Apa Isi Kandungan Surat Al Kahfi? Ada 4 yang Utama
Rabu, 28 Agustus 2024 - 17:00 WIB
loading...
A
A
A
Di sisi lain, Allah Swt memberikan kebun yang lebih baik kepada laki-laki beriman itu. Kandungan yang dapat diambil dari kisah ini adalah kita sebagai hambanya wajib waspada dari bahaya fitnah harta.
Allah Swt menceritakan kisah Nabi Musa yang mendapatkan ilmu tentang kesabaran dari Khidir. Apabila ada seseorang yang merasa cukup dengan ilmu syar'i maka tentu orang itu adalah Nabi Musa.
Namun, beliau justru meminta diajarkan ilmu tambahan kepada Khidir. Padahal, Nabi Musa lebih utama dari Nabi Khidir karena beliau termasuk Ulul Azmi.
Akan tetapi, karena ini urusan ilmu, Nabi Musa tidak memposisikan dirinya lebih tinggi dari Nabi Khidir. Hikmah dari kisah ini adalah sebagai hamba kita hendaknya bersabar dalam menuntut ilmu dan mewaspadai berbagai fitnah yang bisa merusaknya.
Dinding yang terbuat dari potongan besi dicampur tembaga panas itu menjadikan kaum Yakjuj dan Makjuj terkunci dan tidak dapat mendakinya. Bangsa perusak ini baru akan keluar menjelang Hari Kiamat atas seizin Allah.
Kisah di atas memberi pelajaran agar kita waspada dari segala fitnah dan bahaya kedudukan. Raja Dzulqarnain dapat dijadikan teladan karena menjadikan kekuasaan dan kedudukannya sebagai sarana membantu kebaikan dan kemaslahatan manusia.
Demikian ulasan mengenai isi kandungan Surat Al Kahfi yang bisa diketahui. Semoga bermanfaat.
Baca juga: 4 Kandungan Penting Surat Al-Kahfi dan Fadhilah Membacanya
Wallahu a’lam
3. Pertemuan Nabi Musa dan Nabi Khidir
Kandungan Al Kahfi berikutnya disampaikan melalui kisah pertemuan hamba mulia, Nabi Musa dan Nabi Khidir. Pertemuan dua sosok ini menyimpan pelajaran berharga.Allah Swt menceritakan kisah Nabi Musa yang mendapatkan ilmu tentang kesabaran dari Khidir. Apabila ada seseorang yang merasa cukup dengan ilmu syar'i maka tentu orang itu adalah Nabi Musa.
Namun, beliau justru meminta diajarkan ilmu tambahan kepada Khidir. Padahal, Nabi Musa lebih utama dari Nabi Khidir karena beliau termasuk Ulul Azmi.
Akan tetapi, karena ini urusan ilmu, Nabi Musa tidak memposisikan dirinya lebih tinggi dari Nabi Khidir. Hikmah dari kisah ini adalah sebagai hamba kita hendaknya bersabar dalam menuntut ilmu dan mewaspadai berbagai fitnah yang bisa merusaknya.
4. Kisah Raja Dzulqarnain dan Ya'juj dan Ma'juj
Raja Dzulqarnain adalah hamba saleh yang dikaruniai kehebatan oleh Allah, sehingga dapat menjinakkan kaum perusak bernama Yakjuj dan Makjuj. Beliau membuatkan dinding penghalang di antara dua gunung yang memisahkan kaum Yakjuj dengan kaum yang meminta tolong kepadanya.Dinding yang terbuat dari potongan besi dicampur tembaga panas itu menjadikan kaum Yakjuj dan Makjuj terkunci dan tidak dapat mendakinya. Bangsa perusak ini baru akan keluar menjelang Hari Kiamat atas seizin Allah.
Kisah di atas memberi pelajaran agar kita waspada dari segala fitnah dan bahaya kedudukan. Raja Dzulqarnain dapat dijadikan teladan karena menjadikan kekuasaan dan kedudukannya sebagai sarana membantu kebaikan dan kemaslahatan manusia.
Demikian ulasan mengenai isi kandungan Surat Al Kahfi yang bisa diketahui. Semoga bermanfaat.
Baca juga: 4 Kandungan Penting Surat Al-Kahfi dan Fadhilah Membacanya
Wallahu a’lam
(wid)
Lihat Juga :