Yuk, Ungkapkan Rasa Syukur dengan Tiga Cara ini

loading...
Yuk, Ungkapkan Rasa Syukur dengan Tiga Cara ini
Berterima kasih kepada orang lain adalah salah satu cara untuk mensyukuri nikmat Allah Taala, karena dengan berterima kasih kepada manusia adalah yang menjadi perantara sampainya nikmat Allah kepada kita. Foto ilustrasi/ist
Dalam Islam, bersyukur memiliki tempat tersendiri. Allah Subhanahu wa ta'ala dalam beberapa firman-Nya telah mengingatkan umat Islam untuk selalu bersyukur, karena bersyukur kepada Allah Ta'ala ternyata adalah untuk kita sendiri.

Tidak ada satu pun, dan sekecil apapun nikmat melainkan itu datang dari Allah. Dan yang lebih berharga dari itu semua, Allah pula yang mengaruniakan kepada kita nikmat iman dan Islam, nikmat hidayah dan akidah.

Allah Ta'ala berfirman :

وَلَقَدْ ءَاتَيْنَا لُقْمَٰنَ ٱلْحِكْمَةَ أَنِ ٱشْكُرْ لِلَّهِ ۚ وَمَن يَشْكُرْ فَإِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهِۦ ۖ وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ ٱللَّهَ غَنِىٌّ حَمِيدٌ

“Dan sesungguhnya telah Kami berikan hikmat kepada Luqman, yaitu: “Bersyukurlah kepada Allah. Dan barangsiapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.” (QS Luqman: 12)

(Baca juga : Ketika Harus Sabar dalam Penantian )

Juga firman Allah Ta'ala :

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِى لَشَدِيدٌ

“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS Ibrahim: 7)

Seorang imam besar Islam, yaitu Syaikh Abdul Qadir al-Jailani menyebutkan bahwa sebenarnya hakikat syukur adalah mengakui nikmat yang telah Allah Ta'ala berikan. Karena Allah Ta'ala adalah pemilik seluruh alam, dan pemberi nikmat kehidupan. Bersyukur pada Allah artinya mengakui bahwa segala nikmat berasal dari Allah Subhanahu wa ta'ala.
halaman ke-1
cover top ayah
فِىۡ قُلُوۡبِهِمۡ مَّرَضٌۙ فَزَادَهُمُ اللّٰهُ مَرَضًا ‌ۚ وَّلَهُمۡ عَذَابٌ اَلِيۡمٌۙۢ بِمَا كَانُوۡا يَكۡذِبُوۡنَ‏
Dalam hati mereka ada penyakit, lalu Allah menambah penyakitnya itu; dan mereka mendapat azab yang pedih, karena mereka berdusta.

(QS. Al-Baqarah:10)
cover bottom ayah
preload video