga Kerajaannya Kembali pada 10 Muharram
Tradisi Lebaran Anak...
Tradisi Lebaran Anak Yatim di Hari Asyura, Dari Mana Asalnya?
10 Rahasia Puasa Asyura...
10 Rahasia Puasa Asyura yang Jarang Diketahui, Nomor 1 Sangat Istimewa
Mengapa Umat Islam Dianjurkan...
Mengapa Umat Islam Dianjurkan Berpuasa di Hari Asyura? Ini Penjelasannya
12 Amalan Populer Hari...
12 Amalan Populer Hari Asyura 10 Muharam yang Dianjurkan Rasulullah SAW
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved