Hati-hati Ungkapan 'Cukup Al-Qur'an dan Sunnah, Jangan Ambil dari Ulama!'

loading...
Hati-hati Ungkapan Cukup Al-Quran dan Sunnah, Jangan Ambil dari Ulama!
Untuk memahami ilmu agama butuh kajian mendalam dan pengetahuan yang luas. Foto ilustrasi/dok alfahmu.id
Ilmu agama adalah perkara yang mulia. Untuk memahaminya butuh kajian mendalam dan pengetahuan yang luas. Ilmu syariat tidak bisa dipelajari secara instan hanya dengan bermodalkan buku-buku terjemahan atau internet semata.

Kita sering mendengar ungkapan "Cukup Al-Qur'an dan Sunnah, Jangan Ambil dari Ulama". Ucapan kembali kepada Al-Qur'an dan As-Sunnah adalah mulia dan disetujui semua umat Islam. Tetapi, jika slogan ini targetnya untuk membuang jauh peran para ulama, justru bertentangan dengan Al-Qur'an dan As-Sunnah. (Baca Juga: Keutamaan dan Ganjaran Bagi Orang yang Menuntut Ilmu)

"Sangat sering kita dengar orang berkata 'Saya mengikuti Al-Qur'an dan Sunnah, tidak mau ikut ulama A dan B'. Perkataan itu benar jika posisi kita sudah menjadi mujtahid muthlaq, yaitu level mujtahid yang sudah mampu menggali langsung kerumitan persoalan syariat langsung dari Al-Qur'an dan As-Sunnah, dengan dibekali berbagai ilmu alatnya yang kompleks," kata Ustaz Farid Nu'man Hasan, Dai lulusan Sastra Arab Universitas Indonesia.

(Baca Juga: Bertambah 3.806 Kasus Baru, Total 214.746 Orang Positif Covid-19)



Ini baru ngaji satu dua majelis atau by Youtube dan WA, tapi dengan gagah mengatakan: "Saya tidak perlu ulama." Jika jujur ikut Al-Qur'an, maka pelajarilah agama melalui ulama sebagaimana yang diperintahkan Allah dalam Al-Qur'an:

فَسۡـَٔلُوٓاْ أَهۡلَ ٱلذِّكۡرِ إِن كُنتُمۡ لَا تَعۡلَمُونَ

"Maka bertanyalah kepada ahlu adz-dzikri jika kamu tidak mengetahui." (QS. Al-Anbiya’: Ayat 7)



Siapa Ahludz Dzikri? Dia adalah ahli ilmu (ulama). (Tafsir Al Qurthubi, 10/108). (Baca Juga: Ciri Orang yang Mempunyai Kedalaman Ilmu Agama)
halaman ke-1 dari 2
cover top ayah
وَاعۡلَمُوۡۤا اَنَّمَاۤ اَمۡوَالُكُمۡ وَاَوۡلَادُكُمۡ فِتۡنَةٌ  ۙ وَّاَنَّ اللّٰهَ عِنۡدَهٗۤ اَجۡرٌ عَظِيۡمٌ
Dan ketahuilah bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya di sisi Allah ada pahala yang besar.

(QS. Al-Anfal:28)
cover bottom ayah
preload video