Jelang Runtuhnya Turki Utsmani: 27 Sultan Tidak Dapat Diandalkan
Sabtu, 07 Desember 2024 - 08:27 WIB
loading...
A
A
A
Maka Daulah Turki Utsmani yang sudah pernah jaya dan malang melintang di berbagai pertempuran baik di Timur maupun Barat, kini mendapat julukan “the sick man of Europe” yang tinggal menunggu detik-detik kematiannya.
Banyak Faktor
Syamruddin Nasution mengatakan banyak faktor yang menyebabkan kehancuran Turki Utsmani ini, di antaranya, wilayah kekuasaannya yang luas, rumit menyusun administrasi negara, sehingga administrasi negara Turki Utsmani tidak beres, sementara penguasanya sangat berambisi memperluas wilayah, ikut perang terus menerus, akibatnya tidak ada waktu lagi mengurus administrasi negara.
Faktor kedua, heterogenitas penduduk, menguasai wilayah yang luas, tentu juga mengurus penduduk yang beragam etnis, agama maupun adat istiadat; Asia, Afrika, Eropa.
Untuk mengurus penduduk yang beragam dalam wilayah yang luas mesti dengan organisasi pemerintahan yang teratur, tanpa didukung oleh administrasi yang baik, maka pemerintah menanggung beban yang berat, dari sinilah kekacauan itu muncul.
Faktor ketiga, kelemahan para penguasa. Sepeninggal Sulaiman, Turki Utsmani diperintah oleh Sultan-Sultan yang lemah yang tidak dapat mengatur pemerintahan negara, akibatnya pemerintahan menjadi kacau.
Baca juga: Yahudi Ezkinaz, Dalang di Balik Runtuhnya Kekhalifahan Utsmaniyah
Kekacauan itu dibiarkan terus dan tidak pernah diatasi secara sempurna, maka semakin lama semakin parah sampai jatuh sakit di Eropa dan tidak ada yang mampu lagi menyembuhkannya. Wa Allah a’lam bi al-shawab
Banyak Faktor
Syamruddin Nasution mengatakan banyak faktor yang menyebabkan kehancuran Turki Utsmani ini, di antaranya, wilayah kekuasaannya yang luas, rumit menyusun administrasi negara, sehingga administrasi negara Turki Utsmani tidak beres, sementara penguasanya sangat berambisi memperluas wilayah, ikut perang terus menerus, akibatnya tidak ada waktu lagi mengurus administrasi negara.
Faktor kedua, heterogenitas penduduk, menguasai wilayah yang luas, tentu juga mengurus penduduk yang beragam etnis, agama maupun adat istiadat; Asia, Afrika, Eropa.
Untuk mengurus penduduk yang beragam dalam wilayah yang luas mesti dengan organisasi pemerintahan yang teratur, tanpa didukung oleh administrasi yang baik, maka pemerintah menanggung beban yang berat, dari sinilah kekacauan itu muncul.
Faktor ketiga, kelemahan para penguasa. Sepeninggal Sulaiman, Turki Utsmani diperintah oleh Sultan-Sultan yang lemah yang tidak dapat mengatur pemerintahan negara, akibatnya pemerintahan menjadi kacau.
Baca juga: Yahudi Ezkinaz, Dalang di Balik Runtuhnya Kekhalifahan Utsmaniyah
Kekacauan itu dibiarkan terus dan tidak pernah diatasi secara sempurna, maka semakin lama semakin parah sampai jatuh sakit di Eropa dan tidak ada yang mampu lagi menyembuhkannya. Wa Allah a’lam bi al-shawab
(mhy)
Lihat Juga :