Muhammadiyah Meniru Kaum Nasrani? Begini Konsep Welas Asih Kiai Ahmad Dahlan

Kamis, 05 Desember 2024 - 21:02 WIB
loading...
A A A
Abdul Munir Mulkhan mengatakan akal suci bagi Kiai Ahmad Dahlan ialah jalan pikiran sesuai fakta, berpikir secara cermat dan kritis, penempatan hasil pemikiran bukan kebenaran final, dengan tujuan mencari yang lebih bermanfaat bagi kebaikan hidup orang banyak.

Akal suci demikian hanya mungkin tumbuh melalui pendidikan yang penerapannya memerlukan hati suci dan sikap welas-asih.

Apa yang disebut hati suci dan welas-asih menurut Kiai Ahmad Dahlan ialah kesediaan manusia menahan nafsu, bersedia berkurban serta tidak kikir dan malas dalam memperjuangkan kebaikan dan kebenaran, menjadikan keluhuran dunia bukan sebagai tujuan final, melainkan sebagai jalan mencapai keluhuran akhirat.

Baca juga: Ketika Kiai Ahmad Dahlan Dituduh Kafir karena Meniru Sekolah Belanda

Berdasar pemikirannya tersebut, Kiai Dahlan memandang bahwa hanya ada satu kebenaran dan kebaikan yaitu yang benar-benar terbukti bermanfaat bagi kebaikan hidup banyak orang.

Kebaikan dan kebenaran demikian secara empiris bisa diperoleh dari cara dan pengalaman hidup beragam umat manusia dengan beragam agama yang dipeluk.

Pengalaman Kaum Kristiani

Pandangan demikian tercermin dalam judul artikel “Kesatuan Hidup Manusia” yang diduga merupakan transkrip pidato terakhirnya dalam kongres Muhammadiyah bulan Desember pada 1922 yang baru terbit pada 1923, beberapa bulan sesudah wafat pada Februari 1923.

Gagasan utama Kiai Ahmad Dahlan tersebut juga tercermin dalam rekomendasi pendidikan Islam dalam Kongres Islam pertama di Cirebon pada 1921.

Pandangan tersebut menjelaskan sikap Kiai Dahlan menerima pengalaman kaum Kristiani sebagai dasar pengembangan sekolah modern, rumah sakit, penyantunan kaum tertindas dan terlantar, pemberdayaan perempuan di ruang publik.

Dari pandangan serupa Kiai Dahlan mempergunakan jasa manajemen modern dalam mengelola dan menerapkan hampir seluruh praktik ritual Islam, seperti; salat (Khotbah Jumat dan Hari Raya dengan bahasa Indonesia), puasa (segera berbuka saat maghrib tiba, makan sahur 10 menit sebelum waktu Subuh.

Baca juga: Muhammadiyah Dekat dengan Kaum Proletar: Simak Pidato Kiai Ahmad Dahlan

Salat Tarawih disertai ceramah, mengatur perjalanan ibadah haji, mengelola zakat harta dan fitrah serta ibadah kurban dengan panitia yang peruntukkannya bagi pemberdayaan si Ma’un, fakir-miskin dan berbagai kepentingan sosial lain.

Menurut Abdul Munir Mulkhan, tujuan utamanya ialah bagaimana penerapan semua bentuk ajaran ritual Islam benar-benar berfungsi bagi kebaikan hidup sebanyak mungkin manusia dan bisa memecahkan problem kehidupan yang mereka hadapi secara pragmatis dan praktis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Sejarah Kiswah Kakbah:...
Sejarah Kiswah Kakbah: Dari Beragam Warna hingga Hitam yang Mendunia
Dibangun Lebih dari...
Dibangun Lebih dari Rp1.500 Triliun! 20 Fakta Menakjubkan Masjidil Haram
Jejak Para Singa Allah:...
Jejak Para Singa Allah: Deretan Panglima Perang Terhebat dalam Sejarah Islam
Inilah Penyebab Utama...
Inilah Penyebab Utama Iran Menjadi Negara Syiah
Kisah Runtuhnya Kekaisaran...
Kisah Runtuhnya Kekaisaran Sassaniyah: Transformasi Jati Diri Bangsa Persia di Bawah Islam
Sejarah dan Asal-usul...
Sejarah dan Asal-usul Ucapan Minal Aidin Wal Faizin
Rekomendasi
Wilayah Kosong Dipenuhi...
Wilayah Kosong Dipenuhi Kata Tolong Terdeteksi Google Earth
Cuaca Panas Ekstrem...
Cuaca Panas Ekstrem Panggang Jerman, Sungai Rhine Terancam Jadi Daratan
Sumber Air Terbesar...
Sumber Air Terbesar di Alam Semesta Ditemukan di Luar Angkasa
Artikel Terkini
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran...
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran dalam Pergantian Tahun Baru Hijriyah
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Bulan Pertama Tahun Hijriah? Ini Sejarah dan Keistimewaannya
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Infografis
Doa Menyambut Ramadhan,...
Doa Menyambut Ramadhan, Dianjurkan Dibaca oleh Kaum Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved