Potret Buruk Sifat Istri yang Dilaknat Allah Ta'ala
Rabu, 16 September 2020 - 16:26 WIB
loading...
A
A
A
ضَرَبَ اللَّهُ مَثَلًا لِلَّذِينَ كَفَرُوا امْرَأَتَ نُوحٍ وَامْرَأَتَ لُوطٍ ۖ كَانَتَا تَحْتَ عَبْدَيْنِ مِنْ عِبَادِنَا صَالِحَيْنِ فَخَانَتَاهُمَا
“Allah membuat istri Nuh dan istri Luth sebagai perumpamaan bagi orang-orang kafir. Keduanya berada di bawah pengawasan dua orang hamba yang saleh di antara hamba-hamba Kami; lalu kedua isteri itu berkhianat kepada suaminya (masing-masing)” (QS. At Tahrim 10).
(Baca juga : Rekor Baru, Sehari 3.963 Orang Positif Covid-19 )
Ibnu Abbas radhiyallahu‘anhu berkata mengenai firman Allah tersebut,
“Pengkhianatan yang dimaksud bukanlah perbuatan zina (mereka serong atau selingkuh.. Pengkhianatan istri Nabi Nuh yaitu ia mengatakan kepada kaumnya bahwa suaminya gila.
Sedangkan pengkhianatan istri Nabi Luth adalah ia memberitahukan kedatangan tamu-tamu Nabi Luth (malaikat yang berwujud manusia tampan rupawan) kepada kaumnya” (Lihat Tafsir Ibnu Katsir & Tafsir Thobari Surat Tahrim: 10).
Pelajaran yang bisa diambil dari ayat di atas adalah hendaknya seorang istri tidak menjelek-jelekkan suaminya kepada orang lain karena dikhawatirkan itu termasuk bentuk khianat sebagaimana yang dilakukan oleh istri Nabi Nuh yang menjelek-jelekkan suaminya dengan sebutan gila.
(Baca juga : Curhat Pedagang Tradisional Alami 6 Bulan Terberat )
Karena khianat itu artinya:
أن يُؤْتَمَنَ الإِنْسانُ فلا يَنْصَحَ
“Allah membuat istri Nuh dan istri Luth sebagai perumpamaan bagi orang-orang kafir. Keduanya berada di bawah pengawasan dua orang hamba yang saleh di antara hamba-hamba Kami; lalu kedua isteri itu berkhianat kepada suaminya (masing-masing)” (QS. At Tahrim 10).
(Baca juga : Rekor Baru, Sehari 3.963 Orang Positif Covid-19 )
Ibnu Abbas radhiyallahu‘anhu berkata mengenai firman Allah tersebut,
“Pengkhianatan yang dimaksud bukanlah perbuatan zina (mereka serong atau selingkuh.. Pengkhianatan istri Nabi Nuh yaitu ia mengatakan kepada kaumnya bahwa suaminya gila.
Sedangkan pengkhianatan istri Nabi Luth adalah ia memberitahukan kedatangan tamu-tamu Nabi Luth (malaikat yang berwujud manusia tampan rupawan) kepada kaumnya” (Lihat Tafsir Ibnu Katsir & Tafsir Thobari Surat Tahrim: 10).
Pelajaran yang bisa diambil dari ayat di atas adalah hendaknya seorang istri tidak menjelek-jelekkan suaminya kepada orang lain karena dikhawatirkan itu termasuk bentuk khianat sebagaimana yang dilakukan oleh istri Nabi Nuh yang menjelek-jelekkan suaminya dengan sebutan gila.
(Baca juga : Curhat Pedagang Tradisional Alami 6 Bulan Terberat )
Karena khianat itu artinya:
أن يُؤْتَمَنَ الإِنْسانُ فلا يَنْصَحَ
Lihat Juga :