Apakah dalam Kakbah Ada Berhala? Begini Sejarahnya
Selasa, 08 Oktober 2024 - 14:12 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Kakbah Bergetar dan Berhala Jatuh saat Nabi Muhammad SAW Lahir
Pada hari pertama pembebasan Makkah, Nabi Muhammad telah dapat menyelesaikan apa yang dianjurkannya sejak 20 tahun itu, dan yang telah ditentang oleh kaum Quraisy dengan mati-matian.
Dihancurkannya berhala-berhala dan dihapuskannya paganisma dalam Rumah Suci itu disaksikan oleh Quraisy sendiri. Mereka melihat berhala-berhala yang mereka sembah dan disembah oleh nenek-moyang mereka itu sama sekali tidak dapat memberi kebaikan atau bahaya buat mereka sendiri.
Setelah berhala-berhala itu dibersihkan dari Kakbah, Nabi menyuruh Bilal menyerukan azan dari atas Kakbah. Sesudah itu orang melakukan sembahyang bersama dan Nabi Muhammad sebagai imam.
Sejak saat itu, sampai masa kita sekarang ini, selama 14 abad, tiada pernah terputus Bilal dan pengganti-pengganti Bilal terus menyerukan azan, lima kali setiap hari, dari atas mesjid Makkah.
Sejak saat itu, selama 14 abad sudah, kaum Muslimin menunaikan kewajiban salat kepada Allah dan selawat kepada Rasul, dengan menghadapkan wajah, kalbu dan seluruh pikiran kepada Allah semata, dengan menghadap Rumah Suci ini, yang pada hari pembebasannya itu oleh Nabi Muhammad SAW telah dibersihkan dari patung-patung dan berhala-berhala.
Baca juga: Pra-Islam: Ada Sejumlah Kakbah Lain untuk Berhala di Dekat Mekkah
Pada hari pertama pembebasan Makkah, Nabi Muhammad telah dapat menyelesaikan apa yang dianjurkannya sejak 20 tahun itu, dan yang telah ditentang oleh kaum Quraisy dengan mati-matian.
Dihancurkannya berhala-berhala dan dihapuskannya paganisma dalam Rumah Suci itu disaksikan oleh Quraisy sendiri. Mereka melihat berhala-berhala yang mereka sembah dan disembah oleh nenek-moyang mereka itu sama sekali tidak dapat memberi kebaikan atau bahaya buat mereka sendiri.
Setelah berhala-berhala itu dibersihkan dari Kakbah, Nabi menyuruh Bilal menyerukan azan dari atas Kakbah. Sesudah itu orang melakukan sembahyang bersama dan Nabi Muhammad sebagai imam.
Sejak saat itu, sampai masa kita sekarang ini, selama 14 abad, tiada pernah terputus Bilal dan pengganti-pengganti Bilal terus menyerukan azan, lima kali setiap hari, dari atas mesjid Makkah.
Sejak saat itu, selama 14 abad sudah, kaum Muslimin menunaikan kewajiban salat kepada Allah dan selawat kepada Rasul, dengan menghadapkan wajah, kalbu dan seluruh pikiran kepada Allah semata, dengan menghadap Rumah Suci ini, yang pada hari pembebasannya itu oleh Nabi Muhammad SAW telah dibersihkan dari patung-patung dan berhala-berhala.
Baca juga: Pra-Islam: Ada Sejumlah Kakbah Lain untuk Berhala di Dekat Mekkah
(mhy)
Lihat Juga :