Kisah Abdullah bin Qais, Laksamana Pertama dalam Sejarah Islam
Kamis, 24 Oktober 2024 - 13:02 WIB
loading...
A
A
A
"Di Marqa," jawabnya.
Lalu kata mereka lagi: "Musuh Tuhan dia! Dari mana Anda tahu bahwa dia Abdullah bin Qais, padahal dia bersembunyi?"
Baca juga: Kisah Muawiyah Mengerahkan 500 Kapal Laut Mengusir Romawi dari Siprus
"Kalian tidak mampu menemukan Abdullah yang sedang bersembunyi."
Kematian Abdullah bin Qais
Setelah itu mereka menuju ke tempatnya itu lalu menyerangnya. Maka terjadilah saling serang, dan dia seorang diri yang mengalami bencana itu. Pelaut itu dapat lolos sampai ke tempat teman-temannya.
Konon kemudian ada yang mengatakan kepada perempuan itu: "Dengan cara apa Anda mengenal dia?"
"Dengan caranya memberi derma. Dia memberi seperti raja-raja, tidak kikir seperti para pedagang."
Mereka yang bercerita tentang peristiwa itu menyebutkan bahwa sesudah Abdullah bin Qais terbunuh, Sufyan bin Adi al-Azdi berangkat hendak memerangi musuh-musuhnya itu, tetapi tak berhasil.
Dengan demikian matilah seorang laksamana Muslim pertama, terbunuh tanpa perang. Laki-laki yang tak terkalahkan itu kini gugur karena kelalaian sahabat-sahabatnya yang tak mampu menuntut balas dan mengalahkan musuhnya itu.
Lalu kata mereka lagi: "Musuh Tuhan dia! Dari mana Anda tahu bahwa dia Abdullah bin Qais, padahal dia bersembunyi?"
Baca juga: Kisah Muawiyah Mengerahkan 500 Kapal Laut Mengusir Romawi dari Siprus
"Kalian tidak mampu menemukan Abdullah yang sedang bersembunyi."
Kematian Abdullah bin Qais
Setelah itu mereka menuju ke tempatnya itu lalu menyerangnya. Maka terjadilah saling serang, dan dia seorang diri yang mengalami bencana itu. Pelaut itu dapat lolos sampai ke tempat teman-temannya.
Konon kemudian ada yang mengatakan kepada perempuan itu: "Dengan cara apa Anda mengenal dia?"
"Dengan caranya memberi derma. Dia memberi seperti raja-raja, tidak kikir seperti para pedagang."
Mereka yang bercerita tentang peristiwa itu menyebutkan bahwa sesudah Abdullah bin Qais terbunuh, Sufyan bin Adi al-Azdi berangkat hendak memerangi musuh-musuhnya itu, tetapi tak berhasil.
Dengan demikian matilah seorang laksamana Muslim pertama, terbunuh tanpa perang. Laki-laki yang tak terkalahkan itu kini gugur karena kelalaian sahabat-sahabatnya yang tak mampu menuntut balas dan mengalahkan musuhnya itu.
Lihat Juga :