Ini Mengapa Begitu Menaklukkan Yerusalem, Pasukan Salib Membentuk Kerajaan Surga

Jum'at, 16 Agustus 2024 - 20:51 WIB
loading...
Ini Mengapa Begitu Menaklukkan...
Misi Perang Salib adalah misi pembebasan Yerusalem, karena banyak anggapan pemerintahan Islam Dinasti Fatimiyah saat itu tidak berlaku adil terhadap pemeluk Kristen di kota tersebut. Ilustrasi: Ist
A A A
Perang Salib di Timur Tengah memakan waktu 269 tahun, dimulai dari tahun 1096 hingga 1365. Itu jika Perang Salib X dihitung. Jika tidak, maka selama 176 tahun, yaitu dari tahun 1096 hingga 1272.

Jati Pamungkas, S.Hum, M.A. dalam bukunya berjudul "Perang Salib Timur dan Barat, Misi Merebut Yerusalem dan Mengalahkan Pasukan Islam di Eropa" menyebut misi Perang Salib adalah misi pembebasan Yerusalem , karena banyak anggapan pemerintahan Islam Dinasti Fatimiyah saat itu tidak berlaku adil terhadap pemeluk Kristen di kota tersebut.

Menurutnya, terdapat satu catatan penting, bahwa di sana juga terdapat pemeluk Yahudi yang pada waktu itu tidak mendapatkan perlindungan apa pun kecuali oleh komunitas mereka sendiri.

Dalam sejarah dunia, Perjanjian Umar bin Khattab terbukti ampuh dalam menjaga perdamaian di Yerusalem.

Baca juga: Makna Khusus Perang Salib: Pasukan Salib Tidak Murni Kerajaan Katolik

Dinasti Fatimiyah hanya melakukan kesalahan ketika Khalifah al-Hakim melakukan sejumlah teror di Yerusalem tahun 1009 kepada pemeluk Kristen dan Yahudi .

Jarak yang terlalu lama, yaitu 90 tahun, dengan penaklukkan Yerusalem membuat alasan tidak adilnya pemerintahan Islam pada Khalifah al-Hakim merupakan sesuatu yang terlalu dipaksakan.

"Jadi momentum paling tepat adalah alasan politik dari Kerajaan Byzantium yang ingin mengalahkan dan mengusir Turki Seljuk dari Anatolia namun mereka mempunyai keterbatasan dalam ketersediaan jumlah pasukan tempur," ujar Jati Pamungkas.

Ketika Edessa, Antiokhia, Tripoli, dan Yerusalem dapat dikuasai, terdapat kebingungan yang luar biasa dalam tubuh pasukan Salib sendiri.

Secara geografis, keempat wilayah tersebut lebih dekat dengan Byzantium dan keempatnya sebelum ditaklukkan oleh Islam.

Sedikit terjadi kekhawatiran jika keempat daerah tersebut nantinya akan diambil oleh Byzantium. Untuk mencegah hal tersebut, pasukan Salib mempunyai kepiawaian tidak hanya dalam militer saja, namun juga dalam perpolitikan.

Baca juga: Perang Salib II: Bukan Hanya Perang Katolik dengan Islam

Langkah pertama yang diambil adalah ketika daerah Edessa dan Antiokhia direbut dari Turki Seljuk, pasukan Salib secara cepat mendirikan pemerintahan berbasis agama, yaitu Pemerintahan Kekristenan.

Pada tahun 1098 berdirilah dua pemerintahan Kristen di Edessa dan Antiokhia. Langkah tersebut sebagai rencana strategis pasukan Salib menghimpun kekuatan dan mengatur strategi politik jika Yerusalem tidak berhasil direbut dari Dinasti Fatimiyah.

Akhirnya Yerusalem dapat ditaklukkan pada tahun 1099, dan pada tahun itu juga pasukan Salib mendirikan Kerajaan Yerusalem. Pada tahun 1102 juga didirikan pemerintahan Kristen di Tripoli.

"Jadi totalnya terdapat tiga pemerintahan Kristen dan satu kerajaan utama yang semuanya dikenal sebagai Kerajaan
Surga," ujar Jati Pamungkas.

Pada saat berdirinya pemerintahan tersebut, pasukan Salib telah mempunyai status yang kuat di Timur Tengah karena berhasil mendirikan kerajaan. Pendirian kerajaan dan pemerintahan tersebut juga mengantisipasi invasi dari Byzantium dan perpecahan di tubuh pasukan Salib sendiri.

Pendirian kerajaan dan pemerintahan tersebut juga mencegah klaim kekuasaan dari berbagai kerajaan di Eropa seperti Prancis, Jerman, Inggris, dan sebagainya karena status dari pemimpin pasukan Salib seperti Godfrey, Bohemond, Raymond, dan Baldwin adalah bawahan raja.

Baca juga: Begini Kondisi Kekhalifahan Islam Menjelang Perang Salib I
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Khotbah Iduladha di...
Khotbah Iduladha di Lapangan Masjid Agung Al Azhar, Din Syamsuddin Tekankan Pentingnya Persatuan Umat Islam
Asal Muasal dan Sejarah...
Asal Muasal dan Sejarah Perintah Zakat, Simak Biar Lebih Paham!
Inilah Asal-Usul Bacaan...
Inilah Asal-Usul Bacaan Lafaz Niat Puasa Ramadan
Sejarah Hari Santri:...
Sejarah Hari Santri: Dari Resolusi Jihad hingga Penetapan 22 Oktober sebagai Hari Bersejarah
Mengenal Imarethane...
Mengenal Imarethane : Jejak Sejarah Dapur Umum di Zaman Khilafah Ustmani
Cara Orang Bisu Masuk...
Cara Orang Bisu Masuk Islam, Bagaimana Syahadatnya?
Rekomendasi
Rumah Sasak Tahan Gempa...
Rumah Sasak Tahan Gempa Bumi, Ternyata Ini Rahasianya?
3 Fakta Orbit Planet...
3 Fakta Orbit Planet di Tata Surya yang Sesuai dengan Penjelasan di Al Quran
Deretan Fenomena Alam...
Deretan Fenomena Alam Ini Jadi Bukti Kebenaran Al-Quran dalam Ilmu Pengetahuan
Artikel Terkini
Makna Basmalah dan Tafsirnya...
Makna Basmalah dan Tafsirnya dalam Islam, Ini Arti Bismillahirrahmanirrahim
Asal Usul Bacaan Basmalah,...
Asal Usul Bacaan Basmalah, Ternyata Pertama Kali Ditulis oleh Nabi Sulaiman AS
Dahsyatnya Bismillah,...
Dahsyatnya Bismillah, Doa Perisai Diri yang Ampuh dari Segala Kejahatan dan Gangguan
Keutamaan Bismillah...
Keutamaan Bismillah yang Jarang Diketahui, Dosa Diampuni dan Amal Kebaikan Dilipatgandakan
Menag Nasaruddin Umar,...
Menag Nasaruddin Umar, Andra Soni, dan Saleh Husin Hadiri MTQ Imam Masjid Se-Banten di Masjid Raya Baitul Mukhtar BSD
Cristiano Ronaldo Viral...
Cristiano Ronaldo Viral Ucap Bismillah, Bolehkah Hanya Bismillah atau Bismillahirrahmanirrahim? Ini Penjelasan Ulama
Infografis
Ini Penjelasan Mengapa...
Ini Penjelasan Mengapa Sidik Jari Setiap Orang Berbeda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved