Para Nabi dan Rasul Mengajak Beristighfar, Begini Kata Al-Qur'an
Kamis, 19 September 2024 - 09:34 WIB
loading...
Istighfar adalah: meminta ampunan. Atau menghapus dosa dan menghilangkan bekasnya, serta menjaga dari keburukannya. Ilustrasi: Ist
A
A
A
ISTIGHFAR adalah: meminta ampunan . Atau menghapus dosa dan menghilangkan bekasnya, serta menjaga dari keburukannya.
Ibnu Qayyim dalam "Madarij Salikin" mengatakan hakikat maghfirah adalah: menjaga keburukan dosa. Di antaranya adalah mighfar: yaitu alat yang menjaga kepala dari kecelakaan.
Ampunan itu hanya diminta kepada Allah SWT saja, karena di antara nama-Nya adalah al Ghafuur, al Ghaffaar, serta Ghaafir adz Dzanb.
Dan di antara sifat-sifat Allah SWT adalah: "Allah mengampuni dosa-dosa semuanya." [ QS az-Zumar : 53]
Baca juga: Begini Doa dan Cara Tobat Para Rasul Menurut Al-Qur'an
Al Quran menyampaikan kepada kita bahwa Rasul-rasul Allah yang diutus kepada bangsa-bangsa diperintahkan untuk beristighfar. Secara sendiri atau bersamaan. Seperti disebutkan al Quran tentang Nuh dan dakwahnya kepada kaumnya:
"Maka aku katakan kepada mereka: "Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, -Sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun- , niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai." [ QS Nuh : 10-12]
Dan seperti Allah SWT menyebutkan tentang Huud dan dakwahnya kepada kaum Aad, yaitu ia berkata:
"Dan (dia berkata): "Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Tuhanmu lalu bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras atasmu, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu." [ QS Huud : 52]
Juga Nabi Shaleh yang mengajak kaum Tsamud:
Ibnu Qayyim dalam "Madarij Salikin" mengatakan hakikat maghfirah adalah: menjaga keburukan dosa. Di antaranya adalah mighfar: yaitu alat yang menjaga kepala dari kecelakaan.
Ampunan itu hanya diminta kepada Allah SWT saja, karena di antara nama-Nya adalah al Ghafuur, al Ghaffaar, serta Ghaafir adz Dzanb.
Dan di antara sifat-sifat Allah SWT adalah: "Allah mengampuni dosa-dosa semuanya." [ QS az-Zumar : 53]
Baca juga: Begini Doa dan Cara Tobat Para Rasul Menurut Al-Qur'an
Al Quran menyampaikan kepada kita bahwa Rasul-rasul Allah yang diutus kepada bangsa-bangsa diperintahkan untuk beristighfar. Secara sendiri atau bersamaan. Seperti disebutkan al Quran tentang Nuh dan dakwahnya kepada kaumnya:
"Maka aku katakan kepada mereka: "Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, -Sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun- , niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai." [ QS Nuh : 10-12]
Dan seperti Allah SWT menyebutkan tentang Huud dan dakwahnya kepada kaum Aad, yaitu ia berkata:
"Dan (dia berkata): "Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Tuhanmu lalu bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras atasmu, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu." [ QS Huud : 52]
Juga Nabi Shaleh yang mengajak kaum Tsamud:
Lihat Juga :