Kisah Bijak Para Sufi Yunus Putra Adam: Makanan dari Surga

Sabtu, 23 November 2024 - 06:00 WIB
loading...
A A A
Segera saja Yunus dikirim kembali dalam wujud tak terlihat (dengan kekuatan sihir Jin) disertai sekelompok jin kecil-kecil, yang ditugaskan oleh pemimpin mereka untuk menggunakan kemampuan khusus mereka membantu manusia itu dalam pencariannya. Di tangannya, Yunus memegang sebuah cermin-batu yang kata pemimpin in harus diarahkannya ke benteng agar ia dapat melihat rintangan-rintangan tak kasat mata.

Dari batu itu, Yunus melihat bahwa benteng dijaga oleh segerombol raksasa, tak tampak namun mengerikan, yang menghantam siapa saja yang mendekat. Jin-jin pengawal yang unggul atas tugas ini berhasil menyingkirkan raksasa-raksasa itu. Kemudian, ia menemukan bahwa ada semacam jaring tak kelihatan yang membungkus seluruh benteng itu. Ini pun dihancurkan oleh para jin yang terbang dan mempunyai kecerdikan khusus untuk merobek jaring itu. Rintangan terakhir berupa batu besar tak tampak, yang memenuhi ruang antara benteng dan tepi sungai. Para jin menyingkirkannya, lalu sesudah itu menghabarkan salam dan terbang pergi laksana kilat, kembali ke asal mereka.

Baca juga: Kisah Sufi Amil-Baba: Gerbang Surga

Yunus menoleh dan menyaksikan sebuah jembatan, dengan sendirinya, muncul dari dasar sungai, dan ia berjalan memasuki benteng tanpa perlu berbasah kaki. Seorang pengawal gerbang segera membawanya kepada putri, yang sungguh jauh lebih mempesona dibandingkan kali pertama terlihat oleh Yunus.

"Kami sangat berterima kasih pada Tuan karena Tuan telah menghancurkan rintangan-rintangan yang melingkupi benteng ini," kata putri itu, "dan aku kini bisa kembali kepada ayahandaku dan ingin sekali memberikan hadiah atas kepahlawanan Tuan. Mintalah apa saja yang Tuan mau, niscaya akan dikabulkan."

"Mutiara tanpa banding," sahut Yunus, "hanya satu hal yang kuidamkan, kebenaran. Dan sudah sepantasnya bagi mereka yang memiliki kebenaran untuk mengaruniakannya kepada siapa pun yang bisa memetik manfaat darinya. Hamba mohon pada Paduka Putri, sudilah kiranya Paduka mengaruniakan kebenaran itu kepada hamba."

"Katakanlah Tuan, kebenaran yang sekiranya bisa kusampaikan, niscaya akan kusampaikan."

"Baiklah, Yang Mulia, bagaimana dan dengan aturan apa Makanan Surga, yaitu halwa menakjubkan, yang Paduka kirimkan pada hamba setiap hari, ditakdirkan dikirimkan dengan cara demikian?"

"Yunus, putra Adam," jawab putri itu, "halwa; itu, begitulah engkau menyebutnya, kulempar ke sungai setiap hari sebenarnya sisa-sisa bahan riasan yang kupakai setelah mandi susu."

"Akhirnya aku paham," kata Yunus, "bahwa pengertian manusia terkondisi sesuai dengan kemampuannya untuk mengerti. Bagi Paduka, halwa adalah sisa-sisa bahan perawatan tubuh setiap hari. Tetapi bagi hamba, itu adalah Makanan Surga."

Baca juga: Kisah Sufi Suhrawardi: Burung dan Telur

***

Idries Shah dalam bukunya berjudul "Tales of The Dervishes" yang diterjemahkan Ahmad Bahar menjadi "Harta Karun dari Timur Tengah - Kisah Bijak Para Sufi" mengutip Halqavi (pengarang kisah ini) mengatakan hanya ada sedikit kisah Sufi, yang bisa dibaca oleh siapa pun saat kapan pun dan tetap mempengaruhi 'kesadaran batin' secara konstruktif.

"Hampir semua yang lain," katanya, "tergantung pada di mana, kapan, dan bagaimana kisah-kisah itu dipelajari. Dengan begitu, kebanyakan orang hanya akan menemukan di dalamnya apa yang mereka harapkan: hiburan, teka-teki, dan alegori."

Yunus, putra Adam, adalah orang Suriah, meninggal tahun 1670. Ia adalah seorang penemu dan mempunyai ketrampilan penyembuhan yang luar biasa.

Baca juga: Kisah Sufi: Pelajaran untuk Putra Raja
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Perempuan...
Kisah Hikmah : Perempuan yang Sering Menangis karena Allah
Kisah Qarun dalam Al-Quran:...
Kisah Qarun dalam Al-Qur'an: Dari Orang Saleh Menjadi Binasa karena Harta
Kisah Uwais Al-Qarni,...
Kisah Uwais Al-Qarni, Teladan Berbakti kepada Orang Tua yang Dijamin Doanya Mustajab
Kisah Nabi Muhammad...
Kisah Nabi Muhammad SAW Sujud Sangat Lama, Ternyata Ini Penyebabnya
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Kisah Bulan Zulhijjah...
Kisah Bulan Zulhijjah : Diijabahnya Doa Nabi Zakaria Mendapatkan Keturunan di Umur 90 Tahun
Rekomendasi
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
Ilmuwan PBB Pastikan...
Ilmuwan PBB Pastikan Tak Ada Negara yang Aman dari Dampak Perubahan Iklim
Pulau Terbesar di Dunia...
Pulau Terbesar di Dunia Menyusut dan Terus Bergeser
Artikel Terkini
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Orang yang Mengganggu...
Orang yang Mengganggu Tetangganya Bukan Mukmin, Ini Dalil Hadis dan Penjelasan Ulama
Butuh 7 Hari, CQF Bangun...
Butuh 7 Hari, CQF Bangun Masjid Pertama Asmaul Husna di Aceh Tamiang
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Mengapa Surat Al-Fatihah...
Mengapa Surat Al-Fatihah Disebut Induk Al-Qur'an? Ini Makna dan Keistimewaannya
Infografis
Tujuh Makanan Pencegah...
Tujuh Makanan Pencegah DBD, dari Pepaya hingga Bayam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved