Tak Sedikit Umat Islam yang Mengingkari Mukjizat Rasulullah (2)

loading...
Tak Sedikit Umat Islam yang Mengingkari Mukjizat Rasulullah (2)
Ilustrasi/SINDOnews
Syaikh Yusuf Al-Qardhawi dalam Fatawa Qardhawi mengatakan bahwa tidaklah semua mukjizat Rasulullah SAW yang nyata dan tersiar di antara orang-orang merupakan riwayat yang sahih dan benar, dan tidak juga semuanya salah.Kesahihan dan kesalahan dalam masalah-masalah ini ditentukan oleh sanad-sanad. (Baca juga: Tak Sedikit Umat Islam yang Mengingkari Mukjizat Rasulullah (1)

Menurutnya, kesahihan dan kesalahan dalam masalah-masalah ini ditentukan oleh sanad-sanad. Sikap orang dalam masalah mukjizat Nabi Muhammad SAW yang bersifat material, menurut Syaikh Yusuf Al-Qardhawi ada tiga macam: Bagaian pertama dan kedua sudah dibahas dalam tulisan sebelumnya. (Baca juga: Imajinasi atau Nyata: Al-Khidir dan Nabi Ilyas AS Masih Hidup?)

Sedangkan yang ketiga adalah pendapat pertengahan antara orang-orang yang berlebih-lebihan dalam mempercayai dan keterlaluan dalam mengingkari. Syaikh Yusuf Al-Qardhawi mengakui ini adalah pendapat yang ia ikuti.

Kesimpulan pendapat Ini:



1. Al-Qur'anul Karim adalah tanda terbesar dan mukjizat pertama dari Rasulullah Muhammad SAW dan Al-Qur'an merupakan tantangan bagi ahli-ahli sastra bahasa Arab khususnya dan bagi seluruh manusia umumnya. (Baca juga: Kisah Rasulullah SAW Menegur Orang yang Tertawa Terbahak-bahak)

Dengan Al-Qur'an, kenabian Muhammad memiliki keistimewaan tersendiri dibandingkan dengan kenabian-kenabian sebelumnya. Dalil atas kenabiannya yang benar adalah obyek risalahnya itu. Ia adalah Kitab yang merupakan mukjizat yang mengandung hidayat dan ilmu-ilmunya, keindahan lafal dan maknanya serta penjelasan hal yang gaib di masa lalu, sekarang dan masa yang akan datang.

2. Allah Ta'ala memuliakan penutup Rasul-rasul-Nya dengan tanda dan peristiwa luar biasa yang nyata dan bermacam-macam. Tetapi Allah tidak memaksudkan semua itu sebagai tantangan, yakni untuk menegakkan hujjah atas kenabian dan risalahnya yang benar, melainkan sebagai penghormatan atau rahmat dari Allah dan kekuatan baginya serta pemeliharaan terhadapnya bersama-sama orang-orang yang beriman dengannya, jika dalam keadaan sulit. (Baca juga: Baca Shalawat Ini Rezeki Mengucur Deras dan Dicintai Rasulullah SAW)

Oleh karena itu, peristiwa-peristiwa luar biasa itu tidak terjadi untuk memenuhi permintaan orang-orang kafir, bahkan sebagai rahmat dan kemuliaan dari Allah bagi Rasul-Nya dan kaum Mukmin.

Dalam hal itu, misalnya peristiwa Isra' yang telah disebutkan dengan jelas dalam Al-Qur'an; dan Mi'raj yang diisyaratkan oleh Al-Qur'an dan disebutkan dalam hadis-hadis yang shahih. (Baca juga: UAS Ceritakan Sejarah Kalender Hijriyah dan Kisah Hijrah Nabi yang Menakjubkan)



Turunnya para malaikat untuk mengukuhkan dan membela orang-orang yang beriman di Perang Badar, turunnya hujan untuk memberi minum dan membersihkan mereka, mengukuhkan kaki mereka pada saat hal itu tidak dialami oleh kaum musyrikin, padahal mereka berada di dekat kaum Muslimin.
halaman ke-1 dari 5
cover top ayah
وَاِذَا رَاَيۡتَهُمۡ تُعۡجِبُكَ اَجۡسَامُهُمۡ‌ ؕ وَاِنۡ يَّقُوۡلُوۡا تَسۡمَعۡ لِقَوۡلِهِمۡ‌ ؕ كَاَنَّهُمۡ خُشُبٌ مُّسَنَّدَةٌ   ‌ؕ يَحۡسَبُوۡنَ كُلَّ صَيۡحَةٍ عَلَيۡهِمۡ‌ ؕ هُمُ الۡعَدُوُّ فَاحۡذَرۡهُمۡ‌ ؕ قَاتَلَهُمُ اللّٰهُ‌ اَنّٰى يُـؤۡفَكُوۡنَ
Dan apabila engkau melihat orang-orang munafik, penampilan mereka akan mengagumkanmu. Dan jika mereka berkata, engkau mendengarkan tutur-katanya. Mereka seakan-akan kayu yang tersandar. Mereka mengira bahwa setiap teriakan ditujukan kepada mereka. Mereka itulah musuh yang sebenarnya, maka waspadalah terhadap mereka. Allah membinasakan mereka. Bagaimanakah mereka dapat dipalingkan dari kebenaran?

(QS. Al-Munafiqun:4)
cover bottom ayah
preload video