Hati-hati Ungkapan 'Cukup Al-Qur'an dan Sunnah, Jangan Ambil dari Ulama!'

Minggu, 13 September 2020 - 12:50 WIB
loading...
Hati-hati Ungkapan Cukup...
Untuk memahami ilmu agama butuh kajian mendalam dan pengetahuan yang luas. Foto ilustrasi/dok alfahmu.id
A A A
Ilmu agama adalah perkara yang mulia. Untuk memahaminya butuh kajian mendalam dan pengetahuan yang luas. Ilmu syariat tidak bisa dipelajari secara instan hanya dengan bermodalkan buku-buku terjemahan atau internet semata.

Kita sering mendengar ungkapan "Cukup Al-Qur'an dan Sunnah, Jangan Ambil dari Ulama". Ucapan kembali kepada Al-Qur'an dan As-Sunnah adalah mulia dan disetujui semua umat Islam. Tetapi, jika slogan ini targetnya untuk membuang jauh peran para ulama , justru bertentangan dengan Al-Qur'an dan As-Sunnah. (Baca Juga: Keutamaan dan Ganjaran Bagi Orang yang Menuntut Ilmu )

"Sangat sering kita dengar orang berkata 'Saya mengikuti Al-Qur'an dan Sunnah , tidak mau ikut ulama A dan B'. Perkataan itu benar jika posisi kita sudah menjadi mujtahid muthlaq, yaitu level mujtahid yang sudah mampu menggali langsung kerumitan persoalan syariat langsung dari A l-Qur'an dan As-Sunnah , dengan dibekali berbagai ilmu alatnya yang kompleks," kata Ustaz Farid Nu'man Hasan , Dai lulusan Sastra Arab Universitas Indonesia.

(Baca Juga: Bertambah 3.806 Kasus Baru, Total 214.746 Orang Positif Covid-19 )

Ini baru ngaji satu dua majelis atau by Youtube dan WA, tapi dengan gagah mengatakan: "Saya tidak perlu ulama ." Jika jujur ikut Al-Qur'an, maka pelajarilah agama melalui ulama sebagaimana yang diperintahkan Allah dalam Al-Qur'an:

فَسۡـَٔلُوٓاْ أَهۡلَ ٱلذِّكۡرِ إِن كُنتُمۡ لَا تَعۡلَمُونَ

"Maka bertanyalah kepada ahlu adz-dzikri jika kamu tidak mengetahui." (QS. Al-Anbiya’: Ayat 7)

Siapa Ahludz Dzikri? Dia adalah ahli ilmu ( ulama ). (Tafsir Al Qurthubi, 10/108). (Baca Juga: Ciri Orang yang Mempunyai Kedalaman Ilmu Agama )

Jika jujur ikut As-Sunnah, maka pelajarilah lewat ulama. Sebab Rasulullah ﷺ memerintahkan mengembalikan sesuatu kepada ahlinya. Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah ﷺ bersabda:

إِذَا وُسِّدَ الْأَمْرُ إِلَى غَيْرِ أَهْلِهِ فَانْتَظِرْ السَّاعَة َ
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
5 Putusan Rasulullah...
5 Putusan Rasulullah SAW tentang Hak Asuh Anak Setelah Perceraian
Bagaimana Syariat Mengatur...
Bagaimana Syariat Mengatur Kehidupan Waria Sehari-hari?
Waria Bertobat : Bagaimana...
Waria Bertobat : Bagaimana Kedudukan Transgender dalam Islam?
Ulama dan Cendikiawan...
Ulama dan Cendikiawan Iran yang Berjasa untuk Islam dan Dunia
KH Cholil Nafis Resmi...
KH Cholil Nafis Resmi Menjadi Ketua Badan Pengurus DSN-MUI
Panduan Fashion Muslimah...
Panduan Fashion Muslimah Berdasarkan Al Quran dan Hadis
Rekomendasi
Air Kanal di Kota Argentina...
Air Kanal di Kota Argentina Berubah Warna Menjadi Merah Darah
Sisa-sisa Kulit Manusia...
Sisa-sisa Kulit Manusia Ditemukan di Situs Sejarah Ukraina
Fenomena Alam Ini yang...
Fenomena Alam Ini yang Menyebabkan Gunung-gunung Beterbangan saat Kiamat
Artikel Terkini
Hadis-Hadis tentang...
Hadis-Hadis tentang Hari Asyura, dari Amalan hingga Keutamaannya
Kenapa Hari Asyura Dijuluki...
Kenapa Hari Asyura Dijuluki Lebaran Anak Yatim? Begini Sejarahnya di Indonesia
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah Muharram, Harian, Tasua dan Asyura
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Infografis
Muslim Harus Tahu, 7...
Muslim Harus Tahu, 7 Keutamaan Zakat dalam Al-Quran dan Hadis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved