Ini Mengapa Konsep Childfree Bertentangan dengan Islam
Selasa, 10 Desember 2024 - 13:39 WIB
loading...
Tujuan yang sangat agung dari pernikahan menurut Islam di antaranya adalah untuk memperoleh keturunan. Ilustrasi: AI
A
A
A
Isu childfree masih hangat diperbincangkan oleh masyarakat Indonesia. Istilah childfree itu mengacu pada keputusan seseorang untuk tidak memiliki anak setelah menikah .
Sepasang suami istri memang berhak memutuskan apakah mereka ingin memiliki anak atau tidak. Keputusan itu dibuat atas pertimbangan bersama dengan memerhatikan aspek kesehatan reproduksi, usia, atau pertimbangan yang bersifat personal lainnya.
Keputusan pasangan dalam memilih childfree cenderung karena mereka tidak siap dengan segala risiko yang akan muncul di kemudian hari. Alih-alih berusaha untuk meminimalisir risiko mereka malah memilih tidak mau punya anak. Menjadi orang tua memang tidak mudah.
Lalu, bagaimana childfree menurut Islam? Konsep ini jelas bertentangan dengan tujuan pernikahan dalam Islam.
Yusuf Abu Ubaidah as-Sidawi dalam buku "Belajar Romantis dari Rasulullah" menjelaskan tujuan yang sangat agung dari pernikahan menurut Islam di antaranya adalah untuk memperoleh keturunan.
Baca juga: Childfree, Tren Lama yang Kembali Booming
Anak adalah penyejuk mata, investasi di alam kubur dan akhirat, karena mereka bisa mentransfer pahala kepada kedua orang tuanya sekalipun keduanya telah meninggal dunia.
Anak bisa menggandeng kedua orang tuanya ke surga dan meninggikan derajat mereka di sana. Karena itu salah satu tujuan dari pernikahan adalah untuk mendapatkan keturunan, sampai-sampai Nabi SAW bersabda:
“Menikahlah dengan wanita yang penyayang dan subur (banyak anak), karena sesungguhnya aku akan membanggakan jumlah kalian di hadapan umat-umat lain.” (HR.Abu Dawud 2050,Nasai 3225,Al Hakim 2732,Ath Thabarani dalam Mu’jamul Kabir 12/219)
Menurut as-Sidawi, karenanya konsep Childfree adalah konsep yang sangat bertentangan dengan syariat Islam dan juga fitrah manusia.
Sepasang suami istri memang berhak memutuskan apakah mereka ingin memiliki anak atau tidak. Keputusan itu dibuat atas pertimbangan bersama dengan memerhatikan aspek kesehatan reproduksi, usia, atau pertimbangan yang bersifat personal lainnya.
Keputusan pasangan dalam memilih childfree cenderung karena mereka tidak siap dengan segala risiko yang akan muncul di kemudian hari. Alih-alih berusaha untuk meminimalisir risiko mereka malah memilih tidak mau punya anak. Menjadi orang tua memang tidak mudah.
Lalu, bagaimana childfree menurut Islam? Konsep ini jelas bertentangan dengan tujuan pernikahan dalam Islam.
Yusuf Abu Ubaidah as-Sidawi dalam buku "Belajar Romantis dari Rasulullah" menjelaskan tujuan yang sangat agung dari pernikahan menurut Islam di antaranya adalah untuk memperoleh keturunan.
Baca juga: Childfree, Tren Lama yang Kembali Booming
Anak adalah penyejuk mata, investasi di alam kubur dan akhirat, karena mereka bisa mentransfer pahala kepada kedua orang tuanya sekalipun keduanya telah meninggal dunia.
Anak bisa menggandeng kedua orang tuanya ke surga dan meninggikan derajat mereka di sana. Karena itu salah satu tujuan dari pernikahan adalah untuk mendapatkan keturunan, sampai-sampai Nabi SAW bersabda:
“Menikahlah dengan wanita yang penyayang dan subur (banyak anak), karena sesungguhnya aku akan membanggakan jumlah kalian di hadapan umat-umat lain.” (HR.Abu Dawud 2050,Nasai 3225,Al Hakim 2732,Ath Thabarani dalam Mu’jamul Kabir 12/219)
Menurut as-Sidawi, karenanya konsep Childfree adalah konsep yang sangat bertentangan dengan syariat Islam dan juga fitrah manusia.
Lihat Juga :