Alam Barzakh: Periode antara Kehidupan Dunia dan Akhirat, Begini Gambarannya

Senin, 12 Agustus 2024 - 07:35 WIB
loading...
Alam Barzakh: Periode...
Kehidupan di sana bagaikan keberadaan dalam suatu ruangan terpisah yang terbuat dari kaca. Foto/Ilustrasi: Ist
A A A
Prof Dr Quraish Shihab menyatakan Al-Quran tidak hanya menjelaskan tentang hari akhir, tetapi juga memberikan sekian banyak informasi menyangkut kejadian-kejadian saat kematian. kehidupan barzakh , dan peristiwa-peristiwa sesudahnya.

"Dengan kematian, seseorang beranjak untuk memasuki saat pertama dari hari akhir," tulis Quraish Shihab dalam bukunya berjudul "Wawasan Al-Quran, Tafsir Maudhu'i atas Pelbagai Persoalan Umat" (Mizan, 2007) .

Dalam sebuah riwayat dinyatakan bahwa: Siapa yang meninggal, maka kiamatnya telah bangkit. Kiamat ini dinamai "kiamat kecil". Saat itu yang bersangkutan dan semua yang meninggal sebelumnya hidup dalam satu alam yang dinamai "alam barzakh". Mereka semua menanti kedatangan kiamat besar, yang ditandai dengan peniupan sangkakala pertama sebagaimana akan diuraikan nanti.

Baca juga: Peristiwa di Alam Barzakh, Azab atau Nikmat Kubur?

"... sehingga apabila datang kematian kepada seorang di antara mereka (yang kafir) ia berkata: "Ya Tuhanku, kembalikanlah aku, agar aku berbuat amal saleh terhadap yang telah aku tinggalkan." (Allah berftrman), "Sekali-kali tidak! Sesungguhnya itu hanyalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada barzakh (pemisah) sampai hari mereka dibangkitkan" ( QS Al-Mu'minun [23] : 99-100).

Quraish Shihab menjelaskan, dari segi bahasa, "barzakh" berarti "pemisah". Para ulama mengartikan alam barzakh sebagai "periode antara kehidupan dunia dan akhirat". Keberadaan di sana memungkinkan seseorang untuk melihat kehidupan dunia dan akhirat.

Kehidupan di sana bagaikan keberadaan dalam suatu ruangan terpisah yang terbuat dari kaca. Ke depan penghuninya dapat melihat hari kemudian, sedangkan ke belakang mereka melihat kita yang hidup di pentas bumi ini.

Al-Quran melukiskan keadaan orang-orang kafir ketika itu dengan firman-Nya:

"... Fir'aun beserta kaum (pengikut)-nya dikepung oleh siksa yang amat buruk. Kepada mereka dinampakkan neraka pada pagi dan petang. Dan (nanti) pada hari terjadinya kiamat, (dikatakan kepada malaikat): "Masukkanlah Fir'aun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras" (QS Al-Mu'min [40 ] : 45-46).

Baca juga: Alam Barzakh: Teori Frekuensi dan Gelombang-Gelombang Suara

Para syuhada ketika itu dilukiskan sebagai orang-orang yang hidup dan mendapatkan rezeki.

Dan janganlah kamu mengatakan terhadap orang-orang yang gugur di jalan Allah (bahwa mereka itu) mati. Sebenamya mereka itu hidup, tetapi kamu tidak menyadarinya ( QS Al-Baqarah [2] : 154).

Jangan sekali-kali menduga yang gugur di jalan Allah adalah orang-orang mati. Sebenarnya mereka hidup di sisi Tuhan mereka dan mereka memperoleh rezeki ( QS Ali 'Imran [3] : 169).

Sementara orang memahami "ketidakmatian atau kehidupan mereka" dalam arti keharuman dan kelanggengan nama mereka di dunia ini.

Kalau demikian, mengapa surat Al-Baqarah [2]: 154 di atas menyatakan "tetapi kamu tidak menyadarinya"? Bukankah keharuman nama itu kita sadari?

Kemudian apakah ganjaran "kekekalan nama" ini merupakan suatu keistimewaan? Bukankah ada yang gugur dan dikenal namanya secara harum, padahal hakikatnya ia tidak dinilai Allah sebagai syuhada karena kematiannya bukan fi sabilillah? Apakah dengan demikian dipersamakan antara yang baik dan yang buruk?

Di sisi lain, bagaimana pula halnya dengan para syuhada yang tidak dikenal dan alangkah banyaknya mereka. Bukankah Allah menyatakan bahwa mereka hidup dan mendapat rezeki? Kalau demikian apa rezeki mereka yang tidak dikenal itu? Apakah mereka tidak mendapatkannya? Kalau demikian di mana keadilan Ilahi?

Baca juga: Alam Barzakh: Ruh Para Syuhada Tersimpan di Rongga Burung Hijau
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Momen Vicky Shu Belajar...
Momen Vicky Shu Belajar Al-Fatihah Bahasa Isyarat Bersama Disabilitas Tunarungu
5 Golongan Ini Mendapatkan...
5 Golongan Ini Mendapatkan Derajat Mati Syahid, Siapa Saja Mereka?
Ayat-ayat Al Quran Tentang...
Ayat-ayat Al Quran Tentang Ajal dan Kematian, Kaum Muslim Wajib Tahu
Halalbilhalal dalam...
Halalbilhalal dalam Al Quran: Tak Ada Alasan untuk Bilang Tiada Maaf Bagimu
Makna Idulfitri dalam...
Makna Idulfitri dalam Al Quran, Berkaitan dengan Kisah Adam dan Hawa
Berapa Lama Seluruh...
Berapa Lama Seluruh Ayat Al Quran Diturunkan? Ini Fakta di Balik 22 Tahun Perjalanannya!
Rekomendasi
Ilmuwan Ungkap Bab Tersembunyi...
Ilmuwan Ungkap Bab Tersembunyi dalam Evolusi Manusia
Sains yang Nirmakna
Sains yang Nirmakna
ASMC Sebut Akibat El...
ASMC Sebut Akibat El Nino Negara ASEAN Akan Diselimuti Asap Tebal
Artikel Terkini
Asal Usul Bacaan Basmalah,...
Asal Usul Bacaan Basmalah, Ternyata Pertama Kali Ditulis oleh Nabi Sulaiman AS
Dahsyatnya Bismillah,...
Dahsyatnya Bismillah, Doa Perisai Diri yang Ampuh dari Segala Kejahatan dan Gangguan
Keutamaan Bismillah...
Keutamaan Bismillah yang Jarang Diketahui, Dosa Diampuni dan Amal Kebaikan Dilipatgandakan
Menag Nasaruddin Umar,...
Menag Nasaruddin Umar, Andra Soni, dan Saleh Husin Hadiri MTQ Imam Masjid Se-Banten di Masjid Raya Baitul Mukhtar BSD
Cristiano Ronaldo Viral...
Cristiano Ronaldo Viral Ucap Bismillah, Bolehkah Hanya Bismillah atau Bismillahirrahmanirrahim? Ini Penjelasan Ulama
Mengapa Berbhakti pada...
Mengapa Berbhakti pada Ibu Didahulukan dalam Islam? Ini Penjelasan Al Quran dan Hadis
Infografis
10 Ilmuwan Muslim yang...
10 Ilmuwan Muslim yang Mengubah Wajah Ilmu Pengetahuan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved