Kisah Sufi: Warisan untuk Arif si Rendah Hati
Kamis, 07 November 2024 - 13:00 WIB
loading...
A
A
A
***
Idries Shah menjelaskan ajaran Sufi agar orang mengharapkan bagi diri mereka apa yang seharusnya mereka harapkan bagi orang lain ditekankan dalam kisah ini oleh Sayid Ghaos Ali Shah, orang suci dari tarekat Qadiri yang wafat tahun 1881 dan dimakamkan di Panipat.
Gagasan ini bukanlah sesuatu yang baru; dalam dongeng-dongeng rakyat sering kali ditemukan kisah tentang perjalanan berliku sebuah wasiat hingga sampai kepada pewaris sah yang selama puluhan tahun tak dapat menuntut haknya.
Di berbagai kalangan darwis, cerita ini diajarkan sebagai sebuah ilustrasi dari pernyataan: "Engkau memiliki banyak anugerah yang sebenarnya merupakan titipan semata; ketika hal ini engkau pahami, niscaya engkau dapat memberikan anugerah tersebut kepada pemilik yang berhak."
Baca juga: Kisah Sufi: Berharga dan Tak Berharga
Idries Shah menjelaskan ajaran Sufi agar orang mengharapkan bagi diri mereka apa yang seharusnya mereka harapkan bagi orang lain ditekankan dalam kisah ini oleh Sayid Ghaos Ali Shah, orang suci dari tarekat Qadiri yang wafat tahun 1881 dan dimakamkan di Panipat.
Gagasan ini bukanlah sesuatu yang baru; dalam dongeng-dongeng rakyat sering kali ditemukan kisah tentang perjalanan berliku sebuah wasiat hingga sampai kepada pewaris sah yang selama puluhan tahun tak dapat menuntut haknya.
Di berbagai kalangan darwis, cerita ini diajarkan sebagai sebuah ilustrasi dari pernyataan: "Engkau memiliki banyak anugerah yang sebenarnya merupakan titipan semata; ketika hal ini engkau pahami, niscaya engkau dapat memberikan anugerah tersebut kepada pemilik yang berhak."
Baca juga: Kisah Sufi: Berharga dan Tak Berharga
(mhy)
Lihat Juga :