Apakah Puasa Setelah Nisfu Syaban Haram? Begini Penjelasannya

Jum'at, 14 Februari 2025 - 16:47 WIB
loading...
Apakah Puasa Setelah...
Puasa setelah Nisfu Syaban menurut Mazhab Syafii, adalah haram (makruh karohatattahrim), sedangkan menurut jumhur ulama dari Madzab Hanafi, Maliki dan Hambali hukumnya tidak haram. Foto ilustrasi/ist
A A A
Apakah hukum puasa setelah Nisfu Syaban haram? Pertanyaan ini muncul seiring pendapat bahwa batas puasa sunnah hingga 15 Syaban (Nisfu Syaban), benarkah demikian?

Seperti diketahui bahwa puasa di bulan Syaban merupakan kebiasaan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Hanya sedikit saja hari-hari berbuka beliau di bulan Syaban.

Menurut Mazhab Syafi'i , yang dikukuhkan adalah haram (makruh karohatattahrim). Sedangkan menurut jumhur ulama dari Madzab Hanafi, Maliki dan Hambali hukumnya tidak haram.

Haram hukumnya puasa setelah Nisfu Syaban menurut Mazhab Syafi'i. Namun, akan menjadi tidak haram dengan 3 perkara berikut:

1. Karena kebiasaan puasa, seperti orang yang biasa puasa Senin dan Kamis, maka ia pun boleh melanjutkan puasa Senin dan Kamis meskipun sudah melewati Nisfu Syaban.

2. Untuk mengganti (qadha) puasa, misalnya seseorang punya utang puasa belum sempat mengganti sampai Nisfu Syaban, maka pada waktu itu berpuasa setelah Nisfu Syaban untuk qadha hukumnya tidak haram.

3. Apabila disambung dengan hari sebelum Nisfu Syaban, misalnya dia berpuasa tanggal 16 Syaban kemudian disambung dengan hari sebelumnya (yaitu tanggal 15 Syaban), maka puasa tanggal 16 tidak lagi menjadi haram.

Pendapat ulama Syafi'iyah yang mengatakan haram dan akan menjadi tidak haram dengan 3 hal tersebut di atas karena mengamalkan semua riwayat yang berkaitan dengan hal tersebut. Berikut riwayat hadisnya.

1. Diriwayatkan Imam Tirmidzi, Imam Abu Daud dan Imam Ibnu Majah:

إِذَا انْتَصَفَ شَعْبَانُ فَلَا تَصُومُوا


"Apabila sudah pertengahan Syaban, maka janganlah kalian berpuasa." (HR At-Tirmidzi)

2. Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim:

لاَ تَقَدَّمُوا رَمَضَانَ بِصَوْمِ يَوْمٍ وَلاَ يَوْمَيْنِ إِلاَّ رَجُلٌ كَانَ يَصُومُ صَوْمًا فَلْيَصُمْهُ


"Janganlah kalian berpuasa satu atau dua hari sebelum Ramadhan, kecuali seseorang yang punya kebiasaan puasa sunah, maka bolehlah ia berpuasa." (HR Al-Bukhari dan Muslim).

3. Hadits riwayat Imam Muslim:

كَانَ يَصُومُ شَعْبَانَ كُلَّهُ كَانَ يَصُومُ شَعْبَانَ إِلاَّ قَلِيلاً


"Nabi biasa berpuasa pada bulan Syaban seluruhnya dan hanya sedikit saja hari-hari berbuka beliau di bulan Syaban." (HR Muslim)

Dari hadis di atas, yang pertama Rasulullah SAW melarang puasa setelah Nisfu Syaban. Hadis kedua Rasulullah melarang puasa setelah Nisfu Syaban kecuali orang yang punya kebiasaan puasa sebelumnya. Dan hadis ketiga menunjukkan bahwa Rasulullah puasa di banyak hari-hari bulan Syaban.

Kesimpulan Silakan berpuasa sebanyak-banyaknya di bulan Syaban dari awal Syaban hingga akhir. Kemudian, jangan berpuasa setelah tanggal 15 Syaban kecuali disambung dengan hari sebelumya atau untuk mengganti puasa atau karena kebiasaan berpuasa di hari-hari sebelumnya. Wallahu A'lam

Baca juga: Mengapa Rasulullah SAW Menjadikan Syaban sebagai Bulan Berpuasa? Begini Penjelasannya
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Zulhijjah Bulan Berkurban...
Zulhijjah Bulan Berkurban : Inilah Hukum Kurban Menurut 4 Mazhab
Wajib atau Sunnah? Begini...
Wajib atau Sunnah? Begini Status Hukum Kurban dalam 4 Mazhab
Puasa Syawal dalam Pandangan...
Puasa Syawal dalam Pandangan 4 Mazhab
Bayar Zakat Fitrah Lebih...
Bayar Zakat Fitrah Lebih Baik dengan Beras atau Uang? Begini Penjelasan 4 Mazhab
Inilah Orang-orang yang...
Inilah Orang-orang yang Mendapat Rukhsah Tidak Puasa di Bulan Ramadan
Hukum Puasa Ibu Hamil...
Hukum Puasa Ibu Hamil Menurut 4 Mazhab
Rekomendasi
Dilapisi Emas Murni,...
Dilapisi Emas Murni, Kitab Yahudi dan Ilmuwan Yakin Kuil Suci Sulaiman Ada di Yerusalem
NASA Tangkap Sinyal...
NASA Tangkap Sinyal Aneh dari Antartika, Ilmuwan Sebut Fenomena Alam Tak Biasa
Ibn al-Haitham: Ilmuwan...
Ibn al-Haitham: Ilmuwan Gila Penemu Kamera, Jungkir Balikkan Teori Pemikir Yunani
Artikel Terkini
Asal Usul Nama Surat...
Asal Usul Nama Surat Al-Baqarah: Kisah Sapi Betina yang Mengungkap Misteri Pembunuhan
Ayat-ayat Istimewa Surat...
Ayat-ayat Istimewa Surat Al Baqarah : Mengapa Ayat 255 Disebut Ayat Kursi?
Asbabun Nuzul 2 Ayat...
Asbabun Nuzul 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Kisah Turunnya Ayat yang Menenangkan Para Sahabat
Bacaan 2 Ayat Terakhir...
Bacaan 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah dan 3 Manfaatnya yang Dahsyat
Rahasia 2 Ayat Terakhir...
Rahasia 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Dibaca Malam Hari, Pahalanya Luar Biasa
Kisah Hikmah : Perempuan...
Kisah Hikmah : Perempuan yang Sering Menangis karena Allah
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved