Cara Mengenal Allah Ta'ala agar Tobat Diterima, Begini Penjelasannya

Senin, 14 Juli 2025 - 18:25 WIB
loading...
Cara Mengenal Allah...
Dengan mengenal kelemahan maka akan muncul kesadaran untuk mengaku bahwa diri kita lemah dan hina di hadapan Allah Taala, perasaan inilah yang dinamakan tobat. Foto ilustrasi/Sindonews
A A A
Bagaimana cara mengenal Allah SWT agar tobat kita diterima? Begini penjelasan Buya Dr.Arrazy Hasyim tentang pertobatan dan memohon ampunan Allah SWT.

Setiap orang yang ingin mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala mesti mengenal dirinya dengan baik. Adapun cara mengenal diri dengan baik adalah mengenal kelemahan kita.

Dengan mengenal kelemahan maka akan muncul kesadaran untuk mengaku bahwa diri kita lemah dan hina di hadapan Allah Ta'ala.

Kondisi merasa hina, merasa tidak pantas, merasa lemah di hadapan Allah Ta'ala itulah disebut dengan At-Taubah atau disebut tobat. Dan istilah ini muncul dikalangan ulama diambil dari Al-Quran dan sunnah. Misal dalam (QS. An-Nur : 31)

وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ


"Dan bertobatlah kamu semua kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, agar kamu beruntung." (QS An-Nur : 31)



Jadi perintah tobat itu bukan kepada orang kafir, melainkan untuk kita orang yg beriman. Hal itu karena orang beriman pasti punya banyak kesalahan baik yang disadari dan yang tidak disadari. Bahkan juga ada kesalahan yang tampak maupun tersembunyi.

Dan ternyata kesalahan yang tersembunyi adalah yang paling banyak dibanding yang tampak. Oleh karena itu ketika para ulama dipuji, mereka malah menangis karena mereka sangat mengerti aurat serta kelemahan mereka sendiri.

"Pujian dari kalian itu bukan pujian untuk ulama melainkan keindahan dari sifat Allah Ta'ala yang dipancarkan dan dipantulkan lewat para ulama itu," demikian kata Buya Dr. Arrazy Hasyim, Lc, MA, dalam sebuah kajiannya, belum lama ini.

Menurut Buya Arrazy, seperti yang dijelaskan dalam karya Syekh Muhammad Fadhil Al-Jaelani Al-Hasani tentang kelemahan Rlrohani para pencari Allah Ta'ala, ada beberapa tahapan jika seorang muslim ingin mendekat kepada Sang Khalik, Allah Azza wa Jalla.

Tahapan pertama jika seseorang ingin mendekat kepada Allah Ta'ala adalah mengenal kelemahan diri sendiri yg kita sebut dengan tobat.

baca juga: 9 Tanda Diterimanya Tobat Kita Diterima Allah SWT, Apa Saja?

Tahap Kedua, tobat itu kemudian muncul setelah sadar maka muncul pengakuan kepada Allah karena didalam islam hanya ada pengakuan kepada Allah Ta'ala. Mengaku bahwa dia telah berbuat salah dan dosa.

Tahap ketiga, yaitu penyesalan. Dia harus menyesal dan berjanji pada Allah untuk tidak mengulangi dosanya itu.

Dan, dari tiga tahapan tobat itu, kata Buya Arrazy, ada aplikasinya, yakni :


1). An-Nadem artinya menyesal

Jika orang menyesal biasanya muncul tangis. Itu sebabnya kebanyakan orang menangis dalam tradisi ahli ruhani dikarenakan penyesalan terhadap masa lalu.

2). Al-istigfar, bermakna memohon supaya Allah Ta'ala mengampuni si hamba.

Istighfar berasal dari kata ghofaro yang berarti menutup aib dan kesalahan. Maka istaghfaro dalam bahasa arab terdapat yang artinya ya Allah aku memohon kepada Engkau supaya menutup aib dan kesalahanku di hadapan-Mu.

Namun, sayangnya kebanyakan orang bertobat itu minta ampun dan minta aibnya ditutup disisi makhluk bukan disisi Allah Ta'ala. Padahal, jika tertutup di sisi mahkhluk namun Allah masih memandangnya sebagai pendosa.

3). Al-Haqiqoh adalah kesadaran total dan kembali kepada Allah secara ruhani.

Tobat harus disadari di dalam diri. Dan menegaskan bahwa hatinya tidak akan mau lagi kembali kepada kesalahan yang lama. Orang tobatnya benar makahati itu berat untuk kembali ke masa lalu yang penuh dosa.

Jika tiga hal tersebut di atas sudah ada pada kita, sebetulnya kita sudah diberi tiga rukun dari taubat. Maka dengan ini sahlah orang ini disebut sebagai "tawab" yang artinya orang yg suka bertobat.

Maka gelar orang yang suka bertobat disebut "Tauwabin". Namun jika ada satu rukun yang kurang maka tidak sah taubatnya maka dari itu harus lengkap ketiga rukun tersebut. Wallahu 'Alam

Baca juga: Bolehkah mengulang-ulang Tobat? Bagaimana Hukumnya?
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Surat Hud Ayat 3 dan...
Surat Hud Ayat 3 dan 52, Dalil Istighfar dan Tobat Pintu Rezeki
Amalan Istighfar, Keutamaan...
Amalan Istighfar, Keutamaan dan Faedahnya dalam Kehidupan
Musim Liburan Sekolah,...
Musim Liburan Sekolah, Kenali Tadabbur Alam dan Manfaatnya
9 Tanda Diterimanya...
9 Tanda Diterimanya Tobat Kita Diterima Allah SWT, Apa Saja?
Bolehkah mengulang-ulang...
Bolehkah mengulang-ulang Tobat? Bagaimana Hukumnya?
Rekomendasi
4 Penemuan Ilmuwan Muslim...
4 Penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia saat Ini
Arkeolog Temukan Harta...
Arkeolog Temukan Harta Karun Berupa Perhiasan dari Luar Angkasa
Hujan Asteroid 800 Juta...
Hujan Asteroid 800 Juta Tahun Lalu Sebabkan Musim Dingin Parah di Bumi
Artikel Terkini
Doa-doa Bakda Ashar...
Doa-doa Bakda Ashar di Hari Jumat, Jangan Lupa Amalkan!
8 Olahraga yang Pernah...
8 Olahraga yang Pernah Dilakukan Rasulullah SAW, Lengkap dengan Dalilnya
Jangan Asal Olahraga!...
Jangan Asal Olahraga! Ini 9 Adab Berolahraga dalam Islam
Demam Piala Dunia, Bagaimana...
Demam Piala Dunia, Bagaimana Islam Memandang Olahraga?
Khotbah Jumat : Ada...
Khotbah Jumat : Ada Apa dengan Hari Asyura?
Kisah Jin Sakhr Merebut...
Kisah Jin Sakhr Merebut Takhta Nabi Sulaiman, hingga Kerajaannya Kembali pada 10 Muharram
Infografis
Agar Tak Rusak, Begini...
Agar Tak Rusak, Begini Cara Melindungi Ponsel di Musim Hujan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved