Jadilah Calon Istri yang Sesuai Panduan Rasulullah

loading...
Jadilah Calon Istri yang Sesuai Panduan Rasulullah
Untuk bisa menjadi istri yang salehah selalu bersyukur dan berterimakasih akan apa yang diberikan oleh suami. Meskipun yang diberikan terkadang tidak sesuai dengan yang kita harapkan, sebagai istri harus pandai-pandai untuk bersyukur. Foto ilustrasi/ist
Pernikahan adalah separuh agama. Akan lebih istimewa di hadapan Allah Ta'ala jika kita mendapatkan pasangan yang saleh dan saleha. Bagi seorang calon suami, dia harus membaguskan dan memantaskan diri di hadapan Allah menjadi calon imamyang taat bagi keluarga.

Calon suami harus memperteguh ketakwaan dan memperbagus ibadahnya. Jika dirinya sudah menundukkan dirinya di hadapan Allah Ta'ala, maka barulah dia berdoa kepada Allah memohon agar dijodohkan dengan seorang muslimah saleha.

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

“Wanita dinikahi karena empat hal, (pertama) karena hartanya, nasabnya, kecantikannya, dan agamanya. Carilah yang agamanya baik, jika tidak maka kamu akan tersungkur fakir.” (HR. Bukhari dan Muslim).



(Baca juga :Ketika Suami Tidak Saleh, Bagaimana Sebaiknya Sikap Istri?)

Hadis tersebut mengisyaratkan bahwa sebuah pernikahan hendaknya mengikuti panduan Allah dan rasul-Nya. Seseorang harus lebih mementingkan ilmu dan akhlak, bukan kecantikan. Beramal, bukan hanya berceramah atau membaca. Mudah memaafkan dan tidak gampang marah. Keshalihan dan ketaatan kepada Allah, bukan hanya nafsu.

Sedangkan memilih pasangan hendaknya adalah orang yang mencintai Allah Ta'ala di atas segalanya yang ada di dunia ini. Pasangan juga harus mencintai Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam di atas manusia yang lain. Pasangan hendaknya juga memiliki ilmu islam dan mau beramal dengan ilmu tersebut, dapat mengontrol kemarahan, dan mudah diajak musyawarah atau berkomunikasi.



(Baca juga :Inilah Tanda-tanda Hati yang Sehat dan Menetramkan)
halaman ke-1 dari 4
cover top ayah
اَلۡمُنٰفِقُوۡنَ وَالۡمُنٰفِقٰتُ بَعۡضُهُمۡ مِّنۡۢ بَعۡضٍ‌ۘ يَاۡمُرُوۡنَ بِالۡمُنۡكَرِ وَيَنۡهَوۡنَ عَنِ الۡمَعۡرُوۡفِ وَيَقۡبِضُوۡنَ اَيۡدِيَهُمۡ‌ؕ نَسُوا اللّٰهَ فَنَسِيَهُمۡ‌ؕ اِنَّ الۡمُنٰفِقِيۡنَ هُمُ الۡفٰسِقُوۡنَ
Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan, satu dengan yang lain adalah sama, mereka menyuruh berbuat mungkar dan mencegah perbuatan yang makruf dan mereka juga kikir. Mereka telah melupakan Allah, maka Allah melupakan mereka.  Sesungguhnya orang-orang munafik itulah orang-orang yang fasik.

(QS. At-Taubah:67)
cover bottom ayah
preload video